Temianus Magayang Ternyata Jabat Komandan Operasi Kodap XVI Yahukimo, Dikenal Sadis Saat Beraksi

Kompas.com - 30/11/2021, 11:32 WIB
Temianus Magayang (wajah ditutup), tengah menjalani perawatan di IGD RS Bhayangkara Jayapura. Ia dievakuasi usai mendapat luka tembak karena melawan saat ditangkap Satgas Nemangkawi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (27/11/2021). Selanjutnya proses hukum akan dilanjutkan di Jayapura, Papua, Minggu (28/11/2021) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDITemianus Magayang (wajah ditutup), tengah menjalani perawatan di IGD RS Bhayangkara Jayapura. Ia dievakuasi usai mendapat luka tembak karena melawan saat ditangkap Satgas Nemangkawi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (27/11/2021). Selanjutnya proses hukum akan dilanjutkan di Jayapura, Papua, Minggu (28/11/2021)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Tertangkapnya Temianus Magayang alias Demius Magayang yang merupakan salah satu tokoh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua, membuat situasi keamanan di Distrik Dekai lebih kondusif.

Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani mengungkapkan, Temianus Magayang masuk dalam struktur Komando Daerah Pertahanan (Kodap) XVI Yahukimo. Posisi Temianus dalam kelompok tersebut dinilai cukup penting.

"Temianus Magayang merupakan bagian KKB Yahukimo. Dalam kelompok tersebut ada tiga tokoh, yaitu Senat Soll, Temianus Magayang, dan Erik Pahabol. Mereka di bawah Panglima Kodap XVI Yahukimo Elkius Kobak," ujar Faizal di Jayapura, Senin (29/11/2021).

Jabatan yang dipegang Temianus adalah komandan operasi. Namun, dalam beraksi, ia kerap jalan bersama Senat Soll yang lebih dulu tertangkap dan telah meninggal.

Saat Senat Soll tertangkap, terang Faizal, aparat keamanan sempat mengorek keterangan dari tersangka mengenai beberapa aksi kriminal yang dilakukan KKB di Yahukimo dalam dua tahun terakhir.

Baca juga: Tokoh KKB Temianus Magayang Ternyata Kepala Desa, Berpotensi Salah Gunakan Dana Desa untuk Kelompoknya

Dari keterangan tersebut diketahui bahwa Temianus Magayang adalah sosok yang sadis dan kerap berperan sebagai eksekutor.

"Keterangan dari Senat Soll, Temianus yang melakukan pembacokan, dia juga yang mengundang Tendius Gwijangge masuk ke Yahukimo," kata dia.

Faizal juga menyebut Temianus adalah sosok yang membunuh Staf KPUD Yahukimo Hendry Jovinski dan pekerja bangunan Amirulloh pada 2019.

Dengan tertangkapnya Temianus, Faizal berharap situasi keamanan di Yahukimo bisa kembali kondusif. 

"Senat Soll dan Temianus Magayang sering melakukan kegiatan bersama-sama, mereka merupakan perancang/otak aksinya," kata dia.

Temianus Magayang merupakan salah satu otak dari berbagai aksi kriminal di Yahukimo.

Ia adalah sosok yang mengundang Tendius Gwijangge untuk datang ke Yahukimo dan melakukan serangkaian aksi bersama Senat Soll.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Permasalahan Limbah Rumah Tangga, Warga Solo Dipaksa Pilah Sampah

Atasi Permasalahan Limbah Rumah Tangga, Warga Solo Dipaksa Pilah Sampah

Regional
Soal Bisnis Es Doger Disuntik Rp 71 M, Gibran: Duwite Ora Mlebu Neng Kantongku

Soal Bisnis Es Doger Disuntik Rp 71 M, Gibran: Duwite Ora Mlebu Neng Kantongku

Regional
Jadi Tempat Prostitusi dan Pesta Miras, 3 Hotel di Tasikmalaya Ditutup

Jadi Tempat Prostitusi dan Pesta Miras, 3 Hotel di Tasikmalaya Ditutup

Regional
Kapolda Sulteng Temui Personel Satgas Madago Raya di Poso, Minta DPO yang Serahkan Diri Diterima dengan Baik

Kapolda Sulteng Temui Personel Satgas Madago Raya di Poso, Minta DPO yang Serahkan Diri Diterima dengan Baik

Regional
Warga Karimunjawa Menolak Dibangunnya Perumahan untuk WNA: Kita Akan Tersisih

Warga Karimunjawa Menolak Dibangunnya Perumahan untuk WNA: Kita Akan Tersisih

Regional
Minyak Goreng di Minimarket Ludes Terjual Setelah Harga Turun, Pembelian Dibatasi

Minyak Goreng di Minimarket Ludes Terjual Setelah Harga Turun, Pembelian Dibatasi

Regional
Murid PAUD Meninggal Usai Divaksin, Bupati Cianjur Minta Orangtua Dampingi Anak Saat Vaksinasi

Murid PAUD Meninggal Usai Divaksin, Bupati Cianjur Minta Orangtua Dampingi Anak Saat Vaksinasi

Regional
Kekhawatiran dan Masalah yang Belum Selesai di Lingkar IKN

Kekhawatiran dan Masalah yang Belum Selesai di Lingkar IKN

Regional
Sejarawan Kaltim Bantah Anggapan Nama Ibu Kota Negara Nusantara Jawa-sentris

Sejarawan Kaltim Bantah Anggapan Nama Ibu Kota Negara Nusantara Jawa-sentris

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bupati Langkat Kena OTT KPK | 15 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Ditangkap di Surabaya

[POPULER NUSANTARA] Bupati Langkat Kena OTT KPK | 15 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Ditangkap di Surabaya

Regional
Prakiraan Cuaca di Cilacap Hari Ini, 20 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Cilacap Hari Ini, 20 Januari 2022

Regional
Ngopi Bareng Gubernur Banten, Cara Raffi Ahmad Lobi Kelola Banten International Stadium

Ngopi Bareng Gubernur Banten, Cara Raffi Ahmad Lobi Kelola Banten International Stadium

Regional
Polisi Usut Motif Sopir Ambulans Viralkan Video Terjebak Macet hingga Pasien Meninggal

Polisi Usut Motif Sopir Ambulans Viralkan Video Terjebak Macet hingga Pasien Meninggal

Regional
Dugaan Korupsi Pengadaan iPad untuk Anggota DPRD Banjarbaru, Negara Rugi Rp 500 Juta

Dugaan Korupsi Pengadaan iPad untuk Anggota DPRD Banjarbaru, Negara Rugi Rp 500 Juta

Regional
Buat Replika Kuburan Gubernur Sultra Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap Polisi

Buat Replika Kuburan Gubernur Sultra Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.