Cerita Rohadi, Vampir Jadi-jadian di Jember yang Melompat-lompat di Jalan Rusak

Kompas.com - 25/11/2021, 10:44 WIB

JEMBER, KOMPAS.com – Rohadi, warga Dusun Mandigu Desa Sidodadi Kecamatan Tempurejo memiliki cara unik untuk memprotes kondisi jalan yang rusak parah.

Dia memakai kostum vampir dan meloncat-loncat di antara jalan berlubang.

Adapun jalan tersebut ialah Jalan Kota Blater, Dusun Krajan, Desa Ambulu atau di sekitar Taman Makam Pahlawan.

Baca juga: Dosen RH, Terdakwa Kasus Pencabulan di Jember Divonis 6 Tahun Penjara

Rohadi kesal dengan kondisi jalan yang tak pernah diperbaiki

Tak hanya Rohadi, sejumlah warga juga kesal karena sering melewati jalanan rusak itu.

“Di sana kalau mau lewat kayak lompat-lompat, karena banyak lubangnya,” kata dia pada Kompas.com via telepon, Kamis (25/11/2021).

Bikin terlambat

Menurut dia, banyak warga yang melewati jalan tersebut untuk berbagai kepentingan.

Seperti warga yang hendak belanja ke pasar tradisional Ambulu dan pelajar yang akan pergi ke sekolah.

“Saudara saya yang sekolah juga mengeluh karena selalu terlambat datang akibat jalan rusak,” tambah dia.

Baca juga: Truk Pengangkut Aspal Terguling ke Rumah Warga Jember, Penghuni Trauma dan Ketakutan

Rohadi mengaku, biasanya perjalanan bisa ditempuh selama 30 menit jika kondisi jalan normal.

Namun karena rusak, perjalanan pun bisa menyita waktu sampai satu jam.

“Jalannya memang rusak parah, apalagi kalau hujan, rata dengan air tapi berlubang,” ungkap dia.

Baca juga: Pilkades Serentak di Jember Digelar 25 November, Begini Teknis Pelaksanaannya

Kondisi jalan rusak itu, kata dia, diperkirakan sudah terjadi selama dua tahun.

Namun sampai sekarang, tak kunjung diperbaiki.

“Jalan kaki saja susah, apalagi pakai sepeda motor. Lubangnya sangat dalam,” tambah dia.

Akhirnya, Rohadi memiliki ide untuk memprotes jalan tersebut dengan memakai kostum vampir dan melompat-lompat di jalan yang rusak.

“Ide pakai (kostum) vampir, saya cari jalan yang tidak ada lubangnya, akhirnya lompat-lompat,” jelas dia.

Harapannya, jalan di kawasan tersebut segera diperbaiki oleh pemerintah.

“Harapan kami pemerintah cepat dan tanggap untuk dibetulkan, kasihan sama pengguna jalan juga banyak yang kecelakaan,” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ribuan Karung Pasir Digunakan untuk Tutup Tanggul Jebol di Pelabuhan Semarang

Ribuan Karung Pasir Digunakan untuk Tutup Tanggul Jebol di Pelabuhan Semarang

Regional
Dikeruk Perusahaan Tambang, Jalan Provinsi Bengkulu yang Rusak Belum Bisa Diperbaiki

Dikeruk Perusahaan Tambang, Jalan Provinsi Bengkulu yang Rusak Belum Bisa Diperbaiki

Regional
Akibat Percikan Api, Tempat Perakitan Bus Karoseri Laksana Terbakar

Akibat Percikan Api, Tempat Perakitan Bus Karoseri Laksana Terbakar

Regional
Tak Kunjung Dapat Pesangon, Puluhan Mantan Karyawan Hotel Sandjaja Palembang Datangi Polda Sumsel

Tak Kunjung Dapat Pesangon, Puluhan Mantan Karyawan Hotel Sandjaja Palembang Datangi Polda Sumsel

Regional
Napi Sering Upload Status di Medsos, Kalapas Nunukan Bangun Wartelsuspas

Napi Sering Upload Status di Medsos, Kalapas Nunukan Bangun Wartelsuspas

Regional
Viral Sopir Truk Tak Terima Ditilang karena Melaju Lambat di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai: Bos Saya Juga Polisi

Viral Sopir Truk Tak Terima Ditilang karena Melaju Lambat di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai: Bos Saya Juga Polisi

Regional
Napi di Tanjungpinang Kendalikan Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas Pakai Ponsel Pribadi

Napi di Tanjungpinang Kendalikan Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas Pakai Ponsel Pribadi

Regional
Ambrol Sejak 2021, Atap SD di Kebumen Tak Kunjung Diperbaiki

Ambrol Sejak 2021, Atap SD di Kebumen Tak Kunjung Diperbaiki

Regional
9 Warga NTB Korban Selamat Kapal Tenggelam di Perairan Johor Dipulangkan

9 Warga NTB Korban Selamat Kapal Tenggelam di Perairan Johor Dipulangkan

Regional
Mantan Bupati Buru Ditetapkan sebagai Tersangka Sehari Setelah Lepas Jabatan

Mantan Bupati Buru Ditetapkan sebagai Tersangka Sehari Setelah Lepas Jabatan

Regional
Ditemukan Mortir Seberat Setengah Ton di Kaltara, jika Meledak, Radiusnya hingga 5 Km

Ditemukan Mortir Seberat Setengah Ton di Kaltara, jika Meledak, Radiusnya hingga 5 Km

Regional
Korban Tewas Diduga akibat Miras Ilegal Bertambah Jadi 5 Orang, Keluarga Geruduk Kantor DPRD Sorong

Korban Tewas Diduga akibat Miras Ilegal Bertambah Jadi 5 Orang, Keluarga Geruduk Kantor DPRD Sorong

Regional
Ini Bocoran Baju Pernikahan Adik Presiden Jokowi dengan Ketua MK

Ini Bocoran Baju Pernikahan Adik Presiden Jokowi dengan Ketua MK

Regional
Ribuan Ayam Broiler di Bandung Barat Hangus, Pemilik Rugi Rp 100 Juta

Ribuan Ayam Broiler di Bandung Barat Hangus, Pemilik Rugi Rp 100 Juta

Regional
Mortir Seberat 500 Kg Ditemukan di Tarakan, Diduga Peninggalan Perang Dunia II, Kini Dievakusi Gegana

Mortir Seberat 500 Kg Ditemukan di Tarakan, Diduga Peninggalan Perang Dunia II, Kini Dievakusi Gegana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.