Redam Perang Kelompok, Wali Kota Makassar Mediasi Tokoh Masyarakat

Kompas.com - 24/11/2021, 15:10 WIB
Untuk meredam perang kelompok yang marak terjadi di empat kelurahan di Kecamatan Ujung Tanah, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mediasi tokoh masyarakat. Pemkot MakassarUntuk meredam perang kelompok yang marak terjadi di empat kelurahan di Kecamatan Ujung Tanah, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mediasi tokoh masyarakat.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Tawuran antarwarga yang berulang kali terjadi sampai membuat Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto turun tangan.

Danny mengumpulkan tokoh masyarakat di Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Mereka dipertemukan di rumah jabatan Wali Kota Makassar, Baruga Anging Mammiri, pada Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Buruh di Makassar Paksa Masuk Ruang Rapat UMK, Tolak Upah Murah

“Kita ambil beberapa kesimpulan dalam meredam perang kelompok yaitu, saya mau pasang lampu lampu di sana, kegiatan kepemudaan juga saya arahkan ke daerah utara. Saya perintahkan setiap kepala SKPD bersama tokoh-tokoh masyarakat berdampingan memadamkan api pertikaian,” kata Danny saat dikonfirmasi.

Danny Pomanto mengungkapkan, Pemkot Makassar juga akan memasang kamera CCTV di lokasi yang rawan terjadi perang kelompok.

“Setiap pelaku yang melakukan perang kelompok dan terekam kamera kita akan proses secara hukum,” tegasnya.

Baca juga: Rapat Penentuan UMK di Makassar Diwarnai Kericuhan, Buruh Memaksa Masuk

Tidak hanya itu, Danny Pomanto juga mengajak anak-anak di empat kelurahan untuk bertemu, menanyakan apa keinginan mereka.

“Mereka perlu didengarkan, inikan baru penganan kita. Kita libatkan tokoh masyarakat mempertemukan anak-anak ini, tergantung tokoh masyarakat yang bujuk. Kita pakai sistem, biarkan mereka yang berembuk. Pemkot Makassar, TNI dan Polri tinggal mengawal saja,” jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2022

Regional
5 Mecusuar Bersejarah di Indonesia Salah Satunya Willem's Toren di Aceh yang Dibangun Ratusan Warga Ambon

5 Mecusuar Bersejarah di Indonesia Salah Satunya Willem's Toren di Aceh yang Dibangun Ratusan Warga Ambon

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2022

Regional
Dua Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Dibebaskan, Ini Kata Polisi

Dua Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Dibebaskan, Ini Kata Polisi

Regional
Dua Tersangka Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Dibebaskan, Korban Hamil

Dua Tersangka Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental Dibebaskan, Korban Hamil

Regional
Sopir Ekspedisi Ditahan di Polsek Tanpa Status Hukum Jelas, Kapolda Lampung Cari Pelapornya

Sopir Ekspedisi Ditahan di Polsek Tanpa Status Hukum Jelas, Kapolda Lampung Cari Pelapornya

Regional
Vaksinasi Booster di NTB Dimulai 19 Januari, Lansia Jadi Prioritas

Vaksinasi Booster di NTB Dimulai 19 Januari, Lansia Jadi Prioritas

Regional
7 Kilang Minyak Milik Indonesia, dari yang Tertua hingga Terbesar

7 Kilang Minyak Milik Indonesia, dari yang Tertua hingga Terbesar

Regional
Mengenal Garis Pemisah Fauna di Nusantara: Garis Wallace, Garis Weber, dan Garis Lydekker

Mengenal Garis Pemisah Fauna di Nusantara: Garis Wallace, Garis Weber, dan Garis Lydekker

Regional
Sejarah Pesawat Pertama buatan Indonesia, Mimpi BJ Habibie yang Terhalang Krisis Moneter

Sejarah Pesawat Pertama buatan Indonesia, Mimpi BJ Habibie yang Terhalang Krisis Moneter

Regional
Kasus Pembakaran Rumah Jurnalis di Aceh, Pangdam IM: Kami Berkomitmen Penegakan Hukum

Kasus Pembakaran Rumah Jurnalis di Aceh, Pangdam IM: Kami Berkomitmen Penegakan Hukum

Regional
5 Remaja yang Lempar Mobil Demi Konten Dibebaskan Polisi, Ini Alasannya

5 Remaja yang Lempar Mobil Demi Konten Dibebaskan Polisi, Ini Alasannya

Regional
Dijanjikan Jadi Veteran, 52 Lansia di NTT Diduga Tertipu Miliaran Rupiah

Dijanjikan Jadi Veteran, 52 Lansia di NTT Diduga Tertipu Miliaran Rupiah

Regional
Digugat Warganya Terkait Pengisian Perangkat Desa, Bupati Blora: Kita Hadapi

Digugat Warganya Terkait Pengisian Perangkat Desa, Bupati Blora: Kita Hadapi

Regional
Polisi Bongkar Makam Siswi SD di Grobogan yang Diduga Tewas Dianiaya Temannya

Polisi Bongkar Makam Siswi SD di Grobogan yang Diduga Tewas Dianiaya Temannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.