Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

ODGJ di Blitar Mengamuk: Minggir! Biar Aku Bakar Rumah Teroris Ini

Kompas.com - 01/12/2021, 19:09 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - Rumah Mukani (61), warga Dusun Tambakrejo, Desa Ngadri, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar dibakar oleh tetangga sendiri, Ngademo (55) yang diketahui mengalami ganguan jiwa.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (30/11/2021) malam.

Ngademo sendiri sudah tiga tahun menempati rumah orangtuanya di seberang rumah Mukani. Pria 55 tahun tersebut sudah tiga kali dirawat di rumah sakit jiwa.

Tak hanya itu. Ngademo ternyata pernah dua kali membunuh orang di Tulungagung.

Ia juga pernah membunuh rekannya sesama penghuni panti rehabilitasi di Kediri sekitar tiga tahun lalu.

Baca juga: Mencekam, Detik-detik ODGJ di Blitar Mengamuk, Bakar Rumah dan Bacok Warga

Siram motor pakai bensin

Kebakaran di rumah Mukani tersebut berawal saat Ngademo tiba-tiba masuk ke rumah Mukani dan menyiramkan bensin ke arah sepeda motor yang ada di ruang tamu pada Selasa malam.

Mengetahui hal tersebut, Mukini memilih menyingkir. Namun sang istri, Mujiyem (55) bertahan di teras rumah sambil terus memanggil nama anaknya, Erna (21).

Mujiyem khawatir dengan Erna yang masih di dalam rumah.

Ngademo kemudian menyuruh Mujiyem untuk menyingkir dan tak lama kemudian pria itu menyulut api ke motor milik anak Mukani yang sudah disiram bensin.

"Minggir! Biar aku bakar rumah teroris ini," kata Ngademo saat itu seperti ditirukan oleh Mukani.

Baca juga: ODGJ Bakar Rumah dan Bacok Tetangga hingga Kritis, Ternyata Pernah Bunuh 2 Orang Saat Mengamuk

Sekitar pukul 19.00 WIB, kobaran api membubung tinggi membakar rumah Mukani. Kebakaran sontak menggegerkan warga kampung.

Saat itu hampir sebagian warga keluar rumah. Namun mereka tak berani mendekat karena Ngademo masih mondar-mandir di jalan antara rumahnya dan rumah korban

"Mendekat saja warga tidak berani, apalagi mencoba memadamkan api," kata Mukani.

Ia mengatakan saat itu ada empat personel Polsek Binangun yang ikut menyaksikan perisiwa tersebut dari kejauhan bersama warga.

Baca juga: Suami Bakar Rumah gara-gara Pertemanan di Facebook Dihapus Istri, Pelaku Diduga Mabuk

Sempat bacok warga, ditangkap saat tidur

Mukani alias Kentang memindahkan perabotan yang tersisa dari rumahnya yang terbakar, Rabu (1/12/2021)KOMPAS.COM/ASIP HASANI Mukani alias Kentang memindahkan perabotan yang tersisa dari rumahnya yang terbakar, Rabu (1/12/2021)
Setelah api meredup, Ngademo masuk ke dalam rumah dan mengunci diri dari dalam.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com