Gara-gara Cekcok Saat Rapat, Pegawai Desa Dilempar Gelas hingga Dapat 35 Jahitan

Kompas.com - 17/11/2021, 15:38 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - H (28) dan DK (48) merupakan pegawai Desa/Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya yang cekcok saat berjalannya rapat di aula desa setempat pada Senin (15/11/2021) kemarin.

Rapat itu dilaksanakan sebagai agenda rutin aparat desa di sana termasuk pembahasan penanganan Covid-19 dan terjadi adu mulut antara keduanya.

Diduga kedua pelaku tak sepakat akan suatu hal dalam rapat tersebut dan menyebabkan tragedi lempar gelas ke leher salahsatunya terjadi saat rapat disaksikan aparatur desa lainnya.

Baca juga: Kronologi Seorang Pria Aniaya Tetangganya dengan Parang hingga Kritis, Berawal Cekcok Saling Klaim Tanah

H mengalami luka sobek akibat lehernya dihantam gelas oleh DK, saat rapat di aula desa juga sempat terjadi aksi pemukulan.

Akibatnya korban harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan serius dan mendapatkan jahitan petugas medis sebanyak 35 jahitan.

Baca juga: Heboh Duel 2 Pria Bersenjata Golok dan Gergaji di Tengah Jalan, Dilerai Polisi dengan Acungkan Pistol

"Awalnya, korban yang diketahui berinisial H (28) tengah rapat, termasuk kegiatan tersebut dihadiri pelaku yang berinisial DK (48). Saat rapat berlangsung, keduanya terlibat percekcokan yang berujung penganiayaan. Saat rapat, pelaku DK kemudian melakukan pemukulan menggunakan gelas terhadap korban H hingga mengalami luka di bagian leher,” jelas Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Dian Purnomo kepada Kompas.com, Rabu (17/11/2021).

Baca juga: Kasus Istri Siri Dibunuh Suami di Surabaya, Dipicu Cekcok Dugaan Perselingkuhan, Korban Sempat Hubungi Putranya

 

Pelaku terancam 5 tahun penjara

Dian menambahkan, pihaknya pun langsung mendatangi lokasi kejadian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

DK pun diamankan petugas dan dibawa ke ruang tahanan Polres Tasikmalaya untuk dimintai keterangan.

"DK saat sedang menjalani proses hukum dan diperiksa oleh penyidik kepolisian. DK hingga saat ini belum ditetapkan sebagai tersangka, namun masih saksi," tambahnya.

Meski demikian, pelaku terancam Pasal 351 ayat 2 KUHPidana tentang penganiayaan.

Soalnya, perbuatannya membuat korban mengalami luka dengan penganiayaan secara disengaja saat rapat berlangsung 

“Ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara,” pungkasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Hilangnya Anak Pertama Ridwan Kamil Saat Berenang di Swiss

Kronologi Hilangnya Anak Pertama Ridwan Kamil Saat Berenang di Swiss

Regional
Kapal Terbalik Dihantam Ombak, 3 Nelayan Selamat Pegang Jeriken, 1 Hilang

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, 3 Nelayan Selamat Pegang Jeriken, 1 Hilang

Regional
Ratusan Sapi Terjangkit PMK, Pasar Hewan di Rembang Ditutup

Ratusan Sapi Terjangkit PMK, Pasar Hewan di Rembang Ditutup

Regional
Konten Radikalisme Menyebar Masif di Internet, Apa yang Harus Dilakukan untuk Menangkisnya?

Konten Radikalisme Menyebar Masif di Internet, Apa yang Harus Dilakukan untuk Menangkisnya?

Regional
Saat Penyebaran Paham Radikal Berganti Pola, Pengamat: Dulu Diam-diam, Kini Terang-terangan…

Saat Penyebaran Paham Radikal Berganti Pola, Pengamat: Dulu Diam-diam, Kini Terang-terangan…

Regional
Curug Cikaso, Obyek Wisata di Sukabumi: Daya Tarik, dan Rute

Curug Cikaso, Obyek Wisata di Sukabumi: Daya Tarik, dan Rute

Regional
RSUD Provinsi Riau Berhasil Operasi Bayi Kembar Siam Tempel Mulut

RSUD Provinsi Riau Berhasil Operasi Bayi Kembar Siam Tempel Mulut

Regional
Anggota DPR Dilaporkan ke Polisi, Diduga Tampar Karyawan Restoran di Labuan Bajo gara-gara Diminta Pindah Meja

Anggota DPR Dilaporkan ke Polisi, Diduga Tampar Karyawan Restoran di Labuan Bajo gara-gara Diminta Pindah Meja

Regional
[POPULER NUSANTARA] Alex Noerdin Dituntut 20 Tahun Penjara | Pencopotan Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung

[POPULER NUSANTARA] Alex Noerdin Dituntut 20 Tahun Penjara | Pencopotan Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung

Regional
Istri Saksikan Suaminya Dianiaya Menggunakan Sajam hingga Luka Parah, Pelakunya Ditangkap

Istri Saksikan Suaminya Dianiaya Menggunakan Sajam hingga Luka Parah, Pelakunya Ditangkap

Regional
Tanggul Jebol di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Akhirnya Bisa Ditutup

Tanggul Jebol di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Akhirnya Bisa Ditutup

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Regional
Ditemukan Bersama Perempuan, Ulong: Istri Dokter Faisal Mengurung Diri di Rumah

Ditemukan Bersama Perempuan, Ulong: Istri Dokter Faisal Mengurung Diri di Rumah

Regional
Telaga Biru Cicerem: Harga Tiket, Rute, dan Daya Tarik

Telaga Biru Cicerem: Harga Tiket, Rute, dan Daya Tarik

Regional
Warga Bandung Ditemukan Tewas Gantung Diri dengan Wajah Dilakban

Warga Bandung Ditemukan Tewas Gantung Diri dengan Wajah Dilakban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.