Banjir di Pesantren, Bupati Minta Pengasuh Pondok Kurangi Lahan untuk Pelebaran Sungai

Kompas.com - 19/11/2021, 18:34 WIB

JEMBER.KOMPAS.com – Pondok Pesantren Mambaul Khoiriyah Islamiyah (MHI) di Desa Bangsalsari, Kecmatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur tergenang banjir pada Jumat (19/11/2021).

Banjir terjadi setelah turun hujan dengan intensitas tinggi sejak dua hari terakhir.

Baca juga: Hujan Deras, Kantor Camat hingga Ratusan Rumah di Jember Terendam Banjir

Bupati Jember Hendy Siswanto meninjau lokasi banjir di tembok pesantren yang jebol.

Tembok tersebut berada berada di bibir sungai dengan kondisi arus air sungai yang sangat kuat.

Akibatnya, ketika hujan deras dengan waktu yang lama, air sungai meluap dan menyebabkan banjir hingga setinggi dada orang dewasa.

“Hari ini ada beberapa titik banjir yang diakibatkan hujan deras kemarin,” kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Pengurus pondok diminta mengurangi lahan

Hendy meminta pengasuh pondok pesantren untuk mengurangi lahan pondok pesantren untuk pelebaran sungai.

“Pengasuh barusan sudah bersedia mewakafkan sehingga sungai bisa lebih lebar lagi,” tutur dia.

Menurutnya, pelebaran sungai tersebut akan membuat potensi luapan air sungai bisa ditekan.

Apalagi, intensitas hujan diprediksi akan masih tinggi sehingga debit air diperkirakan meningkat.

Baca juga: Puluhan Rumah hingga Pondok Pesantren di Jember Terendam Banjir, 300 Santri Mengungsi

Gandeng Pemprov

Hendy menjelaskan alur sungai memiliki beberapa tikungan yang cukup tajam sehingga berbahaya apabila sungai sempit.

Pihaknya akan menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melakukan pengerukan sungai tersebut.

Selain itu, dia mengimbau warga untuk tetap hati-hati dan waspada terhadap potensi bencana.

“Anak-anaknya dijaga, jangan boleh main ke sungai dulu, khawatir arus sungai mendadak besar,” jelas dia.

Sebelumnya diberitakan hujan deras yang mengguyur sejumlah kecamatan di Kabupaten Jember pada Kamis (18/11/2021) hingga menyebabkan banjir genangan.

Ada 79 rumah dengan 300 warga yang terdampak bencana ini.

Bahkan tembok pesantren MHI juga jebol dan menyebabkan air masuk ke kawasan pesantren.

Sekitar 300 santri di Ponpes tersebut diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabatan sebagai Bupati Lembata Berakhir, Thomas: Segala Sesuatu Ada Batasnya

Jabatan sebagai Bupati Lembata Berakhir, Thomas: Segala Sesuatu Ada Batasnya

Regional
Setelah Menunggu 12 Jam, 100 Calon Jemaah Umrah di Blora Akhirnya Diberangkatkan

Setelah Menunggu 12 Jam, 100 Calon Jemaah Umrah di Blora Akhirnya Diberangkatkan

Regional
Tikam Mantan Istri hingga Tewas, Pria Ini Terancam Hukuman Mati

Tikam Mantan Istri hingga Tewas, Pria Ini Terancam Hukuman Mati

Regional
7 Luka Berat hingga Ringan dalam Tabrakan 2 Mobil di Kulon Progo, 2 Sopir Sempat Terjepit

7 Luka Berat hingga Ringan dalam Tabrakan 2 Mobil di Kulon Progo, 2 Sopir Sempat Terjepit

Regional
KKS di Tangan Pendamping, Halimah Tak Terima Bantuan Sembako

KKS di Tangan Pendamping, Halimah Tak Terima Bantuan Sembako

Regional
Putra Asal Riau Almakmur Nugraha Juara Umum Panahan Berkuda di Turki

Putra Asal Riau Almakmur Nugraha Juara Umum Panahan Berkuda di Turki

Regional
Penikam Mantan Istri di Jayapura Ditangkap Saat Sembunyi di Atas Pohon

Penikam Mantan Istri di Jayapura Ditangkap Saat Sembunyi di Atas Pohon

Regional
Alasan Pengantin Pria di Palembang Kabur di Hari Pernikahan, gara-gara Motor Digadai

Alasan Pengantin Pria di Palembang Kabur di Hari Pernikahan, gara-gara Motor Digadai

Regional
Digelar Pertama di Indonesia, Kejuaraan Indoor Skydiving Lahirkan Atlet Terjun Payung Usia 8 Tahun

Digelar Pertama di Indonesia, Kejuaraan Indoor Skydiving Lahirkan Atlet Terjun Payung Usia 8 Tahun

Regional
Tak Ada Jembatan, Ibu Hamil Digendong Seberangi Sungai di Lombok Tengah

Tak Ada Jembatan, Ibu Hamil Digendong Seberangi Sungai di Lombok Tengah

Regional
'Dump Truck' Angkut 14 Penumpang Terbalik di Ende, 2 Orang Tewas

"Dump Truck" Angkut 14 Penumpang Terbalik di Ende, 2 Orang Tewas

Regional
Kerugian 'Skimming' Bank Riau Kepri Capai Rp 800 Juta, 3 Pelaku Tertahan di Bali

Kerugian "Skimming" Bank Riau Kepri Capai Rp 800 Juta, 3 Pelaku Tertahan di Bali

Regional
15 Negara Bertarung di World Surf League Qualifying Series 5000 Nias Selatan

15 Negara Bertarung di World Surf League Qualifying Series 5000 Nias Selatan

Regional
Gaet 5.000 Pelari, Borobudur Marathon 2022 Disebut Jadi Ruang Kaderisasi Atlet Muda

Gaet 5.000 Pelari, Borobudur Marathon 2022 Disebut Jadi Ruang Kaderisasi Atlet Muda

Regional
Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan di Samping Rumah Makan di Jayapura

Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan di Samping Rumah Makan di Jayapura

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.