PPKM Level 1 di Jombang, Bupati Mundjidah Minta Warga Tak Kendor Terapkan Protokol Kesehatan

Kompas.com - 22/11/2021, 21:01 WIB
Bupati Jombang Mundjidah Wahab, mengingatkan warganya agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, menghadiri acara pembagian sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi tukang becak, di lapangan Pemkab Jombang, Senin (22/11/2021). KOMPAS.COM/HUMAS PEMKAB JOMBANGBupati Jombang Mundjidah Wahab, mengingatkan warganya agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, menghadiri acara pembagian sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi tukang becak, di lapangan Pemkab Jombang, Senin (22/11/2021).

JOMBANG, KOMPAS.com - Kabupaten Jombang, Jawa Timur, telah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1, seiring turunnya kasus Covid-19 dan capaian vaksinasi di atas 75 persen.

Berdasarkan data kasus Covid-19 yang dirilis Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, pada Senin (22/11/2021), tersisa empat kasus aktif Covid-19.

Sebanyak tiga pasien dirawat di rumah sakit dan sisanya isolasi mandiri.

Adapun perkembangan pencapaian vaksinasi, lebih dari 75 persen jumlah sasaran sudah mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama.

Meski sudah menerapkan PPKM Level 1 sesuai Imendagri Nomor 60 Tahun 2021, Bupati Jombang Mundjidah Wahab meminta warganya tak terlena dengan kondisi saat ini.

Baca juga: Potret Toleransi yang Tak Cuma Basa-basi dari Kampung 3 Agama di Jombang

Mundjidah mengaku bersyukur, perkembangan kasus positif Covid-19 di Jombang kian menurun pada November.

Namun, ia meminta seluruh masyarakat tetap waspada untuk mencegah penyebaran Covid-19. Upaya untuk menangkal terjadinya lonjakan kasus harus terus dijaga.

Pesan tersebut disampaikan Mundjidah saat menghadiri acara pembagian sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi tukang becak, di lapangan Pemkab Jombang, Senin (22/11/2021).

"Kewaspadaan diri harus ditingkatkan guna mencegah terjadinya lonjakan kasus," kata Mundjidah, Senin.

Ia menjelaskan, sikap waspada yang perlu dilakukan bersama-sama, yakni disiplin memakai masker, rajin cuci tangan, serta selalu menjaga jarak aman.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pria di Sumsel Bakar Istrinya Sendiri

Seorang Pria di Sumsel Bakar Istrinya Sendiri

Regional
Pasangan Kekasih di Tasikmalaya Tipu 300 Orang dengan Modus Investasi Bodong, Kerugian Rp 5,7 Miliar

Pasangan Kekasih di Tasikmalaya Tipu 300 Orang dengan Modus Investasi Bodong, Kerugian Rp 5,7 Miliar

Regional
6 Bulan Menjabat Plh, Sadli Le Dilantik sebagai Penjabat Sekda Maluku oleh Gubernur

6 Bulan Menjabat Plh, Sadli Le Dilantik sebagai Penjabat Sekda Maluku oleh Gubernur

Regional
Istri Napi Diduga Diperkosa Pria yang Mengaku Polisi, Saat Lapor Diejek oleh Kasat Reskrim Boyolali

Istri Napi Diduga Diperkosa Pria yang Mengaku Polisi, Saat Lapor Diejek oleh Kasat Reskrim Boyolali

Regional
Baru Tiba dari Surabaya, 32 Pekerja di PLTU Timor Kupang Positif Covid-19

Baru Tiba dari Surabaya, 32 Pekerja di PLTU Timor Kupang Positif Covid-19

Regional
Viral, Harimau Muncul di Pasaman Barat, BKSDA Halau dengan Cara Ini

Viral, Harimau Muncul di Pasaman Barat, BKSDA Halau dengan Cara Ini

Regional
3 Pelajar Lempar Bus Rombongan DPRD Luwu Timur hingga Kacanya Pecah

3 Pelajar Lempar Bus Rombongan DPRD Luwu Timur hingga Kacanya Pecah

Regional
Penulis Buku ‘Harnovia: Diculik, Diperkosa dan Dibunuh’ Cegat Kapolri, Minta Kasus Dibuka Kembali

Penulis Buku ‘Harnovia: Diculik, Diperkosa dan Dibunuh’ Cegat Kapolri, Minta Kasus Dibuka Kembali

Regional
Cabuli Siswi SMP Berulang Kali hingga Hamil, Kakek 73 Tahun di Kupang Ditangkap

Cabuli Siswi SMP Berulang Kali hingga Hamil, Kakek 73 Tahun di Kupang Ditangkap

Regional
Buat Apotek Hidup di Pulau Terluar hingga Tumpas Markas KKB, 6 Polisi Terima Penghargaan Kapolri

Buat Apotek Hidup di Pulau Terluar hingga Tumpas Markas KKB, 6 Polisi Terima Penghargaan Kapolri

Regional
Lakukan Pemerasan dengan Modus Sebar Video Porno, 10 WNA China Dideportasi

Lakukan Pemerasan dengan Modus Sebar Video Porno, 10 WNA China Dideportasi

Regional
Posisi Beberapa Kepala Dinas Kosong, Pemkot Padang Gelar Seleksi Terbuka

Posisi Beberapa Kepala Dinas Kosong, Pemkot Padang Gelar Seleksi Terbuka

Regional
Kasus Omicron di Banten Terus Bertambah, Pemprov Evaluasi PTM dan Akan Berlakukan WFH

Kasus Omicron di Banten Terus Bertambah, Pemprov Evaluasi PTM dan Akan Berlakukan WFH

Regional
Vaksinasi Covid-19 Booster Dimulai di NTB, Sasar 600.000 Orang

Vaksinasi Covid-19 Booster Dimulai di NTB, Sasar 600.000 Orang

Regional
Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19 di Banten, Ada 11 Kasus Omicron

Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19 di Banten, Ada 11 Kasus Omicron

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.