Tersambar Petir di Gubuk Tempatnya Berteduh, ODGJ Ini Ditemukan Tewas Terduduk

Kompas.com - 28/11/2021, 20:07 WIB
Ilustrasi petir saat badai. Kilat adalah nyala cahaya yang menyertai proses terjadinya petir. Saat hujan deras atau lebat, petir dan kilat sering muncul dan menyambar pohon atau gedung-gedung pencakar langit. SHUTTERSTOCK/John D SirlinIlustrasi petir saat badai. Kilat adalah nyala cahaya yang menyertai proses terjadinya petir. Saat hujan deras atau lebat, petir dan kilat sering muncul dan menyambar pohon atau gedung-gedung pencakar langit.

KOMPAS.com - Seorang warga Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu tewas tersambar petir saat berteduh di sebuah gubuk.

Korban bernama Salimah (46) yang diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Kapolsek Terisi, Iptu Hendro Ruhanda melalui Kanit Reskrim Polsek Terisi Bripka Wahyudin membenarkan kejadian tersebut. 

Baca juga: Kronologi 2 Pelajar Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk, 1 Tewas

Awalnya, Salimah tengah duduk berteduh di sebuah gubuk di sawah yang tidak jauh dari kediamannya saat hujan deras turun pada Sabtu (27/11/2021) sekitar pukul 16.00 WIB kemarin.

Sambaran petir tersebut mengarah ke gubuk tempat ia berteduh hingga mengakibatkannya meninggal dunia di lokasi.

"Meninggal dunia karena tersambar petir saat berteduh di gubuk sawah," ujar Wahyudin seperti dilansir dari Tribuncirebon.com, Minggu (28/11/2021).

Baca juga: Berteduh di Gubuk Saat Hujan, Dua Pelajar di Sumut Tersambar Petir

Korban ditemukan terduduk dengan luka di telinga

Dari keterangan sejumlah saksi kepada polisi, awalnya terdengar suara petir yang keras dari arah gubuk tengah sawah tempat korban berteduh.

Warga kemudian mengecek lokasi kejadian. Warga kemudian menemukan korban sudah dalam keadaan terduduk di atas tanah dan tidak bernyawa.

Baca juga: Hendak Berteduh Usai Peringatkan Truk Menjauh dari Sungai, Penambang Pasir Tewas Tersambar Petir

Warga pun segera melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Polisi langsung meninjau tempat kejadian perkara didampingi pihak puskesmas.

Bripka Wahyudin melanjutkan, dari hasil pemeriksaan tim medis, korban mengalami luka bakar di samping telinga sebelah kanan, serta adanya benjolan di samping sebelah kanan.

Baca juga: Anggota TNI dan Seorang Warga di Gowa Tewas Tersambar Petir, Saksi Mata: Ledakannya Keras Sekali...

"Karena korban adalah ODGJ, maka atas kesepakatan dari pihak keluarga, akhirnya korban langsung dibawa ke rumah untuk dibersihkan dan dimakamkan," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul ODGJ di Indramayu Mati Disambar Petir saat Tinggal Sendiri di Gubug di Tengah Sawah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rebutan Lapak Berjualan Minyak Goreng, Pria di OKU Dianiaya Sesama Pedagang Pakai Senjata Tajam

Rebutan Lapak Berjualan Minyak Goreng, Pria di OKU Dianiaya Sesama Pedagang Pakai Senjata Tajam

Regional
Pernah Ditahan Tanpa Status Hukum, Sopir Ekspedisi Jadi Tersangka Penggelapan Kopi Saset

Pernah Ditahan Tanpa Status Hukum, Sopir Ekspedisi Jadi Tersangka Penggelapan Kopi Saset

Regional
Kumpulkan Raja dan Lurah, Wali Kota Ambon Minta Warga Tidak Terpancing Provokasi

Kumpulkan Raja dan Lurah, Wali Kota Ambon Minta Warga Tidak Terpancing Provokasi

Regional
Minyak Goreng di Pasar Tradisional Kabupaten Semarang Sudah Dijual Rp 14.000

Minyak Goreng di Pasar Tradisional Kabupaten Semarang Sudah Dijual Rp 14.000

Regional
Polisi Tangkap Sopir dan Kernet Angkot yang Perkosa Penumpangnya dalam Mobil

Polisi Tangkap Sopir dan Kernet Angkot yang Perkosa Penumpangnya dalam Mobil

Regional
Dilaporkan sebagai Pelaku Asusila, Oknum Ketua RW di Nunukan Segera Dipecat

Dilaporkan sebagai Pelaku Asusila, Oknum Ketua RW di Nunukan Segera Dipecat

Regional
Rugikan Negara hingga Rp 1,3 Miliar, Seorang Makelar Tanah Ditangkap

Rugikan Negara hingga Rp 1,3 Miliar, Seorang Makelar Tanah Ditangkap

Regional
Tertangkap, 2 Jambret dan Motornya di Palembang Dibakar Massa

Tertangkap, 2 Jambret dan Motornya di Palembang Dibakar Massa

Regional
Kilas Balik Penerapan Parliamentary Threshold dalam Pelaksanaan Pemilu 2009 hingga 2019

Kilas Balik Penerapan Parliamentary Threshold dalam Pelaksanaan Pemilu 2009 hingga 2019

Regional
Gubernur Syamsuar: Riau Punya 426.579 Hektare Kebun Kelapa, Peluang Pengembangan Terbuka

Gubernur Syamsuar: Riau Punya 426.579 Hektare Kebun Kelapa, Peluang Pengembangan Terbuka

Regional
Kabur 2 Hari, Tahanan di NTB Ditemukan Sembunyi di Rumah Kakeknya

Kabur 2 Hari, Tahanan di NTB Ditemukan Sembunyi di Rumah Kakeknya

Regional
Kadin Perdagangan Kendal: Mulai Besok, Harga Minyak Goreng Harus Rp 14.000 Per Liter

Kadin Perdagangan Kendal: Mulai Besok, Harga Minyak Goreng Harus Rp 14.000 Per Liter

Regional
Kilas Balik Aturan Presidential Threshold dari Pilpres 2004 hingga 2019

Kilas Balik Aturan Presidential Threshold dari Pilpres 2004 hingga 2019

Regional
Pengungsi Rohingya Dapat Fasilitas Telepon untuk Melepas Kangen

Pengungsi Rohingya Dapat Fasilitas Telepon untuk Melepas Kangen

Regional
Dugaan Pungli di Pasar Randublatung Blora Diusut Polisi, Tiap Pedagang Diminta Rp 50 Juta

Dugaan Pungli di Pasar Randublatung Blora Diusut Polisi, Tiap Pedagang Diminta Rp 50 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.