Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perjalanan Kisah Yana, Prank Hilang hingga Ridwan Kamil Juluki "Yana van Cadaspangeran"

Kompas.com - 20/11/2021, 06:40 WIB

KOMPAS.com- Seorang warga Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat bernama Yana Supriatna dilaporkan hilang di kawasan Cadas Pangeran, Selasa (16/11/2021).

Berbagai spekulasi muncul terkait hilangnya Yana. Sebab, pria itu sempat mengirimkan pesan suara pada sang istri.

Dua hari kemudian, Yana ditemukan dalam kondisi selamat di Majalengka.

Belakangan Yana diketahui pura-pura menghilang karena masalah pekerjaan dan keluarga.

Peristiwa ini sempat menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, bahkan menyebut Yana sebagai "Yana van Cadaspangeran".

Berikut rentetan cerita prank Yana:

Baca juga: Yana Nge-prank Jadi Trending Twitter, Ternyata Ini Alasan Sebenarnya Sengaja Menghilang di Cadas Pangeran

Mengatakan ada yang menumpang, beri pesan suara ke istri

Jalur Cadas Pangeran, Sumedang, Jabar. AAM AMINULLAH/KOMPAS.comKOMPAS.COM/AAM AMINULLAH Jalur Cadas Pangeran, Sumedang, Jabar. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

Keluarga Yana, Yadi (51) mengatakan Yana terakhir kali sempat mengirim pesan suara kepada istrinya mengabarkan dirinya sedang berada di masjid.

"Saya tahu dari istri Yana. Katanya suaminya hilang di Cadas Pangeran. Kata istrinya, Yana sempat ngirim voice note dan mengabarkan, sedang istirahat di masjid di wilayah Simpang, Pamulihan," ujar Yadi kepada Kompas.com di Cadas Pangeran, Rabu siang.

Saat itu Yana mengabari istrinya bahwa ada orang yang akan menumpang karena searah dengan perjalanan Yana.

"Saat itu Yana mengirimkan pesan suara terakhir. Dalam pesan suara terakhir itu, Yana seolah meminta tolong pada istrinya.

"Pesan suara itu, Yana hanya mengatakan bahwa ia sudah tidak kuat lagi. Tapi kami juga tidak tahu, apa arti dari "tidak kuat lagi" yang disampaikan Yana," tutur Yadi.

Saat dicari, keluarga hanya menemukan sepeda motor Yana, Honda Supra bernomor polisi Z 2333 AB di tepi jalan Bandung-Sumedang.

Baca juga: Yana, Pria yang Hilang Misterius di Cadas Pangeran, Ditemukan di Majalengka


Dilaporkan ke polisi

Unit K-9 Polda Jabar mengendus helm dan pakaian Yana, pria yang dikabarkan hilang di Cadas Pangeran, Sumedang, Jabar, Kamis (18/11/2021). KOMPAS.com/AAM AMINULLAH Unit K-9 Polda Jabar mengendus helm dan pakaian Yana, pria yang dikabarkan hilang di Cadas Pangeran, Sumedang, Jabar, Kamis (18/11/2021).

Hilangnya Yana tersebut dilaporkan ke Polsek Sumedang Selatan pada Selasa (18/11/2021) malam.

"Kami menerima laporan warga atas nama Yana hilang di Cadas Pangeran Selasa malam," ujar Petugas Piket Polsek Sumedang Selatan Bripka Guruh Purnama kepada Kompas.com, Rabu siang.

Kepala Seksi Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana mengatakan, personel Polres Sumedang, TNI, dan BPBD Sumedang melakukan pencarian di kawasan jurang Cadas Pangeran.

