Penyelundupan 100 Kg Sabu dari Malaysia Digagalkan di Aceh, Tiga Orang Ditangkap

Kompas.com - 30/11/2021, 14:58 WIB
Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haidar, bersama jajarannya memperlihatkan barang bukti narkotika jenis sabu asal Malaysia yang berhasil ditangkap dari tiga tersangka. KOMPAS.COM/TEUKU UMARKapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haidar, bersama jajarannya memperlihatkan barang bukti narkotika jenis sabu asal Malaysia yang berhasil ditangkap dari tiga tersangka.

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Direktorat Narkotika Polda Aceh bekerja sama dengan Bea Cukai kembali berhasil menggagalkan penyelundupan 100 kilogram sabu dari Malaysia yang dipasok melalui perairan laut Aceh.

Dirresnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Ade Sapari mengatakan, sebanyak tiga orang ditangkap terkait penyelundupan tersebut.

Adapun mereka berinisial MD, J, dan A. Mereka merupakan jaringan baru pengedar sabu Indonesia-Malaysia.

"Ada informasi dari masyarakat bahwa akan ada pasokan sabu ke Aceh, kami bekerja sama dengan bea cukai melakukan penangkapan sabu yang dipasok melalui jalur laut Aceh Tamiang," ujar Ade dalam konferensi pers, Selasa (30/11/2021) di Polda Aceh.

Baca juga: Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Menurut Ade, barang bukti ratusan kilogram narkotika jenis sabu itu diamankan dari tiga orang tersangka di lokasi terpisah.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka MD di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireun, Aceh.

"Penangkapan berhasil dilakukan pada Selasa (3/11/2021) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari di Peusangan, Bireuen, dari tersangka itu diamankan lima kilogram sabu," katanya.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Sumut

Sedangkan penangkapan terhadap dua tersangka lain yaitu J dan A, dilakukan pada Sabtu (27/11/2021) di Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang dengan barang bukti 95 kilogram sabu yang dimasukkan ke dalam karung.

"100 kilogram barang bukti sabu ini ditangkap dari dua lokasi terpisah, dan para tersangka dari Bireun dan Aceh Tamiang jaringan pengedar yang berbeda," katanya.

Ade mengatakan, pihaknya terus melakukan pengembangan dan penyelidikan terhadap kepemilikan atau bandar sabu yang dipasok melalui perairan laut Aceh itu.

Tersangka yang sudah ditangkap kini dijerat dengan Pasal 112 dan 114 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Arteria Dahlan, Dedi Mulyadi Sebut Apa Salahnya Rapat Berbahasa Sunda

Tanggapi Arteria Dahlan, Dedi Mulyadi Sebut Apa Salahnya Rapat Berbahasa Sunda

Regional
Hendak Masuk Malaysia, 7 TKI Ilegal Diselamatkan di Pulau Judah Karimun

Hendak Masuk Malaysia, 7 TKI Ilegal Diselamatkan di Pulau Judah Karimun

Regional
Polres Sumba Timur Tangkap 2 Pencuri Kerbau, 2 Masih Buron

Polres Sumba Timur Tangkap 2 Pencuri Kerbau, 2 Masih Buron

Regional
2 Arisan Online Fiktif di Jateng Terungkap, 183 Orang Jadi Korban, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

2 Arisan Online Fiktif di Jateng Terungkap, 183 Orang Jadi Korban, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Regional
Jembatan Ponton Pelabuhan Ungar Karimun Ambruk, Penyangga Patah Sejak Pagi

Jembatan Ponton Pelabuhan Ungar Karimun Ambruk, Penyangga Patah Sejak Pagi

Regional
Bikin Stori FB Video Mesum Anak Sekolah, Pemuda Ini Diciduk Polisi

Bikin Stori FB Video Mesum Anak Sekolah, Pemuda Ini Diciduk Polisi

Regional
Berbekal Foto dan Ijazah, Mutia Cari Ibunya yang 17 Tahun Hilang Kontak di Hongkong

Berbekal Foto dan Ijazah, Mutia Cari Ibunya yang 17 Tahun Hilang Kontak di Hongkong

Regional
Dilalap Api Selama 30 Menit, 4 Rumah Warga di Jambi Hangus Terbakar

Dilalap Api Selama 30 Menit, 4 Rumah Warga di Jambi Hangus Terbakar

Regional
Usai Pemerkosa Bebas, Gadis Keterbelakangan Mental yang Hamil Dinikahkan dengan Pelaku

Usai Pemerkosa Bebas, Gadis Keterbelakangan Mental yang Hamil Dinikahkan dengan Pelaku

Regional
Capaian Vaksinasi di Maluku Tengah Baru 60 Persen, Ini Kata Bupati

Capaian Vaksinasi di Maluku Tengah Baru 60 Persen, Ini Kata Bupati

Regional
Hakim Kabulkan Penangguhan Penahanan, 2 Pemain Sepak Bola di Purbalingga yang Berkelahi di Lapangan Bebas

Hakim Kabulkan Penangguhan Penahanan, 2 Pemain Sepak Bola di Purbalingga yang Berkelahi di Lapangan Bebas

Regional
Jelang Imlek, PLN Bangka Belitung Pastikan Stok Batu Bara PLTU Cukup

Jelang Imlek, PLN Bangka Belitung Pastikan Stok Batu Bara PLTU Cukup

Regional
4 Batu Nisan Kuno Beraksara Arab di Palembang Akan Diajukan Jadi Cagar Budaya

4 Batu Nisan Kuno Beraksara Arab di Palembang Akan Diajukan Jadi Cagar Budaya

Regional
Gadis Keterbelakangan Mental Diperkosa hingga Hamil oleh Paman dan Tetangga, Korban Akan Dinikahkan dengan Pelaku

Gadis Keterbelakangan Mental Diperkosa hingga Hamil oleh Paman dan Tetangga, Korban Akan Dinikahkan dengan Pelaku

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Januari 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.