Pengedar Narkoba Nekat Ceburkan Diri ke Sungai, Sembunyi di Eceng Gondok Selama 2 Jam

Kompas.com - 30/11/2021, 15:47 WIB
2 pengedar narkoba ditangkap tim Polresta Sidoarjo. Dokumentasi Humas Polresta Sidoarjo2 pengedar narkoba ditangkap tim Polresta Sidoarjo.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pengedar sekaligus pemakai narkoba di Sidoarjo berinsial I nekat menceburkan diri ke sungai dan bersembunyi di tumpukan daun eceng gondok untuk menghindari polisi.

I bersembunyi selama dua jam hingga akhirnya ditangkap oleh tim Polresta Sidoarjo, Senin (29/11/2021).

Baca juga: Sempat Kabur, Sopir Truk Trailer Tabrakan Maut Kediri Ditangkap di Sidoarjo

Bermula penangkapan

Pengejaran I dilakukan atas pengakuan pengedar lainnya berinisial AS.

Semula AS ditangkap saat akan bertransaksi narkoba di depan RSUD Sidoarjo.

AS lantas digelandang ke tempat kosnya di Desa Lemahputro.

Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan sembilan paket kecil narkoba jenis sabu.

Baca juga: Rumah Ahli Waris Prajurit KRI Nanggala-402 di Sidoarjo Hampir Rampung, Akhir Tahun Sudah Bisa Ditempati

Menceburkan diri ke sungai

Saat petugas menggali informasi dari mana barang tersebut didapatkan, AS menyebut nama I.

Saat itu I diketahui berada tidak jauh dari tempat kos AS.

I yang tahu jika dirinya akan ditangkap memilih melarikan diri dan menceburkan diri ke sungai Bok Legi.

"Dia (I) masuk sungai dan bersembunyi di tumpukan bunga eceng gondok di bawah jembatan selama dua jam," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Ibu Buang Bayi di Sidoarjo Mengaku Dapat Bisikan Gaib, Polisi Sebut Ada Gangguan Jiwa

 

IlustrasiFREEPIK.com Ilustrasi
Ditangkap

Polisi tak menyerah dan ikut masuk ke sungai untuk mengejar pelaku.

Setelah beberapa lama, petugas menangkap I yang bersembunyi.

"Kami kejar terus dan syukur bisa tertangkap," ujarnya.

Kedua pengedar itu kini ditahan di Mapolresta Sidoarjo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Keduanya dijerat Pasal 114 ayat 1 dengan penjara paling lama 20 tahun, serta Pasal 112 ayat 2 penjara paling lama 12 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Mei 2022

Regional
Siswa Asal Boyolali Ini Dapat Tawaran 7 Perguruan Tinggi Ternama di Luar Negeri, Ibunda Ungkap Sosok Anaknya yang Pendiam

Siswa Asal Boyolali Ini Dapat Tawaran 7 Perguruan Tinggi Ternama di Luar Negeri, Ibunda Ungkap Sosok Anaknya yang Pendiam

Regional
Listrik di Banda Aceh Berulang Kali Hidup Mati Hari ini, Warga Kesal: Rusak Elektronik Kami

Listrik di Banda Aceh Berulang Kali Hidup Mati Hari ini, Warga Kesal: Rusak Elektronik Kami

Regional
Gubernur Riau Surati Presiden Jokowi, Minta Tinjau Ulang Larangan Ekspor CPO

Gubernur Riau Surati Presiden Jokowi, Minta Tinjau Ulang Larangan Ekspor CPO

Regional
Prajurit TNI di Entikong Tandu Warga Pascaoperasi Kaki Sejauh 4 Kilometer

Prajurit TNI di Entikong Tandu Warga Pascaoperasi Kaki Sejauh 4 Kilometer

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 17 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 17 Mei 2022

Regional
Pengendara Motor Tewas Ditabrak Pemadam Kebakaran Swasta di Banjarmasin

Pengendara Motor Tewas Ditabrak Pemadam Kebakaran Swasta di Banjarmasin

Regional
Ratusan Sapi Terjangkit PMK di Lombok Tengah Mulai Sembuh

Ratusan Sapi Terjangkit PMK di Lombok Tengah Mulai Sembuh

Regional
PMK Merebak di Rembang dan Jatim, Masyarakat Blora Diimbau Tidak Panik

PMK Merebak di Rembang dan Jatim, Masyarakat Blora Diimbau Tidak Panik

Regional
Imbas Larangan Ekspor CPO, 2 Pabrik Bengkulu Sempat Tolak Buah Sawit Petani

Imbas Larangan Ekspor CPO, 2 Pabrik Bengkulu Sempat Tolak Buah Sawit Petani

Regional
Besok, 5.000 Pegawai Perhutani se-Jawa Demo ke Kementerian LHK, Ini Tuntutannya

Besok, 5.000 Pegawai Perhutani se-Jawa Demo ke Kementerian LHK, Ini Tuntutannya

Regional
Tiba-tiba Muncul Percikan Api Saat Tambal Ban, Bengkel di Cilacap Ludes Terbakar

Tiba-tiba Muncul Percikan Api Saat Tambal Ban, Bengkel di Cilacap Ludes Terbakar

Regional
Residivis Ngaku Polisi Demi Rp 500 Juta hingga Nikahi Korbannya

Residivis Ngaku Polisi Demi Rp 500 Juta hingga Nikahi Korbannya

Regional
Konsulat RI di Tawau Gandeng Kemenkes Malaysia selenggarakan Vaksinasi Covid-19 bagi 326 Pelajar CLC Dosis ke-2

Konsulat RI di Tawau Gandeng Kemenkes Malaysia selenggarakan Vaksinasi Covid-19 bagi 326 Pelajar CLC Dosis ke-2

Regional
Politeknik Pariwisata Negeri Bakal Dibangun di Sragen, Sandiaga Uno: Target 250 Lulusan SDM Parekraf per Tahun

Politeknik Pariwisata Negeri Bakal Dibangun di Sragen, Sandiaga Uno: Target 250 Lulusan SDM Parekraf per Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.