Kronologi Aipda Fathurrahman Tewas Digigit Ular, Sempat Menebas Pakai Golok

Kompas.com - 30/11/2021, 10:12 WIB
Ilustrasi ular. callnorthwest.comIlustrasi ular.

KOMPAS.com - Aipda Fathurrahman mengembuskan napas terakhir setelah sempat dirawat karena gigitan ular.

Anggota polisi di Polsek Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur itu digigit ular saat membersihkan pekarangan belakang rumahnya.

Baca juga: Digigit Ular Hijau Ekor Merah Saat Bersihkan Pekarangan, Seorang Polisi di Blitar Tewas

Sempat tebas ular dengan golok

Kepala Desa Wonorejo Wahib Mukromin mengatakan, Aipda Fathurrahman saat itu menemukan ular hijau ekor merah, Jumat (26/11/2021).

Fathurrahman pun menebas ular itu dengan goloknya.

Sebetulnya, kepala ular itu sudah terputus, namun justru mengarah ke lengannya dan menggigit Fathurrahman.

"Ular itu dibacok hingga putus kemudian kepalanya langsung loncat dan menggigit lengan almarhum," kata Wahib, Senin (29/11/2021).

Menurut Wahib, ular itu sering disebut ular luwuk yang dikenal berbisa dan agresif.

Baca juga: Pakar IPB Beri Ulasan tentang Bahaya Ular

Cepat menyebar ke organ tubuh

Kapolsek Srengat AKP Yusuf membenarkan kejadian Fathurrahman digigit ular di belakang rumahnya.

"Betul. Almarhum digigit ular berbisa hari Jumat saat bersih-bersih pekarangan belakang rumahnya di Desa Wonorejo, Kecamatan Srengat," ujar Yusuf saat dikonfirmasi, Senin (29/11/2021).

Ular tersebut menurutnya memang mematikan, apalagi ketika menggigit bagian lengan.

"Digigit di bagian lengan kanan. Memang sulit dikendalikan kalau di lengan dan cepat menyebar ke organ tubuh lain termasuk jantung," ujarnya.

Baca juga: Larang ASN Cuti Saat Nataru, Wali Kota Blitar: Kalau Telanjur Harus Dibatalkan

 

Ilustrasi jenazahKompas.com Ilustrasi jenazah
Dimakamkan Senin

Fathurrahman kemudian dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, Blitar.

Setelah dinyatakan wafat, jenazah Fathurrahman dimakamkan pada Senin pagi.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk waspada dengan ular, apalagi di musim penghujan seperti saat ini.

"Ularnya tidak takut manusia. Warga perlu hati-hati terlebih di musim hujan seperti sekarang. Ular tidak cepat menyingkir ketika ada orang datang," jelasnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Blitar, Asip Agus Hasani | Editor: Dheri Agriesta)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beda dengan Jokowi, Gibran Minta Masyarakat Jangan Buru-buru Lepas Masker

Beda dengan Jokowi, Gibran Minta Masyarakat Jangan Buru-buru Lepas Masker

Regional
Wali Kota Semarang Perbolehkan Warga Lepas Masker di Ruang Terbuka, asalkan...

Wali Kota Semarang Perbolehkan Warga Lepas Masker di Ruang Terbuka, asalkan...

Regional
Kasus PMK Ditemukan, Pasar Ternak di Padang Pariaman Ditutup

Kasus PMK Ditemukan, Pasar Ternak di Padang Pariaman Ditutup

Regional
Rambah Dunia Metaverse, RSUD Kardinah Kota Tegal Rilis Kardinah Tegal Verse

Rambah Dunia Metaverse, RSUD Kardinah Kota Tegal Rilis Kardinah Tegal Verse

Regional
Limbah Misterius Muncul Lagi di Teluk Bima NTB

Limbah Misterius Muncul Lagi di Teluk Bima NTB

Regional
Aturan Pakai Masker Dilonggarkan, Ganjar Minta Warganya Sadar Lindungi Diri

Aturan Pakai Masker Dilonggarkan, Ganjar Minta Warganya Sadar Lindungi Diri

Regional
Ada Wabah PMK, Penjual Bakso dan Mi Ayam di Semarang Mengeluh Pelanggan Turun

Ada Wabah PMK, Penjual Bakso dan Mi Ayam di Semarang Mengeluh Pelanggan Turun

Regional
21 SMA Terbaik di Semarang Raya Versi LTMPT, Referensi PPDB 2022

21 SMA Terbaik di Semarang Raya Versi LTMPT, Referensi PPDB 2022

Regional
Ikut Pelatihan Teroris dan Bantu MIT, 22 Warga Sulteng Ditangkap Densus 88

Ikut Pelatihan Teroris dan Bantu MIT, 22 Warga Sulteng Ditangkap Densus 88

Regional
Suami Istri Ditemukan Tewas Mengenaskan di Rumah, Tetangga Sempat Dengar Teriakan

Suami Istri Ditemukan Tewas Mengenaskan di Rumah, Tetangga Sempat Dengar Teriakan

Regional
Balita 1,5 Tahun yang Hilang Saat Ditinggal Ibunya ke Dapur Ditemukan Tewas, Polisi: Tidak Ada Tanda-tanda Kekerasan

Balita 1,5 Tahun yang Hilang Saat Ditinggal Ibunya ke Dapur Ditemukan Tewas, Polisi: Tidak Ada Tanda-tanda Kekerasan

Regional
11 Ekor Sapi di Lampung Terjangkit PMK, Pemprov Lampung Bentuk Unit Khusus

11 Ekor Sapi di Lampung Terjangkit PMK, Pemprov Lampung Bentuk Unit Khusus

Regional
Gelapkan 17 Ban dan Velg Mobil Perusahaan Senilai Rp 133 Juta, Pria di Pontianak Ditangkap Polisi

Gelapkan 17 Ban dan Velg Mobil Perusahaan Senilai Rp 133 Juta, Pria di Pontianak Ditangkap Polisi

Regional
Soal Kasus Penusukan TNI di Kafe, Ini Respons Wali Kota Bandar Lampung

Soal Kasus Penusukan TNI di Kafe, Ini Respons Wali Kota Bandar Lampung

Regional
Limbah Bauksit Diduga Cemari Sungai di Ketapang Kalbar

Limbah Bauksit Diduga Cemari Sungai di Ketapang Kalbar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.