Kompas.com - 25/11/2021, 12:51 WIB
Jalan Desa Riso di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang ditutup setelah salah satu calon kepala desa kalah dalam pemilihan. KOMPAS.com/JUNAEDIJalan Desa Riso di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang ditutup setelah salah satu calon kepala desa kalah dalam pemilihan.

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Jalan menuju Desa Riso, Kecamatan Tapango, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ditutup sejumlah orang sejak pertengahan November 2021.

Penutupan jalan ini merupakan imbas kalahnya salah satu calon dalam Pemilihan Kepala Desa Serentak.

Massa pendukung calon yang kalah menutup jalan dengan ranting pohon dan bambu sehingga kendaraan tidak bisa melintas. 

Baca juga: Kisah Mantan Kades yang Cabuti Puluhan Tiang Penerangan Jalan Setelah Tak Lagi Menjabat

Penutup jalan mengeklaim jalur itu menggunakan tanah milik mereka yang dihibahkan untuk menghubungkan kedua dusun.

Akibatnya, warga Dusun Tondopata dan Rombo-rombo di Desa Riso harus berjalan kaki sejauh 3 kilometer setiap kali ingin keluar dari desanya.

“Saya terpaksa jalan kaki ke rumah karena motor tidak bisa tembus karena dipalang warga, tapi saya tidak tahu apa alasannya dipalang,” kata Sapiana, warga Dusun Rombo-rombo, Kamis (25/11/2021).

Jalan Desa Riso di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang ditutup setelah salah satu calon kepala desa kalah dalam pemilihan.KOMPAS.COM/JUNAEDI Jalan Desa Riso di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang ditutup setelah salah satu calon kepala desa kalah dalam pemilihan.

Penutupan jalan juga membuat petani di dua dusun itu tidak bisa menjual hasil panennya.

Sekretaris Camat Tapango Arifin membenarkan adanya penutupan jalan yang terkait dengan masalah Pilkades.

"Masalahnya sudah dimediasi, kita tunggu nantinya agar jalan bisa segera dibuka dan dilalui warga," kata Arifin.

Baca juga: Diduga Korupsi Dana Desa Senilai Rp 1,4 Miliar, Mantan Kades Terancam 20 Tahun Penjara

Menurut Arifin, penutupan jalan tersebut telah berdampak kepada 100 kepala keluarga.

Sebagai informasi, Pemilihan Kepala Desa Riso diikuti tiga calon, yaitu Onang (mantan sekretaris desa), Acong Jufri (calon inkumben), dan Samad (tokoh pemuda).

Pemilihan yang berlangsung pada 18 November 2021 memenangkan Onang.

Jalan Desa Riso di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang ditutup setelah salah satu calon kepala desa kalah dalam pemilihan.KOMPAS.COM/JUNAEDI Jalan Desa Riso di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang ditutup setelah salah satu calon kepala desa kalah dalam pemilihan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Lama Jadi Pilot Project Bebas Kabel Udara Pertama di Semarang

Kota Lama Jadi Pilot Project Bebas Kabel Udara Pertama di Semarang

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Mei 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 Mei 2022

Regional
Tanah SDN Margahayu Digugat, Ahli Waris dan Dinas Pendidikan Pemkot Bandung Klaim Punya Bukti Kepemilikan Tanah

Tanah SDN Margahayu Digugat, Ahli Waris dan Dinas Pendidikan Pemkot Bandung Klaim Punya Bukti Kepemilikan Tanah

Regional
Pengakuan Sopir Mobil Pemadam Kebakaran yang Tabrak Pengendara Motor hingga Tewas: Tidak Bisa Ngerem Lagi

Pengakuan Sopir Mobil Pemadam Kebakaran yang Tabrak Pengendara Motor hingga Tewas: Tidak Bisa Ngerem Lagi

Regional
Pria di Jepara Tewas dengan Luka Mengenaskan, Polisi: Bukan Tawuran, Murni Pengeroyokan

Pria di Jepara Tewas dengan Luka Mengenaskan, Polisi: Bukan Tawuran, Murni Pengeroyokan

Regional
125 Warga Rohingya di Aceh Dipindahkan ke Riau

125 Warga Rohingya di Aceh Dipindahkan ke Riau

Regional
Sempat Ditahan di Lanud Hang Nadim, Pesawat Sipil Asing Lanjutkan Penerbangan

Sempat Ditahan di Lanud Hang Nadim, Pesawat Sipil Asing Lanjutkan Penerbangan

Regional
Beda dengan Jokowi, Gibran Minta Masyarakat Jangan Buru-buru Lepas Masker

Beda dengan Jokowi, Gibran Minta Masyarakat Jangan Buru-buru Lepas Masker

Regional
Wali Kota Semarang Perbolehkan Warga Lepas Masker di Ruang Terbuka, asalkan...

Wali Kota Semarang Perbolehkan Warga Lepas Masker di Ruang Terbuka, asalkan...

Regional
Kasus PMK Ditemukan, Pasar Ternak di Padang Pariaman Ditutup

Kasus PMK Ditemukan, Pasar Ternak di Padang Pariaman Ditutup

Regional
Rambah Dunia Metaverse, RSUD Kardinah Kota Tegal Rilis Kardinah Tegal Verse

Rambah Dunia Metaverse, RSUD Kardinah Kota Tegal Rilis Kardinah Tegal Verse

Regional
Limbah Misterius Muncul Lagi di Teluk Bima NTB

Limbah Misterius Muncul Lagi di Teluk Bima NTB

Regional
Aturan Pakai Masker Dilonggarkan, Ganjar Minta Warganya Sadar Lindungi Diri

Aturan Pakai Masker Dilonggarkan, Ganjar Minta Warganya Sadar Lindungi Diri

Regional
Ada Wabah PMK, Penjual Bakso dan Mi Ayam di Semarang Mengeluh Pelanggan Turun

Ada Wabah PMK, Penjual Bakso dan Mi Ayam di Semarang Mengeluh Pelanggan Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.