Dugaan Penyelewengan Anggaran Rp 5,3 Miliar di DPRD Ambon, Sekwan dan 4 Staf Diperiksa

Kompas.com - 18/11/2021, 17:28 WIB

AMBON, KOMPAS.com- Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Ambon, Steven Dominggus menjalani pemeriksaan di kantor Kejaksaan Negeri Ambon, Kamis (18/11/2021).

Pemeriksaan itu terkait dengan dugaan penyimpangan anggaran di DPRD Kota Ambon tahun 2020 senilai Rp 5,3 miliar.

Selain Steven, penyidik Kejari Ambon juga ikut memeriksa Kasubag Hukum dan Perundangan, LS, serta tiga staf Sekertariat DPRD yakni NM, MP, dan JP. 

Baca juga: Kasus Selebgram di Ambon Live Video Porno, Dibuat di Hotel, Pelaku Dipulangkan Setelah 5 Jam Pemeriksaan

Diperiksa sekitar lima jam

Steven dan empat stafnya ini menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIT.

Mereka diperiksa terkait dugaan penyelewengan anggaran senilai Rp 5,3 miliar.

Setelah menjalani pemeriksaan, Sekwan dan empat stafnya itu akhirnya keluar dari kantor Kejari Ambon pada Pukul 15.30 WIT.

Mereka keluar dengan terburu-buru dan langsung kembali ke kantor DPRD Kota Ambon yang hanya berjarak beberapa meter dari kantor Kejari Ambon.

Sekwan DPRD Kota Ambon, Steven Dominggus yang dicegat wartawan di depan kantor Kejari Ambon hanya menanggapi dengan santai.

“Proses masih berlanjut,” sebut Steven sambil berjalan menuju kantor DPRD Ambon.

Baca juga: Terungkap, Alasan Selebgram di Ambon Live Video Porno Bareng Kekasih

 

ilustrasi rupiah, ilustrasi anggaranthikstockphotos ilustrasi rupiah, ilustrasi anggaran
Temuan BPK

Kepala Kejari Ambon, Dian Fris Nalle mengaku pemeriksaan terhadap Sekwan  dan empat stafnya itu berkaitan dengan kasus dugaan penyimpangan anggaran senilai Rp 5,3 miliar sebagaimana hasil temuan BPK tahun 2020.

“Itu terkait temuan BPK Tahun 2020 senilai Rp 5,3 miliar. Untuk hari ini ada lima orang yang diperiksa,” kata Dian kepada wartawan di kantor Kejari Ambon, Kamis.

Ia memastikan Jumat besok, pihaknya akan kembali memeriksa enam orang lagi dari Sekretariat DPRD Kota Ambon.

“Besok ada enam orang lagi diperiksa semuanya dari bagian sekretariat DPRD, PPK-nya dan ada Sekwan lah,” katanya.

Baca juga: Danlantamal soal Sengketa Lahan di Aru: Tak Ada Intervensi

Saat disinggung apakah Anggota DPRD juga akan diperiksa terkait kasus itu, Dian meminta wartawan agar bersabar karena saat ini tim masih terus mengusut kasus tersebut.

“Nanti untuk penyimpangan data rinciannya harap bersabar karena nanti kita kompilasi dulu supaya informasinya terarah. Tim bekerja dulu baru selesai seminggu baru kita rilis supaya lebih komprehensif,” jelas Kajari Ambon. 

"Saat ini belum masuk untuk anggota DPRD. Nanti kalau sudah, baru kita lihat anggota dewan,” tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengantin Ini Gelar Pernikahan di Metaverse, Tamu Hadir dari Jauh dan Bisa Menyapa

Pengantin Ini Gelar Pernikahan di Metaverse, Tamu Hadir dari Jauh dan Bisa Menyapa

Regional
Polisi Amankan Pengedar Miras yang Sebabkan 3 Pengunjung Tempat Karaoke Tewas

Polisi Amankan Pengedar Miras yang Sebabkan 3 Pengunjung Tempat Karaoke Tewas

Regional
Cerita Korban Erupsi Semeru Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Jokowi, Sempat Diancam Akan Ditabrak Lari

Cerita Korban Erupsi Semeru Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Jokowi, Sempat Diancam Akan Ditabrak Lari

Regional
HUT Kota Medan ke-432, Bobby Nasution Bilang Stunting dan Banjir Menjadi PR Bersama

HUT Kota Medan ke-432, Bobby Nasution Bilang Stunting dan Banjir Menjadi PR Bersama

Regional
Legenda Joko Seger dan Rara Anteng, Asal-usul Nama Tengger

Legenda Joko Seger dan Rara Anteng, Asal-usul Nama Tengger

Regional
Harga Porang Anjlok, Petani Coba Olah Porang jadi Kue

Harga Porang Anjlok, Petani Coba Olah Porang jadi Kue

Regional
[POPULER NUSANTARA] Selingkuh hingga Punya Anak, 2 ASN Dipecat | Kapolres Maluku Tengah Dicopot dari Jabatannya

[POPULER NUSANTARA] Selingkuh hingga Punya Anak, 2 ASN Dipecat | Kapolres Maluku Tengah Dicopot dari Jabatannya

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 2 Juli 2022, Pagi Cerah, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 2 Juli 2022, Pagi Cerah, Sore Hujan Ringan

Regional
PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Tjahjo Kumolo

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Tjahjo Kumolo

Regional
Remaja 13 Tahun di Kabupaten TTS Hilang Terseret Banjir

Remaja 13 Tahun di Kabupaten TTS Hilang Terseret Banjir

Regional
Dini Hari, Bayi Ditemukan dalam Kardus, Ditaruh di Teras dan Diselimuti Sarung

Dini Hari, Bayi Ditemukan dalam Kardus, Ditaruh di Teras dan Diselimuti Sarung

Regional
Sebulan Ada 320 Kasus Gigitan Anjing di Toraja Utara, 1 Orang Positif Rabies dan Meninggal

Sebulan Ada 320 Kasus Gigitan Anjing di Toraja Utara, 1 Orang Positif Rabies dan Meninggal

Regional
Ular Masuk ke Jok Pedagang Tahu Gejrot, Damkar Turun Tangan

Ular Masuk ke Jok Pedagang Tahu Gejrot, Damkar Turun Tangan

Regional
Gunung Ile Lewotolok Lontarkan Lava Pijar, Warga yang Panik Disarankan Evakuasi Mandiri

Gunung Ile Lewotolok Lontarkan Lava Pijar, Warga yang Panik Disarankan Evakuasi Mandiri

Regional
Event Nasional-Internasional Meriahkan Kota Solo, Gibran Minta Pedagang Tak 'Ngepruk' Harga

Event Nasional-Internasional Meriahkan Kota Solo, Gibran Minta Pedagang Tak 'Ngepruk' Harga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.