Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Seksual Dosen Saat Bimbingan Skripsi Akhirnya Lapor Polisi

Kompas.com - 30/11/2021, 20:18 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. Ilustrasi pelecehan seksual.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Polemik dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) akhirnya masuk ke ranah hukum.

Hal itu terkuak, setelah korban inisial DR membuat laporan ke Unit Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal  Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan, Selasa (30/11/2021)

Kasubdit IV Reknata Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan Kompol Masnoni mengatakan, dalam laporan yang dibuat korban, DR saat itu bermaksud menemui terlapor yang diduga adalah dosennya tersebut untuk melakukan bimbingan dan meminta tanda tangan.

Baca juga: Curhat Viral di Medsos, Mahasiswi Unsri Mengaku Alami Pelecehan Seksual oleh Dosen Saat Bimbingan Skripsi

Namun, DR malah menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh terlapor.

Meski demikian, polisi masih akan melakukan penelusuran terkait laporan tersebut.

"Laporannya sudah masuk, masih kita periksa dan kembangkan apakah kejadiannya memang ada," kata Masnoni saat memberikan keterangan pers, Selasa (30/11/2021). 

Baca juga: Heboh Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri yang Diduga Dilakukan Dosen Pembimbing Skripsi, Ini Kata Pihak Kampus

3 mahasiswi jadi korban pelecehan seksual

Masnoni menjelaskan, kasus pelecehan seksual ini menimpa sebanyak tiga orang mahasiswi dengan pelaku yang berbeda.

Akan tetapi, saat ini mereka masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

"Informasinya memang ada tiga korban, namun baru satu laporan yang masuk. Dua korban lainnya mengalami pelecehan lewat handphone, sementara yang masuk hari ini (DR) menerima pelecehan badan secara langsung," ujarnya.

Baca juga: Mahasiswi Universitas Riau Curhat Dilecehkan Saat Bimbingan Skripsi, Dosen: Saya Bersumpah Tidak Melakukannya

Visum ke pelapor

Dengan adanya laporan tersebut, Polda Sumsel akan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor.

Selain itu, korban DR pun akan dilakukam visum terkait dugaan kekerasan seksual yang menimpanya.

"Keterangan korban ada kekerasan fisik sehingga kita lakukan visum," jelasnya.

Baca juga: Dosen Unri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Dijerat Pasal Berlapis

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan Kayu ke Malaysia Ancam Eksistensi Nelayan Teri di Pulau Sebatik

Penyelundupan Kayu ke Malaysia Ancam Eksistensi Nelayan Teri di Pulau Sebatik

Regional
Seorang Nenek di Kampar Riau Dirampok dan Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, Pelaku Ditangkap

Seorang Nenek di Kampar Riau Dirampok dan Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, Pelaku Ditangkap

Regional
 Kader Gerindra Banyumas Ikut Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

Kader Gerindra Banyumas Ikut Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

Regional
Satpam Kantor Usir Wartawan, Kepala BPN Bandar Lampung Minta Maaf

Satpam Kantor Usir Wartawan, Kepala BPN Bandar Lampung Minta Maaf

Regional
Berkas Dilimpahkan ke Pengadilan Palembang, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Akan Segera Disidang

Berkas Dilimpahkan ke Pengadilan Palembang, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Akan Segera Disidang

Regional
Pemasangan Kabel Laut Sumatera - Bangka Terkendala Rawa dan Buaya

Pemasangan Kabel Laut Sumatera - Bangka Terkendala Rawa dan Buaya

Regional
Rebutan Lapak Berjualan Minyak Goreng, Pria di OKU Dianiaya Sesama Pedagang Pakai Senjata Tajam

Rebutan Lapak Berjualan Minyak Goreng, Pria di OKU Dianiaya Sesama Pedagang Pakai Senjata Tajam

Regional
Pernah Ditahan Tanpa Status Hukum, Sopir Ekspedisi Jadi Tersangka Penggelapan Kopi Saset

Pernah Ditahan Tanpa Status Hukum, Sopir Ekspedisi Jadi Tersangka Penggelapan Kopi Saset

Regional
Kumpulkan Raja dan Lurah, Wali Kota Ambon Minta Warga Tidak Terpancing Provokasi

Kumpulkan Raja dan Lurah, Wali Kota Ambon Minta Warga Tidak Terpancing Provokasi

Regional
Minyak Goreng di Pasar Tradisional Kabupaten Semarang Sudah Dijual Rp 14.000

Minyak Goreng di Pasar Tradisional Kabupaten Semarang Sudah Dijual Rp 14.000

Regional
Polisi Tangkap Sopir dan Kernet Angkot yang Perkosa Penumpangnya dalam Mobil

Polisi Tangkap Sopir dan Kernet Angkot yang Perkosa Penumpangnya dalam Mobil

Regional
Dilaporkan sebagai Pelaku Asusila, Oknum Ketua RW di Nunukan Segera Dipecat

Dilaporkan sebagai Pelaku Asusila, Oknum Ketua RW di Nunukan Segera Dipecat

Regional
Rugikan Negara hingga Rp 1,3 Miliar, Seorang Makelar Tanah Ditangkap

Rugikan Negara hingga Rp 1,3 Miliar, Seorang Makelar Tanah Ditangkap

Regional
Tertangkap, 2 Jambret dan Motornya di Palembang Dibakar Massa

Tertangkap, 2 Jambret dan Motornya di Palembang Dibakar Massa

Regional
Kilas Balik Penerapan Parliamentary Threshold dalam Pelaksanaan Pemilu 2009 hingga 2019

Kilas Balik Penerapan Parliamentary Threshold dalam Pelaksanaan Pemilu 2009 hingga 2019

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.