Lampiaskan Kemarahan, Oknum Suporter Aniaya Pedagang Angkringan

Kompas.com - 04/12/2021, 05:59 WIB

KOMPAS.com - Dua orang pedagang angkringan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mendapat perawatan usai dianiaya oknum suporter Persip Pekalongan.

"Dua orang satu masih dirawat yang satunya melakukan rawat jalan," ujar Kepala Kepolisian Resoor (Kapolres) Batang AKBP M Irwan Susanto, Jumat (3/12/2021).

Irwan mengatakan, kedua pedagang itu menjadi sasaran kemarahan sejumlah pendukung klub sepak bola Persip Pekalongan.

Sebenarnya, kelompok suporter itu berniat mencari pendukung Persibat Batang yang diduga melakukan provokasi.

Baca juga: Aniaya PKL, 8 Oknum Suporter di Batang Ditangkap Polisi

Kronologi kejadian

Penganiayaan ini terjadi pada 30 November 2021 usai pertandingan Persip Pekalongan melawan Persibat Batang.

"Ada provokasi negatif yaitu mereka mendapatkan informasi bahwa suporter Persibat Batang memasang bendera Persip terbalik. Akhirnya menyulut emosi para suporter," ucap Irwan, Jumat.

Para suporter Persip Pekalongan yang tersulut emosi, kemudian mendatangi daerah perbatasan antara dua kota untuk mencari kelompok suporter lawan.

Namun, di sana, mereka tidak menemukan seorang pun suporter.

Amarah masih menyala, para suporter melampiaskannya ke pedagang angkringan yang merekam aksi mereka.

Baca juga: Pelaku Pembakaran Kantor PSS Sleman Suporter Sendiri, Manajemen Memilih Damai

 

Pelaku ditangkap

Kapolres Batang Jawa Tengah AKBP M Irwan Susanto menunjukkan foto dan barang bukti kasus oknum suporter menganiaya edagang kaki lima.Kompas.com/Ari Himawan Kapolres Batang Jawa Tengah AKBP M Irwan Susanto menunjukkan foto dan barang bukti kasus oknum suporter menganiaya edagang kaki lima.

Penangkapan pelaku penganiayaan dilakukan usai polisi mengadakan penyelidikan.

Salah satunya melihat rekaman closed circuit television (CCTV) di sekitar lokasi penganiayaan di perbatasan Pekalongan-Batang.

Polisi kemudian menangkap delapan orang, yakni IAA, AN, GR, AR, MA, MFZ, FAA, dan MZA.

Baca juga: Bentrokan Warga dan Kelompok Suporter di Depok, Sleman, Polisi Amankan 2 Orang dan Senjata Tajam

 

Seluruhnya sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto menyampaikan, tersangka dijerat dengan Pasal 170 Ayat 2 KUHP dengan ancaman kurungan penjara paling lama tujuh tahun.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Pekalongan, Ari Himawan Sarono |Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramainya Titik Nol IKN di Akhir Pekan, Sempat Membludak Selama 5 Hari Saat Lebaran

Ramainya Titik Nol IKN di Akhir Pekan, Sempat Membludak Selama 5 Hari Saat Lebaran

Regional
40 Petani Sawit di Bengkulu Dibebaskan Lewat Skema 'Restorative Justice'

40 Petani Sawit di Bengkulu Dibebaskan Lewat Skema "Restorative Justice"

Regional
Puluhan Pemuda di Lampung Buat Rusuh, Bawa Motor Acungkan Senjata demi Konten Instagram

Puluhan Pemuda di Lampung Buat Rusuh, Bawa Motor Acungkan Senjata demi Konten Instagram

Regional
Disangka Babi Hutan, Petani di Banjarnegara Tertembak Pemburu

Disangka Babi Hutan, Petani di Banjarnegara Tertembak Pemburu

Regional
Terbongkar, Otak Pembobolan Uang Nasabah Bank Riau Kepri WNA Bulgaria

Terbongkar, Otak Pembobolan Uang Nasabah Bank Riau Kepri WNA Bulgaria

Regional
2 Hakim PN Rangkasbitung yang Ditangkap BNN Ternyata Sudah Menggunakan Sabu Selama 1 Tahun

2 Hakim PN Rangkasbitung yang Ditangkap BNN Ternyata Sudah Menggunakan Sabu Selama 1 Tahun

Regional
Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 hingga ke Pos Ronda, Belajar dari Solo...(Bagian 1)

Jemput Bola Vaksinasi Covid-19 hingga ke Pos Ronda, Belajar dari Solo...(Bagian 1)

Regional
Diduga Terlibat, Istri Pembacok Anggota Brimob di NTB Diburu Polisi

Diduga Terlibat, Istri Pembacok Anggota Brimob di NTB Diburu Polisi

Regional
Lahan Air Terjun Babak Pelangi Lombok Tengah yang Rusak Dikeruk Ternyata Milik Warga

Lahan Air Terjun Babak Pelangi Lombok Tengah yang Rusak Dikeruk Ternyata Milik Warga

Regional
Siswa di Bengkulu Terkejut, Diusir Guru Saat Masuk Sekolah karena Kasus Narkoba

Siswa di Bengkulu Terkejut, Diusir Guru Saat Masuk Sekolah karena Kasus Narkoba

Regional
Menang di PTUN, Bupati Sorong Selatan Cabut Izin Perkebunan 2 Perusahaan Sawit

Menang di PTUN, Bupati Sorong Selatan Cabut Izin Perkebunan 2 Perusahaan Sawit

Regional
'Kalau di Sini Memang Biasa Rob, Ini yang Paling Parah'

"Kalau di Sini Memang Biasa Rob, Ini yang Paling Parah"

Regional
Pesan Menyakitkan Calon Pengantin Pria Sebelum Kabur Tinggalkan Mempelai Wanita di Palembang

Pesan Menyakitkan Calon Pengantin Pria Sebelum Kabur Tinggalkan Mempelai Wanita di Palembang

Regional
Ditinggal Pemilik ke Sawah, Rumah di Lombok Tengah Ludes Terbakar

Ditinggal Pemilik ke Sawah, Rumah di Lombok Tengah Ludes Terbakar

Regional
WNA Bulgaria Pembobol Uang Nasabah Bank Riau Kepri Tiba di Batam

WNA Bulgaria Pembobol Uang Nasabah Bank Riau Kepri Tiba di Batam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.