Kompas.com - 21/11/2021, 15:57 WIB

KOMPAS.com – Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengapresiasi warga Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, atas kerja samanya dalam menangani pandemi Covid-19 di wilayah tersebut, mulai dari kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan (prokes) hingga menyukseskan vaksinasi.

Dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (21/11/2021), Joko menuturkan bahwa kasus Covid-19 di wilayahnya berangsur melandai. Selain itu, capaian vaksinasi di sana pun telah mencapai 91,26 persen untuk dosis pertama.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kedisiplinan, ketaatan, dan semangat kebersamaan masyarakat sehingga Wonogiri dalam proses penanganan Covid-19 pada kondisi yang sangat menggembirakan,” tuturnya.

Baca juga: Cakupan Vakinasi Covid-19 di Wonogiri Capai 91,17 Persen, Herd Immunity Bisa Tercapai Akhir November

Rilis aturan liburan Nataru

Meski situasi pandemi di Wonogiri terkendali, Jekek—sapaan akrab Joko Sutopo—tetap mengeluarkan sejumlah kebijakan kepada warganya. Salah satunya, larangan mudik dari dan ke Wonogiri untuk mencegah klaster penularan baru.

“Guna menjaga situasi pandemi Covid-19 di Wonogori tetap kondusif, warga Kabupaten Wonogiri yang perantau maupun yang dirantau diimbau agar tidak mudik saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Silaturahmi masih bisa dilakukan secara virtual. Mari jaga diri, lingkungan, masyarakat,” katanya.

Selain itu, Jekek juga meminta warga setempat agar tidak menggelar acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan saat libur Nataru nanti. Larangan ini pun sudah tertuang dalam aturan khusus terkait kegiatan sosial kemasyarakatan.

Baca juga: Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 8,4 Miliar untuk 21.000 Seragam Sekolah Gratis

“Dalam aturan itu diberlakukan pengetatan sehingga tidak terjadi kerumunan dan penularan Covid-19. Jadi, akhir tahun tidak perlu ada pesta dan acara,” ujarnya.

Jekek menjelaskan, Pemkab Wonogiri terus berupaya maksimal menangani Covid-19 demi keamanan dan kenyamanan masyarakat yang tinggal Bumi Gaplek. Upaya ini diimplementasikan dalam sejumlah kebijakan.

Ia pun berharap, warga Kabupaten Wonogori bisa terus menjaga kedisiplinan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Tak hanya itu, kesadaran kolektif dan sosial kultur jauh lebih penting untuk mencegah terjadi penularan selama pandemi Covid-19. Terlebih, penularan terjadi karena adanya intensitas sering bertemu dan interaksi masyarakat dengan skala besar,” ujarnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.