Buntut Gelapkan Retribusi Pasar Rp 480 Juta, 4 ASN Pamekasan Dicopot dari Jabatan

Kompas.com - 03/12/2021, 12:55 WIB
Lemahhya pengawasan dan sistem keuangan yang manual, menurut Kepala Disperindag menjadi penyebab bocornya retribusi pasar dan membuka peluang bagi pejabat untuk menggelapkannya. KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANLemahhya pengawasan dan sistem keuangan yang manual, menurut Kepala Disperindag menjadi penyebab bocornya retribusi pasar dan membuka peluang bagi pejabat untuk menggelapkannya.

PAMEKASAN, KOMPAS.com – Sebanyak empat aparatur sipil negara (ASN) yang menjabat sebagai bendahara penerimaan retribusi pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur dicopot dari jabatannya setelah terbukti menggelapkan uang retribusi sebesar Rp 480 juta lebih.

Mereka saat ini diposisikan sebagai staf di Disperindag Pamekasan. 

Kepala Disperindag Pemkab Pamekasan Ahmad Sjaifuddin menjelaskan, status sebagai ASN masih melekat kepada keempat mantan bendahara tersebut.

 

Baca juga: Setahun Gelapkan Dana Retribusi, 4 Bendahara Pasar di Pamekasan Kembalikan Rp 480 Juta

 

 

Namun, jabatan fungsional keempat ASN di Disperindag sudah dicopot dan menjadi staf biasa. 

 

“Sudah diisi pejabat baru dan bendahara yang lama jadi staf,” ujar Ahmad, Jumat (3/12/2021). 

Ahmad menambahkan, kantor yang semula ditempati untuk penerimaan retribusi pasar, saat ini sudah ditutup.

Semua staf yang menempati kantor itu  juga sudah dipindahkan ke kantor induk Disperindag yang lokasinya masih berdekatan. 

“Kantor penerimaan kas retribusi itu kemarin pisah dengan kantor induk. Sekarang sudah disatukan untuk memudahkan pengawasan,” imbuh Ahmad. 

 

Baca juga: Ayah dan Anak di Pamekasan Pukuli Pemuda Gara-gara Beda Pilihan Kepala Desa

 

Pengawasan lemah

 

Menurut Ahmad, bocornya retribusi pasar sebesar Rp 480 juta itu karena lemahnya pengawasan.

 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Narkoba di Kampar, Ternyata Penjualnya Emak-emak

Marak Narkoba di Kampar, Ternyata Penjualnya Emak-emak

Regional
Cerita di Balik Bentrok 2 Desa di Maluku Tengah, 3 Orang Tewas dan Ratusan Rumah Dibakar

Cerita di Balik Bentrok 2 Desa di Maluku Tengah, 3 Orang Tewas dan Ratusan Rumah Dibakar

Regional
Keluh Kesah Pedagang Ayam Geprek di Solo: Pernah Coba Beli Minyak Goreng Rp 14.000, tapi Selalu Habis

Keluh Kesah Pedagang Ayam Geprek di Solo: Pernah Coba Beli Minyak Goreng Rp 14.000, tapi Selalu Habis

Regional
7 Fakta Menarik Balikpapan, Kota Minyak yang Asal-usul Namanya Konon Berhubungan dengan Papan

7 Fakta Menarik Balikpapan, Kota Minyak yang Asal-usul Namanya Konon Berhubungan dengan Papan

Regional
Kronologi Polisi Terseret 1 Kilometer Saat Halangi Perampasan Mobil

Kronologi Polisi Terseret 1 Kilometer Saat Halangi Perampasan Mobil

Regional
4 Anggota Polda Kepri Diduga Peras Seorang Pria, Minta Rp 300 Juta untuk Selesaikan Kasus Korban

4 Anggota Polda Kepri Diduga Peras Seorang Pria, Minta Rp 300 Juta untuk Selesaikan Kasus Korban

Regional
Munir Pun Tersenyum, Honor Guru Rp 6 Juta yang Ia Tunggu Selama 24 Tahun Akhirnya Dibayar

Munir Pun Tersenyum, Honor Guru Rp 6 Juta yang Ia Tunggu Selama 24 Tahun Akhirnya Dibayar

Regional
Upacara Pemecatan Bripka BT Dihadiri Keluarga Korban Perkosaan

Upacara Pemecatan Bripka BT Dihadiri Keluarga Korban Perkosaan

Regional
6 Tempat Wisata Edutainment Ramah Anak serta Harga Tiket Masuk

6 Tempat Wisata Edutainment Ramah Anak serta Harga Tiket Masuk

Regional
Sosok Munir, Mantan Guru yang Bakar Sekolah karena Gaji Belum Dibayar, Tinggal di Masjid karena Tak Punya Rumah

Sosok Munir, Mantan Guru yang Bakar Sekolah karena Gaji Belum Dibayar, Tinggal di Masjid karena Tak Punya Rumah

Regional
Seorang Nelayan Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Seorang Nelayan Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Regional
Hendak Melayat, Seorang Nenek di Alor Tewas Terjatuh ke Jurang Sedalam 20 Meter

Hendak Melayat, Seorang Nenek di Alor Tewas Terjatuh ke Jurang Sedalam 20 Meter

Regional
Polisi Lanjutkan Penyidikan Kasus Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental di Serang

Polisi Lanjutkan Penyidikan Kasus Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental di Serang

Regional
Mengaku Khilaf, Guru SD di Buton Minta Maaf Hukum Siswa Makan Sampah

Mengaku Khilaf, Guru SD di Buton Minta Maaf Hukum Siswa Makan Sampah

Regional
Dinyatakan Bebas, Guru Honorer Pembakar Sekolah karena Honornya Belum Dibayar Langsung Sujud Syukur

Dinyatakan Bebas, Guru Honorer Pembakar Sekolah karena Honornya Belum Dibayar Langsung Sujud Syukur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.