Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Walhi Jatim Kritik Proyek Wisata di Kawasan Bromo Tengger Semeru, Tempati Tanah Suci dan Rawan Bencana

Kompas.com - 18/11/2021, 09:19 WIB
Priska Sari Pratiwi

Editor

Saat ini, lanjut Lila, lahan milik masyarakat Tengger semakin sempit dengan adanya pariwisata.

Pembangunan proyek wisata seperti jembatan kaca, glamping, homestay dan restoran, itu membuat masyarakat Tengger tidak leluasa untuk merawat tanah leluhur mereka.

"Dengan adanya wisata itu, banyak orang yang mulai menyewakan tanah mereka. Memang tidak dibeli, tapi menyewakan. Tapi tanah disewa dalam bentuk sudah bertahun-tahun, yang akhirnya orang Tengger akan semakin sedikit mempunyai tanah di sana," kata Lila.

Ia menilai, secara aturan proyek wisata dalam kawasan TNBTS tidak melanggar, tetapi mengabaikan etika lingkungan.

Pembangunan proyek wisata di tanah masyarakat adat Tengger ini juga bertentangan dengan nilai-nilai spiritual dan budaya yang dianut warga Tengger selama ini.

Baca juga: Pembukaan Wisata Bromo Bergantung pada Status PPKM Daerah Penyangga

Namun, kata Lila, masyarakat Tengger memiliki sikap memendam dan menghindari konflik.

Meski demikian, diamnya orang Tengger ini tidak dapat diartikan bahwa mereka bisa menerima begitu saja dengan segala bentuk perubahan di wilayah tempat tinggal orang Tengger.

Namun, mereka tak bisa berbuat banyak.

"Dari jawaban salah seorang warga lokal, ketika ditanya tentang pembangunan (proyek wisata) di sana, mereka hanya menjawab, 'Kami bisa apa? Kami hanya orang kecil'," tutur Lila.

 

KOMPAS.com / (Penulis: Kontributor Surabaya, Ghinan Salman | Editor: Phytag Kurniati)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kronologi Sapi Hantam Panitia Kurban di Lampung, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Kronologi Sapi Hantam Panitia Kurban di Lampung, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Pengantin Pria di Ternate Ditonjok Wali Nikah Usai Ijab Kabul, Kapolsek: Langsung Berdamai

Pengantin Pria di Ternate Ditonjok Wali Nikah Usai Ijab Kabul, Kapolsek: Langsung Berdamai

Regional
Tuntaskan Masalah Rob di Tambaklorok, Wali Kota Semarang Bakal Kembangkan Wisata Bahari

Tuntaskan Masalah Rob di Tambaklorok, Wali Kota Semarang Bakal Kembangkan Wisata Bahari

Regional
Anggota KKB yang Ditembak Mati Aparat Ternyata Desertir TNI

Anggota KKB yang Ditembak Mati Aparat Ternyata Desertir TNI

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ketua KPU Khotbah soal Sifat Kebinatangan di Depan Jokowi | Sapi Kurban Jumbo dari Presiden untuk Warga Semarang

[POPULER NUSANTARA] Ketua KPU Khotbah soal Sifat Kebinatangan di Depan Jokowi | Sapi Kurban Jumbo dari Presiden untuk Warga Semarang

Regional
Jokowi Ingin Tanggul Tambakrejo Semarang Jadi Contoh Atasi Banjir Rob di Pantura

Jokowi Ingin Tanggul Tambakrejo Semarang Jadi Contoh Atasi Banjir Rob di Pantura

Regional
Siswi SMA dan Kekasihnya Buang Bayi lalu Pantau Kondisinya lewat Medsos

Siswi SMA dan Kekasihnya Buang Bayi lalu Pantau Kondisinya lewat Medsos

Regional
Sutiono Terkapar Ditendang Sapi Kurban di Lampung

Sutiono Terkapar Ditendang Sapi Kurban di Lampung

Regional
Ambulans Tabrak Truk di Tol Pemalang-Batang, 2 Orang Tewas

Ambulans Tabrak Truk di Tol Pemalang-Batang, 2 Orang Tewas

Regional
BTNGR Sebut Kawasan Gunung Rinjani yang Terbakar Bukan Jalur Pendakian

BTNGR Sebut Kawasan Gunung Rinjani yang Terbakar Bukan Jalur Pendakian

Regional
Wali Nikah Tonjok Pengantin Pria di Ternate Usai Ijab Kabul

Wali Nikah Tonjok Pengantin Pria di Ternate Usai Ijab Kabul

Regional
Mengenal Koyor dan Ragam Olahannya dengan Bumbu Khas Nusantara

Mengenal Koyor dan Ragam Olahannya dengan Bumbu Khas Nusantara

Regional
Aparat Tembak Mati 1 Anggota KKB Anak Buah Undinus Kogoya

Aparat Tembak Mati 1 Anggota KKB Anak Buah Undinus Kogoya

Regional
Ganjar Tanggapi soal DPD PDI-P Usulkan Nama Anies di Pilkada Jakarta 2024

Ganjar Tanggapi soal DPD PDI-P Usulkan Nama Anies di Pilkada Jakarta 2024

Regional
Bocah di Magelang Tewas Tenggelam Saat Cari Ikan

Bocah di Magelang Tewas Tenggelam Saat Cari Ikan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com