Gerakan Arek Suroboyo Deklarasi Dukung Anies Baswedan Maju Capres 2024

Kompas.com - 02/12/2021, 21:08 WIB
Gerakan Arek Suroboyo (GAS) deklarasi dukung Anies Baswedan Capres 2024 di Surabaya Kamis (2/12/2021) malam. KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZALGerakan Arek Suroboyo (GAS) deklarasi dukung Anies Baswedan Capres 2024 di Surabaya Kamis (2/12/2021) malam.

SURABAYA, KOMPAS.com - Kelompok warga Surabaya yang mengatasnamakan Gerakan Arek Suroboyo (GAS) menggelar deklarasi mendukung Anies Baswedan sebagai calon Presiden RI di Pilpres 2024 mendatang, Kamis (2/12/2021) malam.

Koordinator GAS Herry Cahya Putra mengatakan, nama Gubernur DKI itu muncul dari tabulasi dan analisis atas nama-nama yang muncul dari hasil riset sejumlah lembaga survei.

Menurutnya, ada lima kriteria calon pemimpin yang layak memimpin Indonesia menggantikan Presiden Joko Widodo, yakni agamis, smart, humanis, nasionalis, dan patriotis.

Baca juga: Waspada, Banjir Rob Diprediksi Terjang Pesisir Surabaya Mulai Malam Ini hingga 7 Desember

"Ada beberapa nama yang muncul teratas dari hasil survei. Selain Anies Baswedan, ada nama Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto," ujar Herry, Kamis.

Dari hasil analisis dan tabulasi lima kriteria calon presiden, kata dia, nama Anies yang muncul.

"Anies Baswedan memenuhi syarat lima kriteria yang kami buat," ujarnya.

Sebagai tokoh yang lahir dari dunia akademis, Anies dinilai berhasil memimpin dan memajukan DKI Jakarta sebagai miniatur Indonesia, sehingga banyak penghargaan diperoleh baik dari dalam dan luar negeri.

Baca juga: Harga Minyak Goreng di Surabaya Naik, Armuji Siapkan Operasi Pasar di 31 Kecamatan

"Anies juga mewarisi sifat nasionalis leluhurnya. Keluarga Baswedan tercatat menghibahkan hartanya untuk berjuang melawan penjajah di Surabaya," jelasnya.

Dia yakin, relawan GAS akan bergerak memenangkan Anies saat Pilpres 2024 di Surabaya berbekal warisan semangat pahlawan yang pantang menyerah dalam berjuang. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemasangan Kabel Laut Sumatera - Bangka Terkendala Rawa dan Buaya

Pemasangan Kabel Laut Sumatera - Bangka Terkendala Rawa dan Buaya

Regional
Rebutan Lapak Berjualan Minyak Goreng, Pria di OKU Dianiaya Sesama Pedagang Pakai Senjata Tajam

Rebutan Lapak Berjualan Minyak Goreng, Pria di OKU Dianiaya Sesama Pedagang Pakai Senjata Tajam

Regional
Pernah Ditahan Tanpa Status Hukum, Sopir Ekspedisi Jadi Tersangka Penggelapan Kopi Saset

Pernah Ditahan Tanpa Status Hukum, Sopir Ekspedisi Jadi Tersangka Penggelapan Kopi Saset

Regional
Kumpulkan Raja dan Lurah, Wali Kota Ambon Minta Warga Tidak Terpancing Provokasi

Kumpulkan Raja dan Lurah, Wali Kota Ambon Minta Warga Tidak Terpancing Provokasi

Regional
Minyak Goreng di Pasar Tradisional Kabupaten Semarang Sudah Dijual Rp 14.000

Minyak Goreng di Pasar Tradisional Kabupaten Semarang Sudah Dijual Rp 14.000

Regional
Polisi Tangkap Sopir dan Kernet Angkot yang Perkosa Penumpangnya dalam Mobil

Polisi Tangkap Sopir dan Kernet Angkot yang Perkosa Penumpangnya dalam Mobil

Regional
Dilaporkan sebagai Pelaku Asusila, Oknum Ketua RW di Nunukan Segera Dipecat

Dilaporkan sebagai Pelaku Asusila, Oknum Ketua RW di Nunukan Segera Dipecat

Regional
Rugikan Negara hingga Rp 1,3 Miliar, Seorang Makelar Tanah Ditangkap

Rugikan Negara hingga Rp 1,3 Miliar, Seorang Makelar Tanah Ditangkap

Regional
Tertangkap, 2 Jambret dan Motornya di Palembang Dibakar Massa

Tertangkap, 2 Jambret dan Motornya di Palembang Dibakar Massa

Regional
Kilas Balik Penerapan Parliamentary Threshold dalam Pelaksanaan Pemilu 2009 hingga 2019

Kilas Balik Penerapan Parliamentary Threshold dalam Pelaksanaan Pemilu 2009 hingga 2019

Regional
Gubernur Syamsuar: Riau Punya 426.579 Hektare Kebun Kelapa, Peluang Pengembangan Terbuka

Gubernur Syamsuar: Riau Punya 426.579 Hektare Kebun Kelapa, Peluang Pengembangan Terbuka

Regional
Kabur 2 Hari, Tahanan di NTB Ditemukan Sembunyi di Rumah Kakeknya

Kabur 2 Hari, Tahanan di NTB Ditemukan Sembunyi di Rumah Kakeknya

Regional
Kadin Perdagangan Kendal: Mulai Besok, Harga Minyak Goreng Harus Rp 14.000 Per Liter

Kadin Perdagangan Kendal: Mulai Besok, Harga Minyak Goreng Harus Rp 14.000 Per Liter

Regional
Kilas Balik Aturan Presidential Threshold dari Pilpres 2004 hingga 2019

Kilas Balik Aturan Presidential Threshold dari Pilpres 2004 hingga 2019

Regional
Pengungsi Rohingya Dapat Fasilitas Telepon untuk Melepas Kangen

Pengungsi Rohingya Dapat Fasilitas Telepon untuk Melepas Kangen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.