Ibu Penganiaya Anaknya yang Autis hingga Tewas Bakal Jalani Tes Kejiwaan

Kompas.com - 01/12/2021, 17:14 WIB
Polres Muba menggelar rilis pembunuhan seorang anak yang menderita autis. Korban dibunuh oleh orangtuanya sendiri akibat sering BAB sembarangan, Jumat (26/11/2021). DOK. POLRES MUBAPolres Muba menggelar rilis pembunuhan seorang anak yang menderita autis. Korban dibunuh oleh orangtuanya sendiri akibat sering BAB sembarangan, Jumat (26/11/2021).

MUBA, KOMPAS.com - SR (29) seorang ibu di Kabupaten, Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan yang menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap anaknya sendiri yakni AP (11), bocah penderita autis akan menjalani tes kejiwaan di Rumah Sakit Ernaldi Bahar, Palembang.

Tes kejiwaan tersebut dilakukan untuk memerika kondisi kejiwaan tersangka SR.

Sebab, sebelum anaknya tewas, SR selalu menganiaya korban dengan menendang pada bagian tubuh AP hingga mengalami memar.

Baca juga: Hasil Visum Anak Autis Tewas Dibunuh Orangtua, Polisi: Alat Vital Luka Lebam Ditendangi Ibu

Kapolsek Tungkal Babat Toman AKP Andi Kesuma Jaya mengatakan, pemeriksaan kejiwaan itu merupakan sebagai salah satu rangkaian penyidikan.

Sejauh ini, selama menjalani pemeriksaan, SR pun kooperatif dan memberikan keterangan secara jelas.

Baca juga: Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

"Secara sadar pelaku mengakui menyiksa korban. Namun kejiwaannya tetap perlu kami periksa karena rangkaian penyidik. Selain itu, tersangka SR adalah orang yang paling banyak menyiksa korban dibandingkan dengan suaminya yakni AA (33)," kata Andi melalui sambungan telepon, Rabu (1/12/2021).

Andi menjelaskan, dari hasil visum medis korban AP tewas karena mengalami luka memar di bagian kepala dan alat vital (kemaluan).

Luka memar itu disebabkan akibat benturan serta pukulan yang dilakukan oleh kedua tersangka.

"Kepala korban terbentur di bak mandi akibat tepeleset saat dipukuli ayahnya. Sementara memar di bagian kemaluan karena ditendang oleh ibunya sendiri," ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disebut Membebani Anggaran Negara, Ini Klarifikasi DPRD Bengkulu

Disebut Membebani Anggaran Negara, Ini Klarifikasi DPRD Bengkulu

Regional
Ganjar Pranowo Tak Datang di Peresmian Pasar Legi Kota Solo yang Dihadiri Puan Maharani

Ganjar Pranowo Tak Datang di Peresmian Pasar Legi Kota Solo yang Dihadiri Puan Maharani

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Berlakukan PTM 50 Persen untuk SMA/SMK

Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Berlakukan PTM 50 Persen untuk SMA/SMK

Regional
37 Pipa Tersapu Banjir, Pelayanan Air Bersih di Ende Terdampak

37 Pipa Tersapu Banjir, Pelayanan Air Bersih di Ende Terdampak

Regional
Daftar Pulau Terluar Indonesia dari Aceh hingga Papua

Daftar Pulau Terluar Indonesia dari Aceh hingga Papua

Regional
Momen Puan Maharani Ajak Ketua DPC PDI-P Solo Masuk Tinjau Pasar Legi Usai Diresmikan

Momen Puan Maharani Ajak Ketua DPC PDI-P Solo Masuk Tinjau Pasar Legi Usai Diresmikan

Regional
Diserang Kelompok Bersenjata Saat Perbaiki Jembatan di Maybrat, 1 Prajurit TNI Gugur, 3 Luka-luka

Diserang Kelompok Bersenjata Saat Perbaiki Jembatan di Maybrat, 1 Prajurit TNI Gugur, 3 Luka-luka

Regional
Detik-detik Baku Tembak di Maybrat hingga 1 Prajurit TNI Gugur, Bermula Perbaiki Jembatan

Detik-detik Baku Tembak di Maybrat hingga 1 Prajurit TNI Gugur, Bermula Perbaiki Jembatan

Regional
11 Penyelundup Narkoba dari Malaysia Ditangkap Polda Riau, 80 Kg Sabu Disita

11 Penyelundup Narkoba dari Malaysia Ditangkap Polda Riau, 80 Kg Sabu Disita

Regional
Banjir di Kabupaten Tangerang Meluas, 660 KK Terdampak

Banjir di Kabupaten Tangerang Meluas, 660 KK Terdampak

Regional
Terlilit Utang Judi Online, Pria Ini Buat Laporan Palsu Jadi Korban Begal

Terlilit Utang Judi Online, Pria Ini Buat Laporan Palsu Jadi Korban Begal

Regional
Disperindag Garut Beri Waktu 6 Hari Pasar Tradisional Turunkan Harga Minyak Goreng

Disperindag Garut Beri Waktu 6 Hari Pasar Tradisional Turunkan Harga Minyak Goreng

Regional
Kunjungi Warga Korban Gempa di Pandeglang, Wapres Tawarkan Relokasi

Kunjungi Warga Korban Gempa di Pandeglang, Wapres Tawarkan Relokasi

Regional
Hakim, Panitera dan Pengacara Terjaring OTT KPK di Surabaya, Humas PN: Terkait Perkaranya Belum Tahu

Hakim, Panitera dan Pengacara Terjaring OTT KPK di Surabaya, Humas PN: Terkait Perkaranya Belum Tahu

Regional
Dokter Kecantikan Palsu di Padang Ditangkap Polisi, Pelaku Pasang Tarif Layanan hingga Rp 5 Juta

Dokter Kecantikan Palsu di Padang Ditangkap Polisi, Pelaku Pasang Tarif Layanan hingga Rp 5 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.