Setelah Ditagih Utang Rp 1 Miliar, Pria di Gowa Ditemukan Tewas Mengenaskan

Kompas.com - 02/12/2021, 05:13 WIB
Aparat kepolisian di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tengah mengevakuasi jasad seorang pria yang ditemukan tewas usai ditagih utang piutang senilai Rp 1 Milyar. Rabu, (1/12/2021). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Aparat kepolisian di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tengah mengevakuasi jasad seorang pria yang ditemukan tewas usai ditagih utang piutang senilai Rp 1 Milyar. Rabu, (1/12/2021).

GOWA, KOMPAS.com- Seorang pria berinisial GD (35) warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas secara mengenaskan.

Tubuhnya tergantung dan terlilit tali di lantai dua rumahnya, Kompleks Puri Diva Istanbul, Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Sungguminasa, Kabupaten Gowa.

Ketua RW 01 Paccinongang Natsir Razak mengatakan, sebelum GD ditemukan sudah tidak bernyawa sempat ada seorang pria yang datang ke rumahnya.

Baca juga: Rumah Rp 14 Miliar yang Jadi Jaminan Utang Nasabah Dilelang Pihak Bank, Begini Kronologinya

Pria yang tidak diketahui identitasnya itu ingin menagih utang kepada GD.

"Tadi siang memang ada orang yang datang bertamu katanya sebagai pemilik uang Rp 1 miliar lebih dan ini terkait bisnis dengan korban," kata Natsir kepada Kompas.com di lokasi penemuan mayat, Rabu (1/12/2021).

Pada malam harinya, Natsir mendapat informasi bahwa warganya itu sudah ditemukan dalam keadaan tewas.

"Saya ditelepon sekitar jam sebelas (23:00 Wita) katanya ada yang gantung diri. Kami tiba mayat korban tergeletak di lantai ada darah di mulutnya dan juga tali," sebut Natsir.

Polisi sudah menggelar olah tempat kejadian perkara di rumah korban. Jasad GD pun dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk diotopsi.

Baca juga: Tabrak Truk Fuso yang Sedang Berhenti di Bypass Bandara Lombok, Seorang Pengendara Motor Tewas

Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Gowa AKP Mangatas Tambunan mengatakan, berdasarkan laporan warga GD diduga tewas karena gantung diri.

Namun, polisi masih ingin memeriksa kasus ini lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian laki-laki itu.

"Dalam hal ini memang ada beberapa barang bukti yang kami amankan. Namun, kami belum bisa mempublikasikan sebab hal ini masih dalam penyelidikan," sebut Mangatas kepada Kompas.com, Rabu malam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Korban Selamat Kecelakaan Maut di Lampu Merah Rapak Balikpapan

Cerita Korban Selamat Kecelakaan Maut di Lampu Merah Rapak Balikpapan

Regional
Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia Ditangkap di Karimun, Begini Modusnya

Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia Ditangkap di Karimun, Begini Modusnya

Regional
37 Pipa Air Terbawa Banjir, Bupati Ende: Kami Siap Menanggulangi

37 Pipa Air Terbawa Banjir, Bupati Ende: Kami Siap Menanggulangi

Regional
Detik-detik 5 Pengendara Tewas Kecelakaan di Rapak, Balikpapan, Bermula dari Berhenti di Lampu Merah

Detik-detik 5 Pengendara Tewas Kecelakaan di Rapak, Balikpapan, Bermula dari Berhenti di Lampu Merah

Regional
Truk Tabrak 6 Mobil dan 10 Sepeda Motor di Lampu Merah Balikpapan, 5 Orang Tewas

Truk Tabrak 6 Mobil dan 10 Sepeda Motor di Lampu Merah Balikpapan, 5 Orang Tewas

Regional
Truk Tronton Rem Blong Tabrak Sejumlah Kendaraan di Balikpapan, 5 Orang Tewas

Truk Tronton Rem Blong Tabrak Sejumlah Kendaraan di Balikpapan, 5 Orang Tewas

Regional
'Kami Kehilangan Putra Terbaik Bangsa, Sersan Dua Miskel Rumbiak'

"Kami Kehilangan Putra Terbaik Bangsa, Sersan Dua Miskel Rumbiak"

Regional
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia

Regional
Hanya karena Masalah Asmara, Pemuda di Salatiga Dikeroyok dan Ditusuk hingga Tewas

Hanya karena Masalah Asmara, Pemuda di Salatiga Dikeroyok dan Ditusuk hingga Tewas

Regional
Mayat Pria Ditemukan dalam Selokan, Diduga Korban Kecelakaan

Mayat Pria Ditemukan dalam Selokan, Diduga Korban Kecelakaan

Regional
Serda Miskel Gugur dalam Kontak Tembak di Maybrat, Pangdam: Selangkah Pun Kami Tak Mundur...

Serda Miskel Gugur dalam Kontak Tembak di Maybrat, Pangdam: Selangkah Pun Kami Tak Mundur...

Regional
Jadi Tahanan Lapas di Samarinda, Pria Ini Masih Bisa Kendalikan Peredaran Sabu

Jadi Tahanan Lapas di Samarinda, Pria Ini Masih Bisa Kendalikan Peredaran Sabu

Regional
Bunuh Istri, Pria Ini Mengaku Korban Meninggal karena Mag, Terungkap Saat Jenazah Dimandikan

Bunuh Istri, Pria Ini Mengaku Korban Meninggal karena Mag, Terungkap Saat Jenazah Dimandikan

Regional
Jumlah Warga Tewas akibat Pesta Miras di Blora Bertambah, Jadi 4 Orang

Jumlah Warga Tewas akibat Pesta Miras di Blora Bertambah, Jadi 4 Orang

Regional
Hunian WNA di Karimunjawa Ternyata Izinnya untuk Hotel, Bukan Rumah

Hunian WNA di Karimunjawa Ternyata Izinnya untuk Hotel, Bukan Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.