Kompas.com - 25/11/2021, 08:58 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Jaksa Kejaksaan Negeri Aceh Timur membacakan surat tuntutan terhadap lima terdakwa pembunuhan gajah sumatera yang ditemukan tanpa kepala.

Masing-masing terdakwa dituntut hukuman 54 bulan atau 4,5 tahun penjara.

Seperti dikutip dari Antara, surat tuntutan dibacakan jaksa Harry Arfhan dan M Iqbal Zakwan pada persidangan di Pengadilan Negeri Idi, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Kasus Pembunuhan Gajah di Aceh, 5 Terdakwa Jalani Sidang Perdana

Sidang berlangsung secara virtual atau telekonferensi dengan majelis hakim yang dipimpin Apriyanti, serta didampingi hakim anggota Ike Ari Kesuma dan Zaky Anwar.

Adapun kelima terdakwa yakni, Rinaldi Antonius bin A Karim Burhan, Jainal alias Zainon alias Dekgam bin Yunus, Soni bin Sanusi, Jeffri Zulkarnaen bin Fauzi Umar Badib, serta Edy Murdani bin Mahmud.

Kelima terdakwa mengikuti persidangan dari Lembaga Pemasyarakatan Idi, tempat mereka ditahan.

Baca juga: Bayi Gajah yang Terluka akibat Jerat Akhirnya Mati

Selain pidana penjara, jaksa juga menuntut para terdakwa membayar denda masing-masing Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Jaksa menilai, para terdakwa terbukti bersalah secara meyakinkan melanggar Pasal 21 ayat 2 huruf a Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Usai mendengarkan tuntutan jaksa, para terdakwa melalui penasihat hukumnya menyatakan akan mengajukan nota pembelaan secara tertulis.

Baca juga: Seekor Gajah Masuk Kebun Warga, Ternyata Sakit dan Butuh Pertolongan

Majelis hakim akan melanjutkan persidangan pada 1 Desember 2021.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cari Guru Korban Laka Maut Bus di Tasikmalaya, Petugas Sisir Sungai Citanduy

Cari Guru Korban Laka Maut Bus di Tasikmalaya, Petugas Sisir Sungai Citanduy

Regional
Ibu dan Anak di Poso Ditemukan Tewas di Rumah, Diduga Korban Penganiayaan

Ibu dan Anak di Poso Ditemukan Tewas di Rumah, Diduga Korban Penganiayaan

Regional
Bus Cikarang-Rangkasbitung Terguling di Lebak, Lima Orang Terluka

Bus Cikarang-Rangkasbitung Terguling di Lebak, Lima Orang Terluka

Regional
Relawan Zero Waste, Garda Terdepan Kebersihan MXGP Samota

Relawan Zero Waste, Garda Terdepan Kebersihan MXGP Samota

Regional
Pengamat Minta Polisi Periksa Urine Sopir Bus yang Mengalami Kecelakaan Masuk ke Jurang di Tasikmalaya

Pengamat Minta Polisi Periksa Urine Sopir Bus yang Mengalami Kecelakaan Masuk ke Jurang di Tasikmalaya

Regional
Kemendagri Perkirakan 206 Juta Penduduk Indonesia Akan Ikut Pemilu 2024

Kemendagri Perkirakan 206 Juta Penduduk Indonesia Akan Ikut Pemilu 2024

Regional
Aktivitas Tambang Picu Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bangka Belitung

Aktivitas Tambang Picu Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bangka Belitung

Regional
Jarang Bergaul, Pria di Buru Ditemukan Tewas di Kamar, Diduga Bunuh Diri

Jarang Bergaul, Pria di Buru Ditemukan Tewas di Kamar, Diduga Bunuh Diri

Regional
Pengemis Marah Tak Diberi Uang, Pengamat Sebut Bisa Dipidanakan

Pengemis Marah Tak Diberi Uang, Pengamat Sebut Bisa Dipidanakan

Regional
Cerita Penggemar MXGP Samota, Rela Naik Bukit hingga Dirikan Tenda demi Nonton Tim Gajser dan Prado

Cerita Penggemar MXGP Samota, Rela Naik Bukit hingga Dirikan Tenda demi Nonton Tim Gajser dan Prado

Regional
5 Ton Pertalite di Malinau Ludes Terbakar, Seorang Pemadam Kebakaran Sempat Pingsan Saat Jinakkan Api

5 Ton Pertalite di Malinau Ludes Terbakar, Seorang Pemadam Kebakaran Sempat Pingsan Saat Jinakkan Api

Regional
Warga Terganggu, Pengunjung Holywings Palembang Dibubarkan Polisi

Warga Terganggu, Pengunjung Holywings Palembang Dibubarkan Polisi

Regional
Ga Pernah Kapok, 3 Kali Ditangkap 3 Kali Ditembak, Residivis Ini Mencuri Lagi 2 Minggu Setelah Bebas Penjara

Ga Pernah Kapok, 3 Kali Ditangkap 3 Kali Ditembak, Residivis Ini Mencuri Lagi 2 Minggu Setelah Bebas Penjara

Regional
Sandiaga Uno: MXGP Samota Masuk Kalender Even Nasional dan Internasional

Sandiaga Uno: MXGP Samota Masuk Kalender Even Nasional dan Internasional

Regional
5 PTN di Jawa Tengah yang Buka Jalur Mandiri, Bisa Pakai Nilai UTBK SBMPTN 2022

5 PTN di Jawa Tengah yang Buka Jalur Mandiri, Bisa Pakai Nilai UTBK SBMPTN 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.