Empat Guru di Kulon Progo Positif Covid-19, Terungkap Lewat Tes Acak PCR

Kompas.com - 19/11/2021, 21:02 WIB
Ilustrasi COVID-19 Ilustrasi COVID-19

KULON PROGO, KOMPAS.com – Tak hanya siswa, tes acak PCR mengungkap ada guru dan tenaga kependidikan (GTK) yang positif Covid-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak 4 GTK positif terjaring dalam tes acak.

Mayoritas tanpa gejala atau OTG dan mengisolasi diri di rumah.

“Positif ada 4 GTK,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, TH Baning Rahayujati melalui pesan singkat, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Akses Jalan yang Tertimbun Longsor di Kulon Progo Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Gugus Tugas menggelar tes acak ke 55 sekolah di Kulon Progo. Terdiri 10 sekolah setingkat SLTA , tujuh SMP, 37 SD dan satu SLB.

Tes ini surveilans di tengah pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah berlangsung selama satu bulan.

Pelaksanaannya mirip skrining sebagai upaya deteksi dini penularan Covid-19 agar tidak sampai membesar.

Tes diikuti sekolah dan siswa maupun GTK yang dipilih secara acak sejak 8 November 2021.

Alhasil, 94 positif, terdiri 28 kasus di tingkat SLTA, empat kasus di SLTP, dan 62 kasus di SD. Empat dari 94 yang positif itu merupakan GTK. Mereka tersebar di 30 sekolah.

Temuan itu dilanjutkan dengan tracing pada 1.326 kontak erat yang mayoritas teman satu kelas.

Baca juga: 3 Hari Usai Bencana Longsor, Ratusan KK di Kulon Progo Masih Gelap Gulita

Gugus Tugas mendapat 19 kasus positif dari antara kontak erat itu. Semuanya pelajar, yakni enam positif di pelajar tingkat SD, dua positif di tingkat SMP dan 11 pelajar SLTA.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasok Ganja ke Mahasiswa USU, Mahasiswi Asal Aceh Ini Divonis 11 Tahun Penjara

Pasok Ganja ke Mahasiswa USU, Mahasiswi Asal Aceh Ini Divonis 11 Tahun Penjara

Regional
Muncul Semburan Lumpur Campur Gas Setinggi 6 Meter di Seram Timur, Warga Diimbau Tak Mendekat

Muncul Semburan Lumpur Campur Gas Setinggi 6 Meter di Seram Timur, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Lagu Bubuy Bulan Asal Jawa Barat, Lirik dan Chord

Lagu Bubuy Bulan Asal Jawa Barat, Lirik dan Chord

Regional
Orangtua Jadi Pekerja Migran di Malaysia, Siswi SD di Kupang Diperkosa Paman hingga Hamil

Orangtua Jadi Pekerja Migran di Malaysia, Siswi SD di Kupang Diperkosa Paman hingga Hamil

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 Mei 2022

Regional
4 Polisi dan 2 Satpam Diperiksa Terkait Tewasnya Kakek di Kompleks Smelter Nikel Bantaeng

4 Polisi dan 2 Satpam Diperiksa Terkait Tewasnya Kakek di Kompleks Smelter Nikel Bantaeng

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 Mei 2022

Regional
Insentif Jaspel Kesehatan Rp 900 Juta Diduga Bermasalah, Direktur RSUD dan Kadinkes Bengkayang Diperiksa

Insentif Jaspel Kesehatan Rp 900 Juta Diduga Bermasalah, Direktur RSUD dan Kadinkes Bengkayang Diperiksa

Regional
Ladang Ganja di Perbatasan Keerom Papua Diduga Sengaja Ditanam Warga

Ladang Ganja di Perbatasan Keerom Papua Diduga Sengaja Ditanam Warga

Regional
Gara-gara Saling Olok, 4 Pemuda di Prabumulih Berkelahi, 1 Orang Tewas

Gara-gara Saling Olok, 4 Pemuda di Prabumulih Berkelahi, 1 Orang Tewas

Regional
Catatan IDI soal Relaksasi Penggunaan Masker: Tetap Waspada

Catatan IDI soal Relaksasi Penggunaan Masker: Tetap Waspada

Regional
Pembatalan Konser 'Tegal Bahari' Tak Jelas, Penonton Harap Uang Kembali, EO Tak Bisa Dihubungi

Pembatalan Konser "Tegal Bahari" Tak Jelas, Penonton Harap Uang Kembali, EO Tak Bisa Dihubungi

Regional
35 Kilogram Mi Formalin di Magelang Diamankan, Penjual Jadi Tersangka

35 Kilogram Mi Formalin di Magelang Diamankan, Penjual Jadi Tersangka

Regional
Warga Serang Edarkan Obat Keras Ilegal, Ribuan Pil Diamankan

Warga Serang Edarkan Obat Keras Ilegal, Ribuan Pil Diamankan

Regional
10 Pahlawan Nasional Asal Sumatera Barat, Salah Satunya Mohammad Hatta

10 Pahlawan Nasional Asal Sumatera Barat, Salah Satunya Mohammad Hatta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.