Truk Pengangkut Aspal Terguling ke Rumah Warga Jember, Penghuni Trauma dan Ketakutan

Kompas.com - 24/11/2021, 17:53 WIB

JEMBER, KOMPAS.com - Truk pengangkut aspal hotmix terguling ke rumah warga di RT 6 RW 10 Dusun Gumitir, Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Jember, Jawa Timur..

Akibatnya, aspal tumpah ke teras hingga halaman rumah warga. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu.

Namun pemilik rumah dan keluarganya masih mengalami trauma.

Baca juga: Pilkades Serentak di Jember, Ini Titik Rawan Konflik dan Penyebabnya

Kronologi

Rickhardoh H Tumanggor, pemilik rumah yang menjadi korban truk terguling menjelaskan, kecelakaan itu terjadi saat truk hendak mengirim aspal ke desa sebelah, yakni Desa Arjasa, Senin (22/11/2021).

Di jalan, truk tersebut berpapasan dengan sepeda motor.

"Akhirnya kesulitan lewat dan banting setir ke kiri," kata dia pada Kompas.com via telepon Rabu (24/11/2021).

Saat membanting setir, truk terguling dan jatuh ke tebing yang di bawahnya terdapat rumah warga.

Rickhardoh mengatakan, saat aspal tumpah ke teras dan halaman, istri, anak dan mertuanya sedang berada di dalam rumah.

Beruntung, ketika kecelakaan itu terjadi, penghuni rumah langsung keluar sehingga tidak ada korban jiwa.

"Waktu itu di rumah juga ada teman-teman yang melihat kondisi longsor di sebelah rumah saya," ucap dia.

Baca juga: 59 Desa di Jember Gelar Pilkades di Tengah PPKM Level 3, Bupati: Usai Nyoblos, Langsung Pulang

 

Tiga sepeda motor milik warga tersebut juga terkena muatan aspal dan mengalami kerusakan ringan.

"Untung keluarga saya selamat semua," ujar dia.

Tak hanya itu, aspal hotmix yang tumpah sulit dibersihkan.

Proses pembersihan aspal mengalami kesulitan karena kondisi rumah di bawah tebing dan aspal telah mengeras.

"Untuk truk sudah dievakuasi, infonya truk ini milik Aspal Mixing Plane (AMP) Banyuwangi," ujar dia.

Baca juga: Cerita Juhairiyah, Penjual Bakso yang Gratiskan Makanan bagi Peserta Vaksin di Jember

Alami trauma

Akibat kecelakaan tersebut, pemilik rumah dan keluarganya mengalami trauma.

Sebab rumahnya berada di bawah tebing yang rawan longsor.

"Kami sekarang takut terulang lagi dan terjadi longsor, karena rumah di bawah tebing," tambah dia.

Dia berharap agar tebing itu bisa dibangun plengsengan sehingga tidak berpotensi terjadi longsor.

"Kami harap pemerintah bisa bangun plengsengan di sini," imbuh dia.

Menurutnya, pihak Muspika dan Dinsos Jember sudah turun melihat lokasi.

Namun, Dinas PU Bina Marga yang bertugas dalam kegiatan pengaspalan itu masih belum memantau.

"Rumah masih bisa ditempati, kerusakan memang tidak terlalu banyak, namun kami khawatir longsor," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Pria Mirip Kim Jong Un Menyanyi Dangdut di Acara Pernikahan, Ini Kisahnya

Viral, Video Pria Mirip Kim Jong Un Menyanyi Dangdut di Acara Pernikahan, Ini Kisahnya

Regional
Wisata Bahari Lamongan di Lamongan, Wahana, Harga Tiket, dan Jam Buka

Wisata Bahari Lamongan di Lamongan, Wahana, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Kecelakaan Bus Peziarah yang Tewaskan 4 Orang, Kapolres Ciamis Sebut Sopir Kehilangan Kendali di Turunan Kemudian Terlibat Tabrakan

Kecelakaan Bus Peziarah yang Tewaskan 4 Orang, Kapolres Ciamis Sebut Sopir Kehilangan Kendali di Turunan Kemudian Terlibat Tabrakan

Regional
Oknum Ketua RT di Karimun Cabuli Balita, Modus Ajak Korban Jalan-Jalan

Oknum Ketua RT di Karimun Cabuli Balita, Modus Ajak Korban Jalan-Jalan

Regional
Sosok Achmad Yurianto di Mata Keluarga, Humoris dan Tidak Pernah Mengeluh

Sosok Achmad Yurianto di Mata Keluarga, Humoris dan Tidak Pernah Mengeluh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Perdana Pemutaran Film Arul Hadiah Terbaik | Kakek 61 Tahun Nikahi Gadis 19 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Perdana Pemutaran Film Arul Hadiah Terbaik | Kakek 61 Tahun Nikahi Gadis 19 Tahun

Regional
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 22 Mei 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 22 Mei 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 22 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 22 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Regional
Kecelakaan Bus Peziarah di Ciamis, Korban Tewas Asal Balaraja Tangerang Dipulangkan

Kecelakaan Bus Peziarah di Ciamis, Korban Tewas Asal Balaraja Tangerang Dipulangkan

Regional
Pemotor Pelat Merah yang Curi Helm di Kantor Pengadilan Agama Brebes Ternyata Perangkat Desa

Pemotor Pelat Merah yang Curi Helm di Kantor Pengadilan Agama Brebes Ternyata Perangkat Desa

Regional
Terungkap, Peredaran Sabu Seberat 41,4 Kg, Terbesar dalam Sejarah Polda Sumbar

Terungkap, Peredaran Sabu Seberat 41,4 Kg, Terbesar dalam Sejarah Polda Sumbar

Regional
Meski Belum Ditemukan Kasusnya, Sulawesi Tengah Waspadai Hepatitis Akut

Meski Belum Ditemukan Kasusnya, Sulawesi Tengah Waspadai Hepatitis Akut

Regional
11 Calon Jemaah Haji Asal Gresik Pilih Mengundurkan Diri, Ini Alasan Mereka...

11 Calon Jemaah Haji Asal Gresik Pilih Mengundurkan Diri, Ini Alasan Mereka...

Regional
Buron 2 Bulan, Remaja Pelaku Pembunuhan Pegawai Salon Ditangkap Polisi

Buron 2 Bulan, Remaja Pelaku Pembunuhan Pegawai Salon Ditangkap Polisi

Regional
Viral Pencuri Gunakan Motor Pelat Merah Curi Helm di Brebes, Aksinya Terekam CCTV

Viral Pencuri Gunakan Motor Pelat Merah Curi Helm di Brebes, Aksinya Terekam CCTV

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.