Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/11/2021, 10:37 WIB
Dwi NH,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menjalin kerja sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korea Selatan (Korsel).

Kerja sama tersebut meliputi tiga bidang, yaitu ekonomi, pembangunan berkelanjutan atau sustainable development, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

"Semoga bisa mendongkrak potensi ekonomi di Jabar, sehingga momentum untuk menjaga optimisme pemulihan ekonomi pada 2022 tetap terjaga," ucap pria yang akrab disapa Kang Emil itu dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (26/11/2021).

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Jabar-Chungcheongnam secara virtual di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Ekonomi Jabar Diprediksi Meningkat pada 2021-2022 bila...

Dalam kesempatan itu, Kang Emil menjelaskan bahwa latar belakang penandatanganan MoU itu didasarkan pada kerja sama yang sudah dijalin antara Indonesia dan Korsel.

Terlebih, sebut dia, Jabar dan Chungcheongnam juga memiliki kesamaan, yakni sama-sama memiliki potensi di bidang pariwisata hingga industri kreatif.

"Penandatanganan MoU dengan Provinsi Chungcheongnam ini merupakan kerja sama yang sifatnya sudah lebih tinggi. Perlu diketahui, Chungcheongnam adalah Jabarnya Korsel karena menonjol dari segi ekonomi kreatif, industri hingga Korean Pop (K-pop)," ucap Kang Emil.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Dodit Ardian Pancapana mengatakan, kerja sama tersebut membuka peluang bagi Korsel untuk berinvestasi di Jabar.

Baca juga: Dongkrak Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Traveloka Kembali Hadirkan Epic Sale 2021

Seperti diketahui, Korsel merupakan salah satu negara dengan investasi yang cukup besar di Indonesia, termasuk Jabar.

Selain investasi, menurut Dodit, kerja sama antara Jabar-Chungcheongnam juga bisa menjadi wadah untuk saling belajar dalam pengembangan industri kreatif. Kerja sama ini pun diharapkan menjadi jembatan untuk pengembangan SDM di Jabar.

"Ada tiga sektor dalam kerja sama ini. Pertama ekonomi, lalu pembangunan berkelanjutan, dan terakhir pembangunan SDM," kata Dodit.

Khusus pengembangan SDM, lanjut dia, Provinsi Chungcheongnam sendiri sudah memiliki Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) khusus K-pop. Sekolah ini juga sejalan dengan upaya Pemprov Jabar untuk mendorong program vokasi di wilayahnya.

Baca juga: Jawab Kebutuhan SDM Berkualitas Global, Kalbis Institute Luncurkan Program Triple Degree

"Chungcheongnam termasuk provinsi yang paling kreatif. Tadi disebutkan mereka punya SMK khusus untuk seni K-pop. Begitu pula pak Gubernur Ridwan Kamil sangat mendukung program edukasi vokasi," ucap Dodit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com