Kompas.com - 05/12/2021, 07:40 WIB

KOMPAS.com - Erupsi Gunung Semeru telah membuat rumah Sinten, warga Desa Supiturang, Lumajang Jawa Timur, luluh lantak dihantam material awan panas guguran, Sabtu (4/12/2021).

Dilansir dari Tribunnews.com, sesaat sebelum Semeru erupsi, Sinten berada di dalam rumah. Lalu tiba-tiba terdengar suara gemuruh sangat keras disertai hujan abu.

Sinten melihat Gunung Semeru telah memuntahkan awan panas guguran berwarna hitam. Udara saat itu, kata Sinten, sudah terasa panas dan bau menyengat.

"Saya tak sempat menyelamatkan harta benda. Saya tak memikirkan itu, yang terpenting selamat dari terjangan awan panas. Lima motor hangus dan rumah saya roboh," katanya.

Baca juga: Erupsi Gunung Semeru, 8 Penambang Pasir Diduga Terjebak di Kantor, Disebut Sempat Kirim Video Minta Tolong

Menyelamatkan diri

Sementara itu, Dewi menceritakan saat itu dirinya dan Sinten serta sejumlah warga desa lainnya berlari ke rumah tetangga yang berjarak sekira 1 kilometer untuk berlindung.

Di sana mereka berlindung sejenak lalu kembali melanjutkan perjalanan ke masjid yang jauhnya sekitar 5 kilometer.

"Lalu, kami berjalan lagi hingga ke Dusun sebelah, Dusun Gunung Sawur sekira 7 kilometer. Napas sudah ngos-ngosan. Selama dua jam, kami mengamankan diri di rumah warga Dusun Gunung Sawur. Setelah itu, kami dievakuasi menggunakan mobil pick up ke Desa Sumbermujur," kata Dewi.

Baca juga: Korban Terdampak Erupsi Gunung Semeru Dapat 22.184 Paket Bantuan dari Pemprov Jatim

Anggota keluarga terluka

Petugas mengevakuasi warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/12/2021). ANTARA FOTO/HO/Muhammad Sidkin Ali/Radar Semeru/abs/rwa.Mohammad Sidkin Ali/Radar Semeru Petugas mengevakuasi warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/12/2021). ANTARA FOTO/HO/Muhammad Sidkin Ali/Radar Semeru/abs/rwa.
Selain harta bendar mereka yang ludes diterjang erupsi, Dewi menyebutkan bahwa salah satu anggota keluarga mereka, Samsul Arifin (30), menjadi korban dan telah dilarikan ke RSUD dr Haryoto, Lumajang .

Menurut Dewi, sata itu Samsul sedang bertugas menjaga portal tambang dekat Gunung Semeru ketika terjadi erupsi.

"Kami langsung bergegas mendatangi RSUD dr Haryoto. Saat ini mas Samsul sedang dirawat," pungkasnya.

Baca juga: Dampak Letusan Gunung Semeru, Puluhan Orang Luka Bakar, Rumah dan Jembatan Ambruk

Suara gemuruh

Sementara itu, salah satu warga Dusun Kampung Renteng, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, bernama Giri menceritakan, guguran lava pijar mulai terlihat sejak Jum'at sore (3/12) sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat itu lava meluncur dengan disertai beberapa kali suara gemuruh.

"Ya sebenarnya takut mas, takut kayak tahun lalu. Semeru dari tadi malam terlihat jelas bisa dilihat dengan kasat mata dan beberapa kali terdengar suara gemuruh." ungkap Giri.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Prabowo Digugat Eks Kader Gerindra Rp 501 Miliar | Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Truk Angkut 4 Ton Lebih Minyak Goreng di Lombok Timur Terbalik, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Truk Angkut 4 Ton Lebih Minyak Goreng di Lombok Timur Terbalik, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Regional
Anaknya Diduga Diperkosa, Ayah di Sragen Ditawari Uang Rp 500.000 oleh Politisi agar Kasus Ditutup

Anaknya Diduga Diperkosa, Ayah di Sragen Ditawari Uang Rp 500.000 oleh Politisi agar Kasus Ditutup

Regional
Mengenal Pulau Samosir di Sumatera Utara, Kondisi Geografis dan Wisata

Mengenal Pulau Samosir di Sumatera Utara, Kondisi Geografis dan Wisata

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 21 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 21 Mei 2022

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Mei 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Mei 2022

Regional
Petani di Bengkulu 10 Kali Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Petani di Bengkulu 10 Kali Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Regional
'Saat Terkaman Harimau Dilepaskan, Dia Langsung Panjat Pohon Kemiri'

"Saat Terkaman Harimau Dilepaskan, Dia Langsung Panjat Pohon Kemiri"

Regional
Didukung HIPMI Maju Pilgub DKI 2024, Gibran: Kita Lihat Saja

Didukung HIPMI Maju Pilgub DKI 2024, Gibran: Kita Lihat Saja

Regional
Sedang Bersihkan Kebun, Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau

Sedang Bersihkan Kebun, Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau

Regional
Bus Tingkat Werkudara Kota Solo: Harga Tiket, Rute, dan Cara Reservasi

Bus Tingkat Werkudara Kota Solo: Harga Tiket, Rute, dan Cara Reservasi

Regional
Otak Penipuan Arisan Online Aiko Ditangkap, Pelaku Mengaku Untung hingga Rp 1 Miliar

Otak Penipuan Arisan Online Aiko Ditangkap, Pelaku Mengaku Untung hingga Rp 1 Miliar

Regional
Kapolres Sragen Bantah Penyelidikan Kasus Perkosaan Anak Terhenti 2 Tahun: 16 Saksi Sudah Diperiksa

Kapolres Sragen Bantah Penyelidikan Kasus Perkosaan Anak Terhenti 2 Tahun: 16 Saksi Sudah Diperiksa

Regional
Antre Solar Subsidi di SPBU di Kalbar, Sopir Truk Tangki Siluman Berkapasitas 200 Liter Ditangkap

Antre Solar Subsidi di SPBU di Kalbar, Sopir Truk Tangki Siluman Berkapasitas 200 Liter Ditangkap

Regional
Gagal Menanjak, Mobil di Karanganyar Berjalan Mundur lalu Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Gagal Menanjak, Mobil di Karanganyar Berjalan Mundur lalu Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Regional
Jadi Miliarder Terima Ganti Rugi 6,5 M, Wahidin Warga Wadas Tetap Jadi Pencari Rongsokan

Jadi Miliarder Terima Ganti Rugi 6,5 M, Wahidin Warga Wadas Tetap Jadi Pencari Rongsokan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.