Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Kompas.com - 29/11/2021, 21:25 WIB
Sejumlah tersangka kasus curanmor yang terjaring Operasi Kancil Toba 2021 dihadirkan di Mapolda Sumut pada Senin (29/11/2021) sore. Total sebanyak 147 orang tersangka tertangkap, 87 sepeda motor, 4 unit mobil dan puluhan BPKB serta STNK diamankan dari para pelaku. KOMPAS.com/DEWANTOROSejumlah tersangka kasus curanmor yang terjaring Operasi Kancil Toba 2021 dihadirkan di Mapolda Sumut pada Senin (29/11/2021) sore. Total sebanyak 147 orang tersangka tertangkap, 87 sepeda motor, 4 unit mobil dan puluhan BPKB serta STNK diamankan dari para pelaku.

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 147 pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diamankan dalam operasi Kancil Toba 2021 yang dilaksanakan Polda Sumut dan polres jajaran pada periode 22 Oktober - 11 November 2021.

Beberapa di antaranya yang dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Sumut pada Senin (29/11/2021) merupakan residivis yang sudah berulangkali keluar masuk penjara, berkali-kali mencuri dan menjual puluhan sepeda motor curian dengan surat ataupun tanpa surat alias bodong. 

Baca juga: Pura-pura Bantu Dorong Motor Mogok, Ternyata Begal

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi Operasi Kancil 2021 ini dilakukan di 5 polres jajaran (Medan, Deli Serdang, Belawan, Langkat, Binjai) dan lainnya.

"Ada 78 target operasi yang harus dilaksanakan dan seluruh target tersebut dapat dipenuhi. Hasilnya, berhasil mengungkap 129 kasus, mengamankan 147 tersangka. Barang buktinya, kita amankan 87 sepeda motor, 4 unit kendaraan roda 4, kemudian peralatan pelaku berupa martil, tang, kunci T, 12 BPKB, 22 lembar STNK dan uang Rp 1,5 juta," katanya.

Baca juga: Kronologi 4 Begal di Gresik Rampas Motor Warga, Acungkan Pisau dan Pukul Kepala Korban

Aneka modus pencuri motor di Sumut

Dijelaskannya, para pelaku ini saat beraksi menggunakan berbagai modus. Mulai dari mencuri dari parkiran, memepet lalu merampas, menggunakan berbagai peralatan, mulai dari martil, kunci T, tang dan lain sebagainya.

Pihaknya sudah memerintahkan ke polres jajaran untuk terus melaksanakan operasi ini secara rutin. 

Baca juga: Aksi Komplotan Begal di Gresik, Tendang Motor Korban hingga Ancam Pakai Senjata Tajam

Pihaknya mengimbau masyarakat yang merasa memiliki sepeda motor yang disita dari para pelaku, untuk datang ke polres membawa surat-surat bukti kepemilikan dan pihaknya berjanji akan melayani dengan baik.

"Silakan datang, bawa bukti-bukti kepemilikan kendaraan. Kita akan layani dengan baik," ungkapnya. 

Baca juga: Aniaya Korbannya Pakai Celurit, Dua Begal Sadis di Karawang Ditangkap Polisi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemasangan Kabel Laut Sumatera - Bangka Terkendala Rawa dan Buaya

Pemasangan Kabel Laut Sumatera - Bangka Terkendala Rawa dan Buaya

Regional
Rebutan Lapak Berjualan Minyak Goreng, Pria di OKU Dianiaya Sesama Pedagang Pakai Senjata Tajam

Rebutan Lapak Berjualan Minyak Goreng, Pria di OKU Dianiaya Sesama Pedagang Pakai Senjata Tajam

Regional
Pernah Ditahan Tanpa Status Hukum, Sopir Ekspedisi Jadi Tersangka Penggelapan Kopi Saset

Pernah Ditahan Tanpa Status Hukum, Sopir Ekspedisi Jadi Tersangka Penggelapan Kopi Saset

Regional
Kumpulkan Raja dan Lurah, Wali Kota Ambon Minta Warga Tidak Terpancing Provokasi

Kumpulkan Raja dan Lurah, Wali Kota Ambon Minta Warga Tidak Terpancing Provokasi

Regional
Minyak Goreng di Pasar Tradisional Kabupaten Semarang Sudah Dijual Rp 14.000

Minyak Goreng di Pasar Tradisional Kabupaten Semarang Sudah Dijual Rp 14.000

Regional
Polisi Tangkap Sopir dan Kernet Angkot yang Perkosa Penumpangnya dalam Mobil

Polisi Tangkap Sopir dan Kernet Angkot yang Perkosa Penumpangnya dalam Mobil

Regional
Dilaporkan sebagai Pelaku Asusila, Oknum Ketua RW di Nunukan Segera Dipecat

Dilaporkan sebagai Pelaku Asusila, Oknum Ketua RW di Nunukan Segera Dipecat

Regional
Rugikan Negara hingga Rp 1,3 Miliar, Seorang Makelar Tanah Ditangkap

Rugikan Negara hingga Rp 1,3 Miliar, Seorang Makelar Tanah Ditangkap

Regional
Tertangkap, 2 Jambret dan Motornya di Palembang Dibakar Massa

Tertangkap, 2 Jambret dan Motornya di Palembang Dibakar Massa

Regional
Kilas Balik Penerapan Parliamentary Threshold dalam Pelaksanaan Pemilu 2009 hingga 2019

Kilas Balik Penerapan Parliamentary Threshold dalam Pelaksanaan Pemilu 2009 hingga 2019

Regional
Gubernur Syamsuar: Riau Punya 426.579 Hektare Kebun Kelapa, Peluang Pengembangan Terbuka

Gubernur Syamsuar: Riau Punya 426.579 Hektare Kebun Kelapa, Peluang Pengembangan Terbuka

Regional
Kabur 2 Hari, Tahanan di NTB Ditemukan Sembunyi di Rumah Kakeknya

Kabur 2 Hari, Tahanan di NTB Ditemukan Sembunyi di Rumah Kakeknya

Regional
Kadin Perdagangan Kendal: Mulai Besok, Harga Minyak Goreng Harus Rp 14.000 Per Liter

Kadin Perdagangan Kendal: Mulai Besok, Harga Minyak Goreng Harus Rp 14.000 Per Liter

Regional
Kilas Balik Aturan Presidential Threshold dari Pilpres 2004 hingga 2019

Kilas Balik Aturan Presidential Threshold dari Pilpres 2004 hingga 2019

Regional
Pengungsi Rohingya Dapat Fasilitas Telepon untuk Melepas Kangen

Pengungsi Rohingya Dapat Fasilitas Telepon untuk Melepas Kangen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.