Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Waspada, Banjir Rob Diprediksi Terjang Pesisir Surabaya Mulai Malam Ini hingga 7 Desember

Kompas.com - 02/12/2021, 20:56 WIB
Ghinan Salman,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob akibat fenomena pasang maksimum air laut.

Diperkirakan banjir rob akan terjadi mulai 2-7 Desember 2021 sekitar pukul 21.00 WIB hingga 24.00 WIB di kawasan pesisir Surabaya dan sekitarnya.

Adapun ketinggian air diprediksi mencapai ketinggian 1,5 meter dari permukaan laut di wilayah pesisir.

Baca juga: Pusat Data Cyber 1 Terbakar, Layanan 112 Surabaya Dialihkan Sementara

"Kami mohon kewaspadaan masyarakat karena hujan juga sering terjadi pada sore-malam hari, khawatir menambah air di pesisir," kata Prakirawan BMKG Tanjung Perak Surabaya Arif Wiyono saat dihubungi, Kamis (2/12/2021).

Ia menjelaskan, banjir rob merupakan banjir yang disebabkan oleh kenaikan muka air laut sehingga air pasang tersebut menggenangi daratan.

Fenomena banjir rob ini terjadi akibat pasang air laut yang lebih tinggi dari ketinggian daratan.

Menurut dia, banjir rob di kawasan pesisir ini merupakan pasang air laut maksimum saat fase new moon atau bulan baru yang mempengaruhi kondisi pasang surut pada bulan Desember.

Kondisi tersebut, kata Arif, berpotensi menyebabkan banjir rob di area pesisir dengan ketinggian 130-150 centimeter dari rata-rata permukaan laut.

"Jadi memang benar hal ini dikarenakan siklus bulanan atau bulan fase bulan baru, di mana dalam satu bulan kita mengalami dua kali pasang rob, saat bulan purnama dan bulan baru," ujar Arif.

Baca juga: Banjir HST Surut, Giliran 10 Kecamatan di HSU Kalsel Terendam

Arif mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama masyarakat pesisir, nelayan, dan petani garam, yang akan menerima dampak langsung dari adanya banjir rob ini.

Sebab banjir rob ini berdampak pada munculnya genangan air setinggi 10-30 centimeter di daratan.

"Banjir rob ini dapat mengganggu transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan," kata Arif.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Diprediksi hingga Awal 2022, Ini Wilayah Berpotensi Banjir

Berikut wilayah pesisir yang diprakirakan terjadi banjir rob pada 2-7 Desember 2021:

1. Pelabuhan Surabaya pukul 21.00 WIB - 24.00 WIB

2. Pesisir Surabaya Barat pukul 21.00 WIB - 24.00 WIB

3. Pesisir Surabaya Timur pukul 21.00 WIB - 24.00 WIB

4. Pesisir Kalianget dan Pamekasan pukul 21.00 WIB - 24.00 WIB

5. Pesisir Sidoarjo dan Pasuruan pukul 21.00 WIB - 24.00 WIB

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Regional
Pj Gubernur Sulsel Paparkan Strategi Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Peran Penting TNI di Dalamnya

Pj Gubernur Sulsel Paparkan Strategi Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Peran Penting TNI di Dalamnya

Kilas Daerah
Pria di Maluku Tengah Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Pria di Maluku Tengah Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Regional
Solihin Warga Garut Mengaku Tak Bisa Tidur Selama 4 Tahun, Tabungan dan Sawah Habis untuk Berobat

Solihin Warga Garut Mengaku Tak Bisa Tidur Selama 4 Tahun, Tabungan dan Sawah Habis untuk Berobat

Regional
Demokrat Resmi Usung Bos PSIS Maju di Pilkada Semarang 2024

Demokrat Resmi Usung Bos PSIS Maju di Pilkada Semarang 2024

Regional
Ditemukan Tergantung, Pegawai Koperasi di Lombok Ternyata Dibunuh Pimpinan

Ditemukan Tergantung, Pegawai Koperasi di Lombok Ternyata Dibunuh Pimpinan

Regional
Pengangguran di Banyumas Capai 58.000 Orang, Didominasi Gen Z

Pengangguran di Banyumas Capai 58.000 Orang, Didominasi Gen Z

Regional
Retribusi Naik 3 Kali Lipat, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Protes

Retribusi Naik 3 Kali Lipat, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Protes

Regional
Warga Desa di Maluku Tengah Serahkan Senjata Api ke Anggota TNI

Warga Desa di Maluku Tengah Serahkan Senjata Api ke Anggota TNI

Regional
Selundupkan Obat Terlarang Dalam Perut Ikan ke Lapas Brebes, Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap

Selundupkan Obat Terlarang Dalam Perut Ikan ke Lapas Brebes, Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap

Regional
Begini Kondisi 9 Penumpang Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak yang Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Begini Kondisi 9 Penumpang Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak yang Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Regional
Pembuang Bayi di Toko Laundry Semarang Ditangkap, Ternyata Seorang Pemandu Karaoke

Pembuang Bayi di Toko Laundry Semarang Ditangkap, Ternyata Seorang Pemandu Karaoke

Regional
Penganiaya Santriwati di Inhil Ditangkap, Korban Dipukuli karena Melawan Saat Ingin Diperkosa

Penganiaya Santriwati di Inhil Ditangkap, Korban Dipukuli karena Melawan Saat Ingin Diperkosa

Regional
Ikuti SE Kemendagri, Pemkab Blora Batalkan Pelantikan 22 Pejabat

Ikuti SE Kemendagri, Pemkab Blora Batalkan Pelantikan 22 Pejabat

Regional
Buruh di Palembang soal Tapera: Memberatkan Pekerja

Buruh di Palembang soal Tapera: Memberatkan Pekerja

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com