Mengaku Dibegal, Sales Cabai Ini Ternyata Pakai Uang Hasil Penagihan untuk Foya-foya

Kompas.com - 21/11/2021, 13:43 WIB
SY (26) tersangka pembuat laporan palsu digiring polisi. SY membuat laporan bahwa dia dibegal saat membawa uang hasil penagihan penjualan cabai. KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYASY (26) tersangka pembuat laporan palsu digiring polisi. SY membuat laporan bahwa dia dibegal saat membawa uang hasil penagihan penjualan cabai.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Seorang sales cabai ditangkap polisi karena membuat laporan palsu.

Pemuda berusia 26 tahun tersebut mengaku dibegal sehingga uang hasil penagihan cabai lenyap digondol kawanan begal.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Komisaris Polisi Devi Sujana mengatakan, keterangan itu adalah garis besar yang dikatakan tersangka berinisial SY (26) itu saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK).

"Tersangka ini melapor ke SPK Polresta Bandar Lampung sekitar dua minggu lalu," kata Devi di Mapolresta Bandar Lampung, Minggu (21/11/2021) siang.

Baca juga: Bupati Garut Anggap Wanita Mengaku Dibegal Rp 1,3 Miliar Bohong Lagi: Tidak Logis Utang Rentenir Rp 20 Juta Jadi Rp 25 Miliar...

Dalam laporan itu, kata Devi, tersangka SY mengaku kehilangan uang sebesar Rp 12 juta yang merupakan uang penagihan dari stoker cabai.

Uang itu rencananya hendak disetorkan kepada bos distributor cabai tempat tersangka SY bekerja.

Pada laporan itu, tersangka SY mengaku diadang kawanan begal di wilayah sekitar SPBU di Jalan Pramuka, Bandar Lampung.

"Pelaku mengaku menjadi korban pembegal disekitaran SPBU Pramuka, dan dia membawa uang Rp 12 juta," kata Devi.

Baca juga: Pria Ini Mengaku Dibegal ke Polisi agar Tidak Ketahuan Gelapkan Uang Perusahaan untuk Berjudi

Atas adanya laporan itu, kata Devi, anggota pun diterjunkan ke lokasi untuk cros cek dan pengumpulan bahan keterangan dari saksi.

"Timbul kecurigaan, karena dari keterangan tersangka berbeda dengan keterangan warga sekitar lokasi," kata Devi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kebakaran Kilang Minyak, Wali Kota Balikpapan Prihatin Ada Korban Jiwa

Soal Kebakaran Kilang Minyak, Wali Kota Balikpapan Prihatin Ada Korban Jiwa

Regional
Salah Satu Staf Selundupkan Sabu ke Lapas, Semua Pegawai Kejari Cilegon Jalani Tes Urine

Salah Satu Staf Selundupkan Sabu ke Lapas, Semua Pegawai Kejari Cilegon Jalani Tes Urine

Regional
Penumpang KM Sirimau yang Kandas di Lembata Mengamuk Minta Dievakuasi

Penumpang KM Sirimau yang Kandas di Lembata Mengamuk Minta Dievakuasi

Regional
Tiba di Manokwari, Paulus Waterpauw Disambut Tarian Adat Papua Barat

Tiba di Manokwari, Paulus Waterpauw Disambut Tarian Adat Papua Barat

Regional
Kapolda Sulteng: Laporan Densus, DPO MIT Poso Tersisa 1 Orang

Kapolda Sulteng: Laporan Densus, DPO MIT Poso Tersisa 1 Orang

Regional
Polisi Tangkap Dokter Gadungan di Sumsel, Praktik 4 Bulan, Sempat Infus Pasien

Polisi Tangkap Dokter Gadungan di Sumsel, Praktik 4 Bulan, Sempat Infus Pasien

Regional
Belasan Siswa SD di Gowa Diduga Keracunan Usai Makan Jajanan Nasi Kuning di Depan Sekolah

Belasan Siswa SD di Gowa Diduga Keracunan Usai Makan Jajanan Nasi Kuning di Depan Sekolah

Regional
ABK KM Juneayo Maru V yang Hilang Tenggelam di Merauke Ditemukan Tewas

ABK KM Juneayo Maru V yang Hilang Tenggelam di Merauke Ditemukan Tewas

Regional
Polisi Sebut Terduga Pelaku Narkoba yang Tewas di Makassar Melawan Saat Ditangkap

Polisi Sebut Terduga Pelaku Narkoba yang Tewas di Makassar Melawan Saat Ditangkap

Regional
Cium Bau Tak Sedap, Pemancing Temukan Mayat Bayi Perempuan di Tumpukan Sampah Sungai Bengawan Solo

Cium Bau Tak Sedap, Pemancing Temukan Mayat Bayi Perempuan di Tumpukan Sampah Sungai Bengawan Solo

Regional
Seluas 138.661,42 Hektar Perairan di Bintan Ditetapkan Jadi Kawasan Konservasi

Seluas 138.661,42 Hektar Perairan di Bintan Ditetapkan Jadi Kawasan Konservasi

Regional
24.722 Ekor Sapi dan 75.042 Ekor Kambing di Kendal Diklaim Bebas PMK

24.722 Ekor Sapi dan 75.042 Ekor Kambing di Kendal Diklaim Bebas PMK

Regional
Kedapatan Bawa Penumpang, 7 Mobil Pikap Dipajang di Alun-alun Nunukan

Kedapatan Bawa Penumpang, 7 Mobil Pikap Dipajang di Alun-alun Nunukan

Regional
Bayi Tanpa Dinding Perut Lahir di Rejang Lebong Bengkulu, Butuh Dirujuk tetapi Tak Ada Biaya

Bayi Tanpa Dinding Perut Lahir di Rejang Lebong Bengkulu, Butuh Dirujuk tetapi Tak Ada Biaya

Regional
12 SMA Terbaik di Solo Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

12 SMA Terbaik di Solo Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.