1.468 Aparat Kepolisian Dikerahkan Amankan Pilkades Serentak di Jember

Kompas.com - 22/11/2021, 18:40 WIB
Pengamanan Pilkades  di Jember  melibatkan Satbrimobda,Ditsamapta Polda jatim dan delapan Polres di kawasan Tapalkuda . Kompas.com/Dokumentasi Humas UnejPengamanan Pilkades di Jember melibatkan Satbrimobda,Ditsamapta Polda jatim dan delapan Polres di kawasan Tapalkuda .

JEMBER, KOMPAS.COM – Polres Jember akan menerjunkan 1.468 personel Polri untuk pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 25 November mendatang.

Pesta demokrasi level desa itu akan dilakukan di 59 desa yang tersebar di 25 kecamatan.

Kabag Ops Polres Jember Kompol Agus Supariono menjelaskan, pengamanan Pilkades itu melibatkan Satbrimobda, Ditsamapta Polda jatim dan delapan Polres yakni Polres Jember, Lumajang, Situbondo, Probolinggo, Probolinggo Kota, Bondowoso, Pasuruan dan Polresta Banyuwangi.

Baca juga: Puluhan Rumah hingga Pondok Pesantren di Jember Terendam Banjir, 300 Santri Mengungsi

“Total keseluruhan 1.468 pengamanan personel Polri, ditambah dengan personel TNI dan Satpol PP Kabupaten Jember serta Linmas" kata Agus kepada Kompas.com di Mapolres Jember Senin (22/11/2021).

Dia mengatakan, pengerahan personel pengamanan itu untuk menjamin proses pemungutan suara yang diselenggarakan di 905 Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta pengendalian antisipasi kerumunan di TPS.

Sebab, warga harus tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat menyalurkan suaranya. Mereka wajib memakai masker dan menjaga jarak dalam proses pemilihan tersebut.

Agus menuturkan, akan ada 532 personel yan mengamankan TPS yakni 142 berasal dari Polres dan 390 dari Polsek.

Baca juga: Soal Anggaran Rp 5 Miliar Pembangunan Sarana Golf, Fraksi PKS DPRD Jember: Kami Bukan Alat Stempel...

 

Selain itu, Polres Jember juga melibatkan fungsi satreskrim sebagai tim penindak apabila terjadi hal yang tidak diinginkan,  termasuk melibatkan tim alap-alap Satsamapta Polres Jember.

"Personel yang bertugas tidak boleh lengah dan underestimate, semua harus siap siaga menjalankan tugas sesuai fungsinya masing-masing,” tegas dia.

Hal itu memberikan rasa aman bagi pihak penyelenggara serta masyarakat yang menyalurkan hak suaranya.

Dia menambahkan, petugas juga akan mengawasi penegakan protokol kesehatan di TPS.

“Ini untuk memastikan penerapan prokes dapat berjalan baik dalam pelaksanaan waktu pencoblosan,” jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Komik Pertama di Indonesia, Sudah Terbit Sebelum Kemerdekaan

Ini Komik Pertama di Indonesia, Sudah Terbit Sebelum Kemerdekaan

Regional
Sempat Digeruduk Massa, Guru Ngaji yang Diduga Cabuli Muridnya Ditangkap

Sempat Digeruduk Massa, Guru Ngaji yang Diduga Cabuli Muridnya Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Januari 2022

Regional
Anggota Kodam Pattimura yang Terlibat Kasus Penipuan Rp 1 M Jadi Tersangka

Anggota Kodam Pattimura yang Terlibat Kasus Penipuan Rp 1 M Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Januari 2022

Regional
Kasus Suap Muba, Saksi Sebut Bupati hingga Polisi Kecipratan Fee Proyek

Kasus Suap Muba, Saksi Sebut Bupati hingga Polisi Kecipratan Fee Proyek

Regional
Kasus Omicron Melonjak di Banten, Ini Pesan Wapres untuk Warga Tangerang Raya

Kasus Omicron Melonjak di Banten, Ini Pesan Wapres untuk Warga Tangerang Raya

Regional
Curi Besi Rongsok 3 Meter, Pencuri Ini Justru Diberi Sembako oleh Kapolsek

Curi Besi Rongsok 3 Meter, Pencuri Ini Justru Diberi Sembako oleh Kapolsek

Regional
Kasus DBD di Manggarai Barat Naik Tajam di Awal Tahun, Ada 116 Kasus

Kasus DBD di Manggarai Barat Naik Tajam di Awal Tahun, Ada 116 Kasus

Regional
Mengaku Dibegal, Pria Ini Ternyata Bawa Kabur Uang Perusahaan untuk Bayar Utang Judi

Mengaku Dibegal, Pria Ini Ternyata Bawa Kabur Uang Perusahaan untuk Bayar Utang Judi

Regional
Korupsi Dana Hibah Ponpes, 2 Eks Pejabat Pemprov Banten Divonis 4 Tahun 4 Bulan Penjara

Korupsi Dana Hibah Ponpes, 2 Eks Pejabat Pemprov Banten Divonis 4 Tahun 4 Bulan Penjara

Regional
Jembatan Putus, Akses Menuju Sekolah dan Pantai di Sikka NTT Tak Bisa Dilewati

Jembatan Putus, Akses Menuju Sekolah dan Pantai di Sikka NTT Tak Bisa Dilewati

Regional
Modus Bertamu Tengah Malam, 2 Pria di Banyuasin Rampok dan Perkosa Seorang Nenek

Modus Bertamu Tengah Malam, 2 Pria di Banyuasin Rampok dan Perkosa Seorang Nenek

Regional
Kasus Korupsi ADD, Kepala Desa di Seram Timur Dituntut 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi ADD, Kepala Desa di Seram Timur Dituntut 5 Tahun Penjara

Regional
Kisruh Kadin Sumbar Berlanjut, Ketua Umum Diultimatum Cabut SK Pusat

Kisruh Kadin Sumbar Berlanjut, Ketua Umum Diultimatum Cabut SK Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.