Kompas.com - 23/11/2021, 10:18 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, mengeluarkan Instruksi Nomor 120.433/SK.65/XI/2021 bagi pelaku perjalanan di wilayah tersebut.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan NTT Isyak Nuka, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (23/11/2021).

"Instruksi Gubernur NTT itu telah dikeluarkan kemarin, Senin (22/11/2021)," ujar Isyak.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 22 November 2021

Empat poin instruksi

Instruksi tersebut, lanjut Isyak, ditujukan kepada Wali Kota Kupang, para Bupati se-NTT, Operator Angkutan Udara, Operator Angkutan Laut, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang, Cabang Sape dan Cabang Selayar, Direktur Utama PT Flobamor dan Operator Angkutan Darat.

Dia menyebutkan, terdapat empat poin instruksi Gubernur NTT.

Pertama, pelayanan angkutan transportasi bagi pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara, laut, penyeberangan dan darat di dalam dan keluar wilayah NTT pada masa pandemi Covid-19 tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

Kemudian, pelaku perjalanan yang sudah divaksin minimal satu kali yang masuk ke seluruh wilayah NTT menggunakan moda transportasi udara, laut dan penyeberangan, wajib menunjukan hasil negatif rapid antigen satu kali 24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan yang belum divaksin, wajib menunjukan hasil negatif RT PCR tiga kali 24 jam sebelum keberangkatan.

Bagi pelaku perjalanan ke luar wilayah NTT, mengikuti ketentuan dan persyaratan yang berlaku di daerah tujuan.

Selanjutnya, pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara, laut dan penyeberangan di dalam wilayah NTT yang sudah dua kali menerima vaksin, dibebaskan dari syarat tes PCR dan rapid test antigen.

Baca juga: Hujan 2 Hari, 101 Rumah Warga Sikka NTT Terendam Banjir

Sedangkan pelaku perjalanan yang baru satu kali menerima vaksin, wajib menunjukan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu satu kali 24 jam sebelum pemberangkatan dengan wajib mematuhi protokol kesehatan dan mengisi e.HAC Indonesia.

Kemudian yang terakhir, pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat antarkabupaten/kota dalam wilayah NTT yang sudah menerima satu kali atau dua kali vaksin, dibebaskan dari syarat negatif rapid tes antigen.

Sedangkan bagi masyarakat yang belum pernah menerima vaksin diwajibkan untuk menunjukan hasil negatif rapid tes antigen.

“Instruksi Gubernur ini berlaku sejak ditetapkan dan akan ditinjau kembali sesuai perkembangan,” ujar dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
STAND UP COMEDY INDONESIA
Stand Up Wendi: Baru Pertama Ketemu Pramugari, Udah Diminta Pertanggungjawaban | SUCI Playground
Stand Up Wendi: Baru Pertama Ketemu...
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Juni 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Juni 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Juni 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Juni 2022

Regional
Dianggap Sakral, Telaga Biru Jayawijaya Tak Diizinkan Jadi Obyek Wisata

Dianggap Sakral, Telaga Biru Jayawijaya Tak Diizinkan Jadi Obyek Wisata

Regional
Dibagikan ke Seluruh Jemaah, Ini Makna Gelang Haji

Dibagikan ke Seluruh Jemaah, Ini Makna Gelang Haji

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Juni 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Juni 2022

Regional
3 Hari Hilang Terseret Arus Sungai, Warga Buru Selatan Ditemukan Tewas

3 Hari Hilang Terseret Arus Sungai, Warga Buru Selatan Ditemukan Tewas

Regional
Warga Lamatokan NTT Dikabarkan Berhamburan karena Erupsi Ile Lewotolok, Kades: Itu Tidak Benar

Warga Lamatokan NTT Dikabarkan Berhamburan karena Erupsi Ile Lewotolok, Kades: Itu Tidak Benar

Regional
1 Jam Tertimbun Longsor di Pemalang, 2 Orang Tewas dan 1 Orang Dirawat

1 Jam Tertimbun Longsor di Pemalang, 2 Orang Tewas dan 1 Orang Dirawat

Regional
Demi Harta, Pemuda di Bangka Tengah Tega Bunuh Ibu Kandung, Polisi: Pelaku Kecanduan Judi dan Miras

Demi Harta, Pemuda di Bangka Tengah Tega Bunuh Ibu Kandung, Polisi: Pelaku Kecanduan Judi dan Miras

Regional
Anggota Brimob Gugur di Poso, Kapolda Kepri Perintahkan Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Anggota Brimob Gugur di Poso, Kapolda Kepri Perintahkan Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
Bus Pengangkut Calon Jamaah Haji Jambi Kecelakaan, Semua Jemaah Selamat dan Berangkat Sesuai Jadwal

Bus Pengangkut Calon Jamaah Haji Jambi Kecelakaan, Semua Jemaah Selamat dan Berangkat Sesuai Jadwal

Regional
Terseret Arus Sungai, Anggota Brimob Polda Kepri Gugur di Sulteng

Terseret Arus Sungai, Anggota Brimob Polda Kepri Gugur di Sulteng

Regional
Hujan Deras Guyur Moga Pemalang, Ibu dan Anak 2 tahun Tewas Tertimbun Longsor

Hujan Deras Guyur Moga Pemalang, Ibu dan Anak 2 tahun Tewas Tertimbun Longsor

Regional
Siksa Bayi 5 Bulan hingga Tewas, Seorang Ibu di Surabaya Jadi Tersangka

Siksa Bayi 5 Bulan hingga Tewas, Seorang Ibu di Surabaya Jadi Tersangka

Regional
Asal Usul dan Sejarah Nama Kota Sorong

Asal Usul dan Sejarah Nama Kota Sorong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.