Kompas.com - 29/11/2021, 07:30 WIB
Kerusuhan terjadi di Desa Lasalimu Pantai, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Senin (22/11/2021) sekira pukul 19.30 Wita. Sebanyak 80 anggota polisi dikerahkan untuk mengamankan situasi kerusuhan di Kabupaten Buton, Sultra. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKEKerusuhan terjadi di Desa Lasalimu Pantai, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Senin (22/11/2021) sekira pukul 19.30 Wita. Sebanyak 80 anggota polisi dikerahkan untuk mengamankan situasi kerusuhan di Kabupaten Buton, Sultra.

BUTON, KOMPAS.com – Polres Buton menetapkan 13 orang sebagai tersangka pembakaran 2 rumah yang terjadi di Desa Lasalimu Pantai, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. 

Dari 13 orang pelaku, empat orang di antaranya tidak ditahan karena masih berusia di bawah umur. 

"Tim Reskrim kami telah melakukan penyelidikan dan kami sudah menigkatkan ke tahap penyidikan, dari 26 orang saksi yang kami ambil keterangan, kami naikkan 13 orang sebagai tersangka, dan 9 orang sudah dilakukan penahanan," kata Kapolres Buton, AKBP Gunarko, Senin (29/ 11/2021). 

Baca juga: Pascakerusuhan dan Pembakaran Kendaraan di Buton, 8 Warga Diamankan

Menurut Gunarko, kasus pembakaran dua rumah dan kendaraan hingga saat ini masih diselidiki, sehingga tidak menutup kemungkinan para tersangka masih bisa bertambah. 

Sementara itu, Kepala Desa Lasalimu Pantai yang diperiksa di Polres Buton, sampai saat ini masih dikenakan pajak wajib lapor. 

"Sejauh ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut, (kepala desa) kita kenakan lapor wajib, kita tunggu saja penyelidikan dari Reskrim," ujarnya. 

Saat ini, situasi di Desa Lasalimu Pantai masih tetap aman dan kondusif. Beberapa aparat keamanan melakukan penjagaan di desa tersebut. 

“Kami siagakan personel di sana untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, namun situasi di sana masih terkendali dan kondusif,” ucap Gunarko.  

Baca juga: Kerusuhan di Buton, 2 Rumah dan 6 Kendaraan Dibakar, Diduga karena Kades Kalah Sengketa Tanah

Sebelumnya, kerusuhan terjadi di Desa Lasalimu Pantai, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Senin (22/11/2021) sekitar pukul 19.30 Wita. 

80 anggota polisi dikerahkan untuk meredakan situasi di Kabupaten Buton, Sultra. 

Kerusuhan dipicu oleh kekalahan Kepala Desa Lasalimu dalam sengketa tanah di Pengadilan Negeri Pasarwajo, Kabupaten Buton.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tes DNA Buktikan Kakek dari Bayi di Sumsel Ini Ternyata Ayah Kandungnya

Tes DNA Buktikan Kakek dari Bayi di Sumsel Ini Ternyata Ayah Kandungnya

Regional
Tahanan Tewas di Penjara, Kompolnas Desak Polisi Pakai Kamera di Badan dan Ruang Interogasi

Tahanan Tewas di Penjara, Kompolnas Desak Polisi Pakai Kamera di Badan dan Ruang Interogasi

Regional
Hari Ini, 5.000 Pegawai Perhutani se-Jawa Demo di Kantor Kementerian LHK Jakarta

Hari Ini, 5.000 Pegawai Perhutani se-Jawa Demo di Kantor Kementerian LHK Jakarta

Regional
Teror Busur di Kendari Masih Terjadi, Polisi Razia Kendaraan

Teror Busur di Kendari Masih Terjadi, Polisi Razia Kendaraan

Regional
Dalam 4 Bulan, Angka Kematian Bayi di Dompu Capai 18 Kasus

Dalam 4 Bulan, Angka Kematian Bayi di Dompu Capai 18 Kasus

Regional
Anggota DPRD Simalungun Sumut Sidak, Temukan Elpiji Terindikasi Oplosan

Anggota DPRD Simalungun Sumut Sidak, Temukan Elpiji Terindikasi Oplosan

Regional
Bakar Sejumlah Dokumen Saat KPK Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Pejabat Ini Dibawa ke Markas Brimob

Bakar Sejumlah Dokumen Saat KPK Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Pejabat Ini Dibawa ke Markas Brimob

Regional
Detik-detik Bus Berpenumpang 32 Orang Terjun ke Jurang 50 Meter di Jalur Tanjakan Mayit, Lampung

Detik-detik Bus Berpenumpang 32 Orang Terjun ke Jurang 50 Meter di Jalur Tanjakan Mayit, Lampung

Regional
Cerita Penumpang KM Sirimau yang Kandas di Perairan Lembata, Awalnya Dikira Gempa

Cerita Penumpang KM Sirimau yang Kandas di Perairan Lembata, Awalnya Dikira Gempa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sopir Kecelakaan Maut di Tol Mojokerto Positif Narkoba | Remaja 18 Tahun Tewas Usai Ditangkap Polisi

[POPULER NUSANTARA] Sopir Kecelakaan Maut di Tol Mojokerto Positif Narkoba | Remaja 18 Tahun Tewas Usai Ditangkap Polisi

Regional
Diduga Rem Blong, Bus Terjun ke Jurang Sedalam 50 Meter di Lampung, 1 Penumpang Tewas

Diduga Rem Blong, Bus Terjun ke Jurang Sedalam 50 Meter di Lampung, 1 Penumpang Tewas

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 18 Mei 2022, Pagi Cerah, Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 18 Mei 2022, Pagi Cerah, Sore Hujan Petir

Regional
Balita 1,5 Tahun di Pemalang Hilang Saat Ditinggal Ibunya ke Dapur, Begini Kronologinya

Balita 1,5 Tahun di Pemalang Hilang Saat Ditinggal Ibunya ke Dapur, Begini Kronologinya

Regional
4 SMA Terbaik di Jambi Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

4 SMA Terbaik di Jambi Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Mengapa Makassar Disebut Kota Daeng?

Mengapa Makassar Disebut Kota Daeng?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.