Usai OTT, Polda Banten Geledah Kantor BPN Lebak, Amankan Dua Boks Berisi Dokumen

Kompas.com - 17/11/2021, 20:37 WIB

LEBAK, KOMPAS.com - Polisi melakukan penggeledahan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lebak, Rabu (17/12/2021).

Sebanyak dua boks berisi dokumen diamankan setelah penggeledahan selama kurang lebih lima jam.

Pantauan Kompas.com di kantor BPN Lebak, sejumlah penyidik dari satuan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten masuk ke kantor BPN sekira pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Begini Modus Oknum Pegawai BPN Lebak Lakukan Pungli Sertifikat Tanah

Penggeledahan tersebut dilakukan di bagian belakang Gedung BPN secara tertutup, pintu dan pagar kantor BPN ditutup, termasuk wartawan juga dilarang masuk.

Usai operasi sekitar lima jam atau sekitar pukul 15.30 WIB, penyidik kemudian keluar dan mengangkut sebanyak dua boks berisi dokumen.

Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Pegawai BPN Lebak sebagai Tersangka Pungli Sertifikat Tanah

Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Banten AKBP Wiwin Setiawan mengatakan, penggeledahan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) pada 12 November 2021 lalu.

"Dua boks dokumen dari lima ruangan yang digeledah selama lima jam lebih. Dokumen ini untuk melengkapi barang bukti dua tersangka OTT kemarin," kata Wiwin kepada wartawan di Gedung BPN, Rabu.

Wiwin mengatakan, dokumen tersebut kemudian akan dibawa ke Mapolda Banten untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut terhadap dua tersangka.

Sudah ada delapan orang saksi

Dia juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan akan muncul tersangka lain.

Pengembangan kasus terkini, kata dia, sudah ada delapan orang saksi.

Mereka terdiri dari pegawai BPN, kepala Desa dan korban pungutan liar (pungli) tersangka.

Sementara untuk kepala BPN, kata Wiwin, belum dilakukan pemeriksaan.

“Belum, belum kita mintai keterangan. Ini masih berproses dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus pungli ini,” kata dia.

Polisi menetapkan dua pegawai BPN Lebak tersngka pungli pengurusan Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah.KOMPAS.COM/RASYID RIDHO Polisi menetapkan dua pegawai BPN Lebak tersngka pungli pengurusan Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah.

Dua orang ditetapkan tersangka

Sebelumnya diberitakan, sebanyak empat orang pegawai BPN dan satu kepala desa diamankan dalam OTT pada Jumat, (12/11/2021).

Dua orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka yakni RY (57), seorang PNS pada Bagian Penata Pertanahan dan PR (41) pegawai pemerintah Non PNS pada Bagian Administrasi di Kantor BPN Lebak.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pungli pengurusan Sertifikat Hak Milik (SHM).

Sementara sejumlah orang lainnya yang ditangkap saat OTT masih berstatus saksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Janjang Koto Gadang, Trekking di Replika Tembok Besar Ala Bukittinggi

Janjang Koto Gadang, Trekking di Replika Tembok Besar Ala Bukittinggi

Regional
Warga Maluku Tengah Hilang Saat Memanah Ikan, Hanya Ditemukan Alat Panah Milik Korban

Warga Maluku Tengah Hilang Saat Memanah Ikan, Hanya Ditemukan Alat Panah Milik Korban

Regional
Sosok Lifter Aceh Zul Ilmi Peraih Medali Emas SEA Games 2021: Pekerja Keras hingga Tulang Punggung Keluarga

Sosok Lifter Aceh Zul Ilmi Peraih Medali Emas SEA Games 2021: Pekerja Keras hingga Tulang Punggung Keluarga

Regional
Taman Labirin Coban Rondo: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Taman Labirin Coban Rondo: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Cucu Aniaya Neneknya di Kukar Karena Pakaian Dijadikan Lap Kencing

Cucu Aniaya Neneknya di Kukar Karena Pakaian Dijadikan Lap Kencing

Regional
Mendagri Tunjuk 4 Penjabat Kepala Daerah di Maluku, Salah Satunya Pati TNI

Mendagri Tunjuk 4 Penjabat Kepala Daerah di Maluku, Salah Satunya Pati TNI

Regional
Pembunuhan Sopir 4 Tahun Lalu Terungkap, Berawal dari Pelaku Pasutri ke Dukun karena Merasa Dihantui

Pembunuhan Sopir 4 Tahun Lalu Terungkap, Berawal dari Pelaku Pasutri ke Dukun karena Merasa Dihantui

Regional
Dalam 5 Bulan, 2 Lahan Ganja Ditemukan di Kabupaten Keerom, Papua

Dalam 5 Bulan, 2 Lahan Ganja Ditemukan di Kabupaten Keerom, Papua

Regional
Jadi Kurir Puluhan Paket Sabu, Ibu Rumah Tangga di Bengkulu Ditangkap

Jadi Kurir Puluhan Paket Sabu, Ibu Rumah Tangga di Bengkulu Ditangkap

Regional
Penikam Mantan Istri Hingga Tewas di Rumah Makan Jayapura Ditangkap

Penikam Mantan Istri Hingga Tewas di Rumah Makan Jayapura Ditangkap

Regional
Naik Motor Bersama Istri Malam Hari, Seorang Warga Mataram NTB Dipanah OTK

Naik Motor Bersama Istri Malam Hari, Seorang Warga Mataram NTB Dipanah OTK

Regional
Jelang Berakhir Masa Jabatan, Wali Kota Lhokseumawe Mulai Pindahkan Barang Pribadi

Jelang Berakhir Masa Jabatan, Wali Kota Lhokseumawe Mulai Pindahkan Barang Pribadi

Regional
Warga Lembata NTT Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Korban Sempat Teriak Minta Tolong

Warga Lembata NTT Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Korban Sempat Teriak Minta Tolong

Regional
Perempuan 43 Tahun Diduga Lecehkan Remaja Laki-laki, Kerap Kirimi Foto Vulgar hingga Korban Depresi

Perempuan 43 Tahun Diduga Lecehkan Remaja Laki-laki, Kerap Kirimi Foto Vulgar hingga Korban Depresi

Regional
Viral, Video Aksi Balap Liar Pemuda Diamuk Warga di Solo, Ini Kata Polisi

Viral, Video Aksi Balap Liar Pemuda Diamuk Warga di Solo, Ini Kata Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.