"Sampai saat ini puluhan personel gabungan masih melakukan pencarian di sepanjang jembatan Cadas Pangeran," kata Dedi, Rabu.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Suhendra, Youtuber Jalur Maut Sitinjau Lauik | Misteri Hilangnya Yana di Cadas Pangeran

 

K-9 Polda Jabar mengendus helm dan pakaian korban di Cadas Pangeran, Sumedang, Jabar, Kamis (18/11/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.comKOMPAS.COM/AAM AMINULLAH K-9 Polda Jabar mengendus helm dan pakaian korban di Cadas Pangeran, Sumedang, Jabar, Kamis (18/11/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com
Pencarian dihentikan

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan menghentikan pencarian pada Kamis (18/11/2021) siang karena masalah cuaca.

"Pada pencarian hari ketiga ini, kami melibatkan dua anjing pelacak K-9 dari Direktorat Samapta Polda Jabar, dengan harapan mampu melacak dan mengendus keberadaan korban melalui helm dan baju korban," ujar Eko, Kamis siang.

Eko juga menyebut telah melakukan pelacakan sinyal ponsel korban dan terdeteksi terakhir berada di kawasan Cadas Pangeran.

“Tapi kami akan berupaya mengembangkan semua motif dan pemeriksaan saksi-saksi di tempat kerja dan keluarga korban. Jadi semua motif masih sangat terbuka," tutur Eko.

Baca juga: Kronologi Yana Hilang Misterius di Cadas Pangeran, Pesan Suara Terakhir Seolah Minta Tolong ke Istri

Ditemukan di Majalengka

Akhirnya Yana ditemukan pada Kamis (18/11/2021) dengan kondisi sehat.

Yana tidak berada di sekitar Cadas Pangeran, namun di Kabupaten Majalengka.

"Betul, Saudara Yana kami temukan di wilayah Dawuan (Majalengka) sore tadi. Yana kami temukan dalam keadaan sehat walafiat," ujar Kabag Ops Polres Sumedang AKP Hario Prasetyo Seno, di rumah dinas Kapolres Sumedang, Kamis malam.

Polisi pun melakukan penyelidikan bagaimana Yana bisa sampai ke daerah lain.

Baca juga: Yana Nge-prank Bikin Heboh, Ridwan Kamil: Yana Van Cadaspangeran Tipe Nyusahin

Diduga sengaja bikin prank

Ilustrasi penipuan dan manipulasiShutterstock/Twinster Photo Ilustrasi penipuan dan manipulasi

Dari hasil pemeriksaan sementara, warga Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, memang diduga sengaja seolah-olah menghilang.

Dia memiliki tekanan masalah pekerjaan dan keluarga.

"Hasil pemeriksaan sementara motif pelaku karena tekanan masalah pekerjaan dan keluarga. Untuk motif pelaku ini masih kami dalami, mengapa saudara Yana ini melakukan perbuatan seperti itu hingga kejadiannya ramai di media sosial," ujar Kasi Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana kepada Kompas.com, Jumat (19/11/2021) siang.

Polisi juga masih mempelajari jeratan pidana kepada Yana.

"Sementara ini masih tahap penyelidikan. Untuk penerapan pasalnya masih kami dalami bersama JPU dan ahli pidana. Hasil lengkapnya nanti akan segera kami sampaikan," tutur Dedi.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Yana Nge-prank Jadi Trending Twitter | Istri Dilaporkan Suami karena 2 Kali Hamil dengan Pria Lain

 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.DOK. Humas Pemprov Jabar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil ikut komentar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melalui akun Instagramnya, @ridwankamil, turut mengomentari peristiwa itu.

Menurutnya ada hikmah yang bisa diambil dari prank Yana.

"Ada tiga tipe manusia. Tipe nyusahin, tipe B aja, dan tipe manusia mulia yang selalu bawa manfaat. Yana van Cadaspangeran tipe yang pertama," ujar Emil dikutip dari akun Instagramnya.

Hikmah kedua, menurut Emil, dia meminta agar masyarakat jangan selalu menghubungkan antara orang hilang dengan kejadian supranatural.

