Kasus Sengketa Lahan Berujung Blokade Jalan, Danlanud Pattimura: Ada yang Provokasi Warga

Kompas.com - 24/11/2021, 18:00 WIB
Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnr Andreas Ardianto Dhewo KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKomandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnr Andreas Ardianto Dhewo

AMBON,KOMPAS.com - Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Pattimura Ambon angkat bicara soal kasus sengketa lahan antara pihak TNI AU dengan warga Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon yang berujung aksi blokade jalan menuju Bandara Internasional Pattimura, Rabu (24/11/2021).

Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnr Andreas Ardianto Dhewo mengatakan, aksi blokade jalan itu dilakukan karena warga terhasut oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab dan memiliki kepentingan tertentu.

Andreas menuturkan, ada oknum yang sengaja memprovokasi warga bahwa pihak Lanud mendata di semua area untuk mengambil alih lahan tersebut.

Baca juga: Kasus Sengketa Lahan, Warga di Ambon Blokade Jalan Menuju Bandara Pattimura

"Ada oknum-oknum yang punya kepentingan politik itu memprovokasi warga bahwa Lanud melakukan pendataan dan meminta surat pernyataan di semua area," kata Andreas kepada wartawan di Lanud Pattimura, Rabu.

"Padahal yang kita lakukan hanya di area kita di Kampung Pisang. Hanya di sertifikat milik kita dan yang bukan sertifikat tidak ada urusan, termasuk Wailawa,” imbuhnya.

Ia juga membantah ada intimidasi dari pihak TNI AU saat berada di lokasi tersebut.

“Tidak demikian dan tidak ada intimidasi. Itu tadi kita latihan Danmars dan itu SOP di mana latihan yang dilakukan memang harus memegang senjata. Jadi selain latihan kita amati situasi lingkungan kita,” ungkapnya.

Baca juga: Warga Ambon Blokade Jalan ke Bandara Pattimura, 2 Penerbangan Tertunda

Lahan milik TNI AU

Andreas menjelaskan, lahan yang disengketakan itu merupakan milik TNI AU.

Menurut Andreas, sekitar 50 kepala keluarga yang menempati lahan tersebut hanya diizinkan tinggal dan bukan menempati selamanya, apalagi menjual ke orang lain karena telah bersertifikat.

“Sesuai data hanya 22 KK di area Wailawa dan 22 KK di area Kampung Pisang. Bukan 250-an KK yang digemborkan oknum-oknum tertentu,” jelasnya. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curi Uang Rp 10 Juta Milik Tetangga, 4 Ibu-ibu di Bima Ditangkap

Curi Uang Rp 10 Juta Milik Tetangga, 4 Ibu-ibu di Bima Ditangkap

Regional
Ganjar Ajak Perajin Alat Musik Nonton Dream Theater di Solo

Ganjar Ajak Perajin Alat Musik Nonton Dream Theater di Solo

Regional
Beredar Hoaks Bakso 21 Pontianak Mengandung Babi, Pemilik Lapor Polisi

Beredar Hoaks Bakso 21 Pontianak Mengandung Babi, Pemilik Lapor Polisi

Regional
758 Personel Gabungan Diterjunkan Jaga Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK

758 Personel Gabungan Diterjunkan Jaga Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK

Regional
'Handphone' Ditemukan di Ruangan Napi Lapas, Kemenkumham Riau Bakal Sanksi Petugas yang Melanggar

"Handphone" Ditemukan di Ruangan Napi Lapas, Kemenkumham Riau Bakal Sanksi Petugas yang Melanggar

Regional
Terdampak Limbah Bauksit, Puluhan Pohon Sawit di Ketapang Kalbar Terancam Mati

Terdampak Limbah Bauksit, Puluhan Pohon Sawit di Ketapang Kalbar Terancam Mati

Regional
120 Anggota Damkar di Bengkulu Mogok karena Honor Tak Dibayar, Rumah dan Kendaraan Warga Dilalap Api

120 Anggota Damkar di Bengkulu Mogok karena Honor Tak Dibayar, Rumah dan Kendaraan Warga Dilalap Api

Regional
Berniat Melerai, Tukul Malah Tertembak 'Airsoft Gun' saat Polisi Anggota Polda Jateng Adu Mulut dengan Keluarganya Sendiri

Berniat Melerai, Tukul Malah Tertembak "Airsoft Gun" saat Polisi Anggota Polda Jateng Adu Mulut dengan Keluarganya Sendiri

Regional
Nasib Pemadam Kebakaran di Bengkulu, Bekerja Bertaruh Nyawa, tapi Merana Honor 5 Bulan Tak Diterima, Utang Sana Sini

Nasib Pemadam Kebakaran di Bengkulu, Bekerja Bertaruh Nyawa, tapi Merana Honor 5 Bulan Tak Diterima, Utang Sana Sini

Regional
Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Kembali Buka Rute ke Malaysia, Penumpang Membeludak

Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Kembali Buka Rute ke Malaysia, Penumpang Membeludak

Regional
Ancam Sebar Video Call Seks, Transpuan di Lombok Timur Ditangkap

Ancam Sebar Video Call Seks, Transpuan di Lombok Timur Ditangkap

Regional
Ada Wabah PMK, Dispertan Sukoharjo Jamin Ketersediaan Hewan Kurban Idul Adha

Ada Wabah PMK, Dispertan Sukoharjo Jamin Ketersediaan Hewan Kurban Idul Adha

Regional
KM Sirimau Kembali Berlayar, Penumpang: Senang Sekali Akhirnya Bisa Pulang...

KM Sirimau Kembali Berlayar, Penumpang: Senang Sekali Akhirnya Bisa Pulang...

Regional
Saat Bupati Blora Semprot Kandang dan Sapi Milik Peternak Guna Waspadai PMK...

Saat Bupati Blora Semprot Kandang dan Sapi Milik Peternak Guna Waspadai PMK...

Regional
5 Bulan Tak Gajian, 120 Damkar dan Satpol PP Lebong Bengkulu Sambung Hidup dengan Berutang

5 Bulan Tak Gajian, 120 Damkar dan Satpol PP Lebong Bengkulu Sambung Hidup dengan Berutang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.