Perekonomian Lokal Tumbuh 4 Persen, Pemprov DIY Janjikan Kenaikan UMP pada 2022

Kompas.com - 16/11/2021, 12:00 WIB

KOMPAS.com- Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjanjikan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada 2022.

Kenaikan upah itu bakal menyesuaikan dengan pertumbuhan ekonomi di DIY.

"Kalau tidak salah hitung, kenaikan kita cukup bagus karena pertumbuhan (ekonomi) nya yang dirilis BPS (Badan Pusat Statistik) sekitar empat sekian persen. Ini akan membuat UMP-nya meningkat," kata Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (15/11/2021).

Baca juga: Soal Penetapan UMP Sumut, Ini Janji Edy Rahmayadi

Aji mengatakan, Pemda DIY menjadikan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 untuk menentukan upah minimum.

Dengan regulasi itu, disebut Aji, pendapat pekerja dan pengusaha tidak lagi jadi penentu besaran kenaikan upah.

Penentuan upah minimum menjadi tergantung dengan kondisi perekonomian daerah.

"Dari Kemenaker sekarang ini kita sudah mendapat kepastian. Negosiasi tentang besar kecilnya UMP bukan debat kusir lagi. Kalau dulu kan yang satu (pekerja) minta tinggi yang satu (pengusaha) minta rendah," jelasnya.

Baca juga: Pegawai Kantor Pinjol Ilegal yang Digerebek Polisi Ada yang Baru Kerja 2 Hari, Gajinya UMR Yogya

Konsekuensi dari aturan itu, kenaikan upah juga ditentukan dari kinerja pengusaha dan pekerja yang ada di DIY.

Aji mencontohkan, kinerja ekspor di DIY saat ini mengalami peningkatan sehingga mampu menyumbang pertumbuhan perekonomian daerah.

Dengan demikian, upah minimum pekerja otomatis akan meningkat.

"Kalau tidak bisa menumbuhkan ekonomi, ya, gajinya kecil. Itu bagian dari peran pengusaha dan pekerja, kalau pekerja pengusaha bisa membuat ekonomi tinggi berarti ada kenaikan UMP," jelasnya.

 

Sedangkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Aria Nugrahadi menuturkan, pada Jumat (12/11/2021), Dewan Pengupahan DIY telah membahasan terkait besaran UMP dengan melibatkan unsur pemerintah, pekerja, dan pengusaha.

"Selanjutnya akan kita bawa rekomendasi tersebut untuk penetapan pengupahan dan diumumkan oleh Pak Gubernur Minggu ini," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY, Aria Nugrahadi saat dihubungi, Senin (15/11/2021).

Aria enggan membeberkan hasil pertemuan dengan Dewan Pengupahan tersebut.

Baca juga: Simak Daftar Lengkap Besaran UMR Yogyakarta Tahun 2021

Sebab, penentuan besaran UMP dilakukan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Pada prinsipnya, mekanisme penentuan upah minimum mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan.

"Kita tunggu diumumkan Pak Gubernur saja. Tidak lama lagi, kok. Kalau regulasinya kan (pengumuman UMP) sebelum tanggal 21 (November)," jelasnya.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul UMP Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2022 Bakal Naik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Heroik Sandi, Siswa Kelas VI Naiki Gantangan Burung untuk Kibarkan Bendera yang Macet saat Dikerek

Kisah Heroik Sandi, Siswa Kelas VI Naiki Gantangan Burung untuk Kibarkan Bendera yang Macet saat Dikerek

Regional
Pria di Riau Timbun Solar Subsidi dengan Cara Modifikasi Tangki Mobil

Pria di Riau Timbun Solar Subsidi dengan Cara Modifikasi Tangki Mobil

Regional
Self Photo Studio, Konsep Foto Unik ala Korea yang Digandrungi Kalangan Muda Semarang

Self Photo Studio, Konsep Foto Unik ala Korea yang Digandrungi Kalangan Muda Semarang

Regional
Sidang Korupsi KONI Padang, Hakim Pertanyakan Adanya Rangkap Jabatan KONI dan PSP

Sidang Korupsi KONI Padang, Hakim Pertanyakan Adanya Rangkap Jabatan KONI dan PSP

Regional
Kronologi Terbongkarnya Dugaan Pencabulan 20 Santriwati oleh Pimpinan Ponpes di Bandung

Kronologi Terbongkarnya Dugaan Pencabulan 20 Santriwati oleh Pimpinan Ponpes di Bandung

Regional
Miliki Senjata Rakitan untuk Curi Hewan Ternak, 2 Warga di Bima Ditangkap

Miliki Senjata Rakitan untuk Curi Hewan Ternak, 2 Warga di Bima Ditangkap

Regional
Kawasan Mandalika Sisakan Kasus Sengketa Lahan Warga

Kawasan Mandalika Sisakan Kasus Sengketa Lahan Warga

Regional
Kejari Bengkulu Paksa Tambang Batu Bara Bayar Denda Rp 961 Juta karena Rusak Aset Negara

Kejari Bengkulu Paksa Tambang Batu Bara Bayar Denda Rp 961 Juta karena Rusak Aset Negara

Regional
Warga di Lombok Timur Jadi Korban Begal, Pelaku Tusuk Pakai Tulang Ikan Pari

Warga di Lombok Timur Jadi Korban Begal, Pelaku Tusuk Pakai Tulang Ikan Pari

Regional
Beredar Video Oknum Guru PNS di Belitung, Diduga Kekerasan pada Murid

Beredar Video Oknum Guru PNS di Belitung, Diduga Kekerasan pada Murid

Regional
Mengaku Bisa Gandakan Uang, Kakek 69 Tahun di Pontianak Cabuli Anak di Bawah Umur

Mengaku Bisa Gandakan Uang, Kakek 69 Tahun di Pontianak Cabuli Anak di Bawah Umur

Regional
Hasil Otopsi Guru TK yang Dibunuh di Lombok Barat, Korban Hamil 2 Minggu

Hasil Otopsi Guru TK yang Dibunuh di Lombok Barat, Korban Hamil 2 Minggu

Regional
Menilik Filosofi Dolomani, Pakaian Adat Kesultanan Buton yang Disiapkan untuk Jokowi Saat HUT Ke-77 RI

Menilik Filosofi Dolomani, Pakaian Adat Kesultanan Buton yang Disiapkan untuk Jokowi Saat HUT Ke-77 RI

Regional
Mengapa Kerajaan Singasari Melakukan Ekspedisi Pamalayu?

Mengapa Kerajaan Singasari Melakukan Ekspedisi Pamalayu?

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ferdy Sambo dan Istri Dilaporkan Balik | Keluarga Tandu Jenazah 13 Km gara-gara Tak Dapat Ambulans

[POPULER NUSANTARA] Ferdy Sambo dan Istri Dilaporkan Balik | Keluarga Tandu Jenazah 13 Km gara-gara Tak Dapat Ambulans

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.