Terakhir, Emil mengajak untuk menyayangi keluarga.

"Sayangi keluarga dan kurangi drama," ujar mantan Wali Kota Bandung itu.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Sumedang, Aam Aminullah | Editor : David Oliver Purba, Abba Gabrillin, Aprillia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 15 Tahun di Palembang Diperkosa 7 Remaja di Rumah Kosong, 2 Pelaku Berusia 12 Tahun

Bocah 15 Tahun di Palembang Diperkosa 7 Remaja di Rumah Kosong, 2 Pelaku Berusia 12 Tahun

Regional
Kisah Pilu Gadis di Palembang Diperkosa 7 Orang di Rumah Kosong, 2 Pelaku Bocah Berusia 12 Tahun

Kisah Pilu Gadis di Palembang Diperkosa 7 Orang di Rumah Kosong, 2 Pelaku Bocah Berusia 12 Tahun

Regional
Siswi SMA di Riau Dilaporkan Hilang Sejak 9 Januari, Tinggalkan Surat untuk Ibunda

Siswi SMA di Riau Dilaporkan Hilang Sejak 9 Januari, Tinggalkan Surat untuk Ibunda

Regional
Bus Persis Solo Diserang di Tangerang, Kaesang Janji Beli Bus Baru dan Larang Aksi Balas Dendam

Bus Persis Solo Diserang di Tangerang, Kaesang Janji Beli Bus Baru dan Larang Aksi Balas Dendam

Regional
5 Rumah Perkampungan Nelayan di Sikka Ludes Terbakar, Diduga karena Korselting

5 Rumah Perkampungan Nelayan di Sikka Ludes Terbakar, Diduga karena Korselting

Regional
Jembatan Putus Saat Kapolres di Papua Pegunungan Melintas, 3 Polisi dan 1 TNI Hilang

Jembatan Putus Saat Kapolres di Papua Pegunungan Melintas, 3 Polisi dan 1 TNI Hilang

Regional
414 PMI Siap Diberangkatkan ke Korsel, Bekerja di Sektor Manufaktur dan Perikanan

414 PMI Siap Diberangkatkan ke Korsel, Bekerja di Sektor Manufaktur dan Perikanan

Regional
Menteri Risma Sebut Gangguan Jiwa Bisa Disembuhkan, Minta Penderita Tak Disembunyikan

Menteri Risma Sebut Gangguan Jiwa Bisa Disembuhkan, Minta Penderita Tak Disembunyikan

Regional
Beredar Isu Percobaan Penculikan Anak di Purworejo, Polisi: Itu Hoaks

Beredar Isu Percobaan Penculikan Anak di Purworejo, Polisi: Itu Hoaks

Regional
Pria Pencari Kerang yang Hilang di Pantai Mawun NTB Ditemukan Meninggal

Pria Pencari Kerang yang Hilang di Pantai Mawun NTB Ditemukan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mobil Audi A8 yang Tabrak Mahasiswi Ternyata Milik Polisi | Sopir Audi A8 Sudah Izin Majikan Ikut Iring-iringan Polisi

[POPULER NUSANTARA] Mobil Audi A8 yang Tabrak Mahasiswi Ternyata Milik Polisi | Sopir Audi A8 Sudah Izin Majikan Ikut Iring-iringan Polisi

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Petir

Regional
2,4 Juta Sapi di Jateng Jadi Sasaran Vaksinasi PMK

2,4 Juta Sapi di Jateng Jadi Sasaran Vaksinasi PMK

Regional
Sindikat Perdagangan Imigran Rohingya di Aceh Ditangkap

Sindikat Perdagangan Imigran Rohingya di Aceh Ditangkap

Regional
4 Nama Kerajaan Islam di Pulau Sumatera, Ada Kerajaan Islam Pertama di Indonesia

4 Nama Kerajaan Islam di Pulau Sumatera, Ada Kerajaan Islam Pertama di Indonesia

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.