Identitasnya Diketahui, Penyerang Asrama Mahasiswa di Makassar Diminta Serahkan Diri

Kompas.com - 30/11/2021, 21:16 WIB
Kondisi asrama mahasiswa di Jalan Sungai Limboto, Kota Makassar, Sulawesi Selatan ( Sulsel ), setelah diserang orang tak dikenal, Ahad atau Minggu (28/11/2021). DOK POLRESTABES MAKASSARKondisi asrama mahasiswa di Jalan Sungai Limboto, Kota Makassar, Sulawesi Selatan ( Sulsel ), setelah diserang orang tak dikenal, Ahad atau Minggu (28/11/2021).

MAKASSAR, KOMPAS.com– Polisi sudah mengetahui identitas penyerang dua asrama mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Para penyerang itu pun diminta untuk segera menyerahkan diri.

“Ada imbauan kepada yang pelaku untuk menyerahkan diri, karena sudah teridentifikasi. Kalau tidak, ya bisa ditindak tegas. Itu pernyataan Kapolda Sulsel," kata Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota Besar Makassar AKP Lando saat dikonfirmasi, Selasa (30/11/2021).

"Jika pelaku menyerahkan diri akan diperlakukan sesuai prosedural. Prosedural yang dimaksudkan sesuai prosedur hukum yang berlaku," sambung Lando.

Baca juga: Warga Bandung Ditemukan Tewas Dalam Kamar Hotel di Makassar

Identitas penyerang dua asrama mahasiswa itu terungkap setelah polisi meminta keterangan dari beberapa saksi.

Ada saksi dari mahasiswa dan masyarakat yang memberikan keterangan.

Lebih lanjut, Lando mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan kabar hoaks yang beredar soal ada kelompok mahasiswa yang akan melakukan sweeping di Kota Makassar.

Diharapkan juga, kabar hoaks tersebut tidak disebarluaskan lagi yang bisa membuat kepanikan kepada masyarakat.

“Kita akan menindak juga bagi pelaku penyebar hoaks di media sosial. Karena bisa membuat resah masyakat. Jangan memperkeruh suasana dan menjadi provokator disaat suasana Kota Makassar kondusif,” tegasnya.

Baca juga: Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Puluhan orang tak dikenal menyerang asrama mahasiswa di Kota Makassar pada Minggu (28/11/2021) dini hari.

Ada dua asrama yang diserang yaitu Asrama Mahasiswa Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) dan Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (KEPMI) Bone.

Seorang mahasiswa penghuni asrama IPMIL berinisial MA (20) terluka parah di tangan dan leher akibat serangan ini.

Seorang mahasiswa lainnya juga ikut luka terkena sabetan senjata tajam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Kapal Disulap Jadi Hotel Terapung bagi Penonton MotoGP Mandalika

3 Kapal Disulap Jadi Hotel Terapung bagi Penonton MotoGP Mandalika

Regional
Mantan Lifter Nasional Natalis Apay Meninggal Dunia

Mantan Lifter Nasional Natalis Apay Meninggal Dunia

Regional
UPDATE Bentrokan di Maluku Tengah, Korban Tewas Jadi 3 Orang, Warga Mengungsi

UPDATE Bentrokan di Maluku Tengah, Korban Tewas Jadi 3 Orang, Warga Mengungsi

Regional
Begal Tembak Mati Pengendara Motor yang Sedang Bonceng Anak Istri, Ini Kronologinya

Begal Tembak Mati Pengendara Motor yang Sedang Bonceng Anak Istri, Ini Kronologinya

Regional
Lonjakan Covid-19 di Kabupaten Semarang, Dinkes Belum Bisa Pastikan Jenis Virus

Lonjakan Covid-19 di Kabupaten Semarang, Dinkes Belum Bisa Pastikan Jenis Virus

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Januari 2022

Regional
Kasus Covid-19 di Medan Naik, Wali Kota Bobby Akan Bentuk Tim Khusus Cek Tempat Umum

Kasus Covid-19 di Medan Naik, Wali Kota Bobby Akan Bentuk Tim Khusus Cek Tempat Umum

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Januari 2022

Regional
Syarat Mendirikan Partai Politik dan Menjadi Peserta Pemilu

Syarat Mendirikan Partai Politik dan Menjadi Peserta Pemilu

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 Januari 2022

Regional
Bentrok di Maluku Tengah Tewaskan 2 Orang, Gubernur Murad Ismail: Jangan Terprovokasi

Bentrok di Maluku Tengah Tewaskan 2 Orang, Gubernur Murad Ismail: Jangan Terprovokasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Januari 2022

Regional
Penyelundupan Kayu ke Malaysia Ancam Eksistensi Nelayan Teri di Pulau Sebatik

Penyelundupan Kayu ke Malaysia Ancam Eksistensi Nelayan Teri di Pulau Sebatik

Regional
Seorang Nenek di Kampar Riau Dirampok dan Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, Pelaku Ditangkap

Seorang Nenek di Kampar Riau Dirampok dan Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, Pelaku Ditangkap

Regional
 Kader Gerindra Banyumas Ikut Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

Kader Gerindra Banyumas Ikut Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.