Detik-detik Pikap Terjun ke Danau Unesa hingga Telan 1 Korban Jiwa, Bermula Hindari Barier

Kompas.com - 23/11/2021, 08:53 WIB
Kendaraan roda empat jenis pikap pelat merah terjun ke danau yang bersebelahan dengan kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Jalan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Selasa (23/11/2021) dinihari pukul 03.44 WIB. DOK. BPB LINMASKendaraan roda empat jenis pikap pelat merah terjun ke danau yang bersebelahan dengan kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Jalan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Selasa (23/11/2021) dinihari pukul 03.44 WIB.

KOMPAS.com- Sebuah mobil pikap berpelat merah terjun ke danau yang bersebelahan dengan kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Selasa (23/11/2021) pukul 03.44 WIB.

Satu orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: Hindari Barier, Pikap Pelat Merah Terjun ke Danau Unesa, 1 Orang Tewas

Kronologi

Kasi Kedaruratan BPB Linmas Kota Surabaya Arif Sunandar mengemukakan, mobil pikap itu awalnya menghindari barier di tengah jalan dengan berbelok ke arah kanan.

Namun, rupanya mobil malah hilang kendali dan naik ke pembatas jalan hingga terjun ke danau.

"Pas menghindari barier, mobil belok ke arah kanan lalu naik ke pembatas jalan," kata Arief Sunandar.

Baca juga: Jual Aset Tanah Warga yang Sudah Meninggal, Direktur Perusahaan di Surabaya Ditangkap, Kerugian Capai Rp 1,6 Miliar

Pengemudi selamat, satu penumpang meninggal

Pengemudi bernama Farel Putra Hadi Dinata (19) asal Babatan Surabaya selamat dalam peristiwa itu.

Sedangkan satu orang penumpang bernama Alvan (18) meninggal dunia.

Baca juga: Cegah Lonjakan Covid-19, 10 Persen ASN Pemkot Surabaya Bakal Dites Swab Mulai 24 November

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Hari Pemadaman Listrik di Bengkulu, PLN Beri Air Bersih dan Isi Daya Ponsel

3 Hari Pemadaman Listrik di Bengkulu, PLN Beri Air Bersih dan Isi Daya Ponsel

Regional
Ridwan Kamil Usulkan Nama Tol Cisumdawu Diubah Jadi Ali Sadikin

Ridwan Kamil Usulkan Nama Tol Cisumdawu Diubah Jadi Ali Sadikin

Regional
Cuaca Buruk, ASDP Kupang Tutup Semua Rute Pelayaran Kapal Feri di NTT

Cuaca Buruk, ASDP Kupang Tutup Semua Rute Pelayaran Kapal Feri di NTT

Regional
Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, PTM 2 Sekolah di Tangerang Dihentikan

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, PTM 2 Sekolah di Tangerang Dihentikan

Regional
Tinjau Vaksin Berhadiah Motor, Bupati Kendal: Waspada, Omicron Sudah Masuk Kota Besar

Tinjau Vaksin Berhadiah Motor, Bupati Kendal: Waspada, Omicron Sudah Masuk Kota Besar

Regional
Ketua Gerindra Sulut Laporkan Edy Mulyadi ke Polda, Kabid Humas: Kita Akan Lakukan Penyelidikan

Ketua Gerindra Sulut Laporkan Edy Mulyadi ke Polda, Kabid Humas: Kita Akan Lakukan Penyelidikan

Regional
Kabel Optik Bawah Laut yang Putus di Lembata, NTT, Mulai Diperbaiki

Kabel Optik Bawah Laut yang Putus di Lembata, NTT, Mulai Diperbaiki

Regional
Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak di Sukabumi, Kerap Dengar Bunyi Dentuman hingga Dihantui Ketakutan

Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak di Sukabumi, Kerap Dengar Bunyi Dentuman hingga Dihantui Ketakutan

Regional
Buaya Raksasa 4,5 Meter Ditangkap Warga Mamuju Tengah Pakai Jasa Pawang

Buaya Raksasa 4,5 Meter Ditangkap Warga Mamuju Tengah Pakai Jasa Pawang

Regional
Hendak Bayar Pajak, Mobil yang Ditumpangi 1 Keluarga Ini Tersasar ke Hutan Setelah Ikuti Google Maps

Hendak Bayar Pajak, Mobil yang Ditumpangi 1 Keluarga Ini Tersasar ke Hutan Setelah Ikuti Google Maps

Regional
Satu Keluarga Asal Samarinda Tersesat di Hutan Usai Ikuti Google Maps, Ini Ceritanya

Satu Keluarga Asal Samarinda Tersesat di Hutan Usai Ikuti Google Maps, Ini Ceritanya

Regional
Antisipasi Varian Omicron di Maluku, Polisi Diminta Tingkatkan Sosialisasi Prokes ke Masyarakat

Antisipasi Varian Omicron di Maluku, Polisi Diminta Tingkatkan Sosialisasi Prokes ke Masyarakat

Regional
Jadwal Vaksinasi ke Pulau-pulau Terpencil Sulbar Tertunda karena Gelombang Tinggi

Jadwal Vaksinasi ke Pulau-pulau Terpencil Sulbar Tertunda karena Gelombang Tinggi

Regional
Anak 10 Tahun Korban Dugaan Pemerkosaan di Manado Meninggal karena Kanker Darah

Anak 10 Tahun Korban Dugaan Pemerkosaan di Manado Meninggal karena Kanker Darah

Regional
Ngayau, Tradisi Perburuan Kepala yang Membuat Suku Dayak Ditakuti Musuh

Ngayau, Tradisi Perburuan Kepala yang Membuat Suku Dayak Ditakuti Musuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.