Kompas.com - 15/11/2021, 12:12 WIB
Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin mendukung penuh Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbudristek) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Dok. Humas USURektor Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin mendukung penuh Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbudristek) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).

MEDAN, KOMPAS.com - Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin mendukung penuh Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbudristek) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).

Muryanto mengatakan, dengan adanya Permendibudristek Nomor 30 maka ada standar ukuran yang jelas untuk melindungi mahasiswa dari kekerasan seksual.

"USU mendukung Permendikbud Nomor 30 tahun 2021, dengan adanya aturan tersebut kampus memiliki ketegasan dalam menerapkan aturan pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual," ujar Muryanto di Kampus USU, Senin (15/11/2021).

Baca juga: Soal Permendikbud PPKS, Rektor ITB: Kami Tunggu Sejak Tahun Lalu

Dia menjelaskan, sebelum adanya peraturan tersebