Warga Temukan Bangkai Paus Pembunuh Kerdil Terdampar di Pantai, Awalnya Dikira Lumba-lumba

Kompas.com - 23/11/2021, 22:01 WIB
Seekor mamalia jenis Paus Pembunuh Kerdil, terdampar di Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT). Dok. Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang Seekor mamalia jenis Paus Pembunuh Kerdil, terdampar di Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

KUPANG, KOMPAS.com - Seekor paus terdampar di Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang Imam Fauzi mengatakan, paus itu terdampar di Pantai Oetune, Senin (22/11/2021).

Baca juga: Pembunuh Tenaga Honorer di Kupang Ditetapkan Tersangka, Terancam 15 Tahun Penjara

"Paus itu ditemukan warga dan sudah dikuburkan oleh tim BBKSDA NTT kemarin siang," ungkap Imam, kepada Kompas.com, Selasa (23/11/2021) malam.

Awalnya, masyarakat dan petugas BBKSDA NTT mengira seekor lumba-lumba yang terdampar.

Tim BKKPN Kupang langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan kelompok masyarakat konservasi Penyu Tafeun.

"Informasi dari masyarakat, lumba-lumba sudah dikubur oleh tim BBKSDA," kata Imam.

BBKSDA NTT lalu mengidentifikasi mamalia yang telah dikubur itu. Berdasarkan identifikasi, mamalia tersebut jenis paus pigmy killer whale (Feresa attenuata) atau paus pembunuh kerdil.

Panjang badan paus tersebut yakni total 222 centimeter.

Baca juga: Tak Tenang, Pelaku Pembunuhan Pegawai Honorer di Kupang Serahkan Diri ke Polisi

Dari hasil pemeriksaan terdapat dua luka tusukan pada tubuh paus, yakni pada bagian perut kanan dan mata kiri.

Petugas BKKPN Kupang, melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar lokasi kejadian terkait status biota dilindungi khususnya mamalia laut terdampar

"Tim kita melakukan koordinasi kepada BBKSDA untuk ke depannya bisa saling bersinergi dalam penanganan biota laut dilindungi yang terdampar," kata Imam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Gagalkan Pengiriman 70 PMI Ilegal ke Malaysia di Riau, 2 Orang Ditangkap

Polisi Gagalkan Pengiriman 70 PMI Ilegal ke Malaysia di Riau, 2 Orang Ditangkap

Regional
Usai Kandas, KM Sirimau Belum Bisa Berlayar karena Harus Jalani Pemeriksaan

Usai Kandas, KM Sirimau Belum Bisa Berlayar karena Harus Jalani Pemeriksaan

Regional
2 Warga Binaan Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu di Lapas Cilegon

2 Warga Binaan Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu di Lapas Cilegon

Regional
Tabrakan Beruntun 2 Mobil dan 1 Truk di Jalur Selatan Banyumas, 1 Penumpang Tewas

Tabrakan Beruntun 2 Mobil dan 1 Truk di Jalur Selatan Banyumas, 1 Penumpang Tewas

Regional
Tertunda 2 tahun akibat Pandemi, 300 Jamaah Haji Asal Pemalang Dipastikan Berangkat Tahun Ini

Tertunda 2 tahun akibat Pandemi, 300 Jamaah Haji Asal Pemalang Dipastikan Berangkat Tahun Ini

Regional
Kepala KUA Banjarsari Arba'in Basyar Ungkap Persiapannya Jadi Penghulu Pernikahan Adik Presiden Jokowi dengan Ketua MK

Kepala KUA Banjarsari Arba'in Basyar Ungkap Persiapannya Jadi Penghulu Pernikahan Adik Presiden Jokowi dengan Ketua MK

Regional
Cari Kayu di Bantaran Sungai, Warga Tulang Bawang Tewas Dimangsa Buaya

Cari Kayu di Bantaran Sungai, Warga Tulang Bawang Tewas Dimangsa Buaya

Regional
Selidiki Kecelakaan Maut Adu Banteng Truk Trailer di Boyolali, Polisi: Korban Sempat Istirahat 2 Hari Sebelum Lanjutkan Perjalanan

Selidiki Kecelakaan Maut Adu Banteng Truk Trailer di Boyolali, Polisi: Korban Sempat Istirahat 2 Hari Sebelum Lanjutkan Perjalanan

Regional
40 Petani Sawit Ditangkap, BPN Mukomuko Bengkulu Siap Bagikan 953 Hektar Lahan Perusahaan yang Terbengkalai

40 Petani Sawit Ditangkap, BPN Mukomuko Bengkulu Siap Bagikan 953 Hektar Lahan Perusahaan yang Terbengkalai

Regional
Curi Uang Rp 10 Juta Milik Tetangga, 4 Ibu-ibu di Bima Ditangkap

Curi Uang Rp 10 Juta Milik Tetangga, 4 Ibu-ibu di Bima Ditangkap

Regional
Ganjar Ajak Perajin Alat Musik Nonton Dream Theater di Solo

Ganjar Ajak Perajin Alat Musik Nonton Dream Theater di Solo

Regional
Beredar Hoaks Bakso 21 Pontianak Mengandung Babi, Pemilik Lapor Polisi

Beredar Hoaks Bakso 21 Pontianak Mengandung Babi, Pemilik Lapor Polisi

Regional
758 Personel Gabungan Diterjunkan Jaga Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK

758 Personel Gabungan Diterjunkan Jaga Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK

Regional
'Handphone' Ditemukan di Ruangan Napi Lapas, Kemenkumham Riau Bakal Sanksi Petugas yang Melanggar

"Handphone" Ditemukan di Ruangan Napi Lapas, Kemenkumham Riau Bakal Sanksi Petugas yang Melanggar

Regional
Terdampak Limbah Bauksit, Puluhan Pohon Sawit di Ketapang Kalbar Terancam Mati

Terdampak Limbah Bauksit, Puluhan Pohon Sawit di Ketapang Kalbar Terancam Mati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.