Semangati Keluarga Bayi Penderita Hidrosefalus di Surabaya, Armuji Janjikan Rusun dan Jaminan Kesehatan

Kompas.com - 17/11/2021, 21:45 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji saat melihat langsung kondisi bayi yang menderita hidrosefalus di Surabaya, Rabu (17/11/2021). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWakil Wali Kota Surabaya Armuji saat melihat langsung kondisi bayi yang menderita hidrosefalus di Surabaya, Rabu (17/11/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji bersama Lurah dan Puskesmas Morokrembangan melihat langsung kondisi terkini Elora, bayi pengidap hidrosefalus yang tinggal di Jalan Gadukan Baru Gang 1/227 A, Surabaya, Rabu (17/11/2021).

Armuji mengatakan, pada 7 Oktober 2021 lalu, sempat dilakukan perawatan medis terhadap Elora dan tindakan operasi di RSUD Soewandhie.

Setelah menjalani proses operasi, Armuji menyempatkan diri memberikan semangat dan tali asih kepada keluarga Elora.

Baca juga: Kisah Sanusi Mak Comblang Blitar, Buka Biro Jodoh di Tengah Maraknya Aplikasi Kencan Digital

"Semangat ya, kami akan pantau terus kondisi Elora. Sebisa mungkin akan kami beri penanganan kesehatan yang terbaik," kata Cak Ji, sapaan akrabnya, Rabu.

Untuk meringankan beban orangtua Elora, yakni Yoyok Subiyantoro dan Adila, Cak Ji berjanji akan memberikan intervensi berupa rumah susun (rusun) dan jaminan kesehatan.

Cak Ji juga akan menjamin kesehatan Elora dengan dibuatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) melalui Jaminan Kesehatan Semesta (JKS) yang dibiayai dengan menggunakan APBD.

"Nanti kami urus juga administrasi kependudukan, KK dan akta kelahirannya. Alhamdulillah operasi kemarin berjalan lancar, terima kasih kepada jajaran kecamatan dan kelurahan sudah tanggap memantau lingkungannya," ujar Cak Ji.

Lurah Morokrembangan Suheri Widya Astuti mengatakan, keberhasilan dalam melakukan penanganan bayi penderita hidrosefalus ini berkat adanya gotong royong dari Aparatur Sipil Negara (ASN) kelurahan yang peduli dengan warga Morokrembangan.

Baca juga: Armuji Gelar Sayembara Desain Patung Bung Karno di Surabaya

"Kami bersyukur Elora bisa ditangani dengan baik. Sesuai dengan arahan Pak Wali Kota dan Pak Wawali, kami diminta agar siap sedia melayani dan membantu menyelesaikan masalah warga, khususnya di wilayah Morokrembangan," kata Widya.

Pasutri Yoyok dan Adila pun bersyukur telah dibantu oleh Pemkot Surabaya secara moril maupun materiil untuk proses kesembuhan buah hatinya.

"Terima kasih Pak Wawali atas bantuan dan perhatiannya," kata pasangan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tarif Tes PCR di PLBN Entikong Rp 600.000, Sekda Kalbar: Jangan Main-main, Melewati Harga Bisa Dipidana

Tarif Tes PCR di PLBN Entikong Rp 600.000, Sekda Kalbar: Jangan Main-main, Melewati Harga Bisa Dipidana

Regional
Warga Usir Perempuan yang Diam-diam Bersuami 2 di Cianjur, Suami Sah: Kini Saya Ikhlas

Warga Usir Perempuan yang Diam-diam Bersuami 2 di Cianjur, Suami Sah: Kini Saya Ikhlas

Regional
Kecelakaan Maut di Tol Surabaya-Mojokerto, Karawang, dan Nganjuk dalam 2 Hari, 24 Nyawa Melayang

Kecelakaan Maut di Tol Surabaya-Mojokerto, Karawang, dan Nganjuk dalam 2 Hari, 24 Nyawa Melayang

Regional
Dituding Penyebab Mutasi, Kepala Sekolah di Nunukan Dikeroyok Rekan Seprofesi

Dituding Penyebab Mutasi, Kepala Sekolah di Nunukan Dikeroyok Rekan Seprofesi

Regional
Terekam CCTV, Pelatih Futsal di Pekanbaru Ditikam Anak Didiknya Karena Ini

Terekam CCTV, Pelatih Futsal di Pekanbaru Ditikam Anak Didiknya Karena Ini

Regional
Waisak 2022, Umat Buddha Berbagai Daerah Kirab dari Candi Mendut ke Borobudur

Waisak 2022, Umat Buddha Berbagai Daerah Kirab dari Candi Mendut ke Borobudur

Regional
Melihat Perayaan Waisak di Desa Terpencil Mareje, Lombok Barat

Melihat Perayaan Waisak di Desa Terpencil Mareje, Lombok Barat

Regional
Melihat Pohon Bodhi, Tempat Buddha Bersemedi di Pagoda Nusantara Bangka

Melihat Pohon Bodhi, Tempat Buddha Bersemedi di Pagoda Nusantara Bangka

Regional
Cerita Riyanto, Masuk Perangkap Komplotan Begal Berkedok Travel, Tubuh Diikat di Pohon

Cerita Riyanto, Masuk Perangkap Komplotan Begal Berkedok Travel, Tubuh Diikat di Pohon

Regional
Sederet Kecelakaan Maut di Jabar dan Jatim dalam 2 Hari, Total 22 Orang Tewas, Libatkan 2 Mobil Elf dan Bus

Sederet Kecelakaan Maut di Jabar dan Jatim dalam 2 Hari, Total 22 Orang Tewas, Libatkan 2 Mobil Elf dan Bus

Regional
Antisipasi PMK, Pemprov Banten Perketat Masuknya Hewan Ternak di Perbatasan

Antisipasi PMK, Pemprov Banten Perketat Masuknya Hewan Ternak di Perbatasan

Regional
Kisah 1 Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Maut Elf Karawang, Ibu dan Ayah Meninggal, Anak Luka Berat

Kisah 1 Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Maut Elf Karawang, Ibu dan Ayah Meninggal, Anak Luka Berat

Regional
Tradisi Waisak di Ngroto Sumogawe: Dari Sungkeman, Kenduren, sampai Lebaran Waisak

Tradisi Waisak di Ngroto Sumogawe: Dari Sungkeman, Kenduren, sampai Lebaran Waisak

Regional
Mantan Suami Tikam Korban Hingga Tewas di Jayapura

Mantan Suami Tikam Korban Hingga Tewas di Jayapura

Regional
Kemarin 7 Orang Tewas Kecelakaan Maut di Karawang, Hari Ini 13 Penumpang Bus Meninggal di Tol Sumo

Kemarin 7 Orang Tewas Kecelakaan Maut di Karawang, Hari Ini 13 Penumpang Bus Meninggal di Tol Sumo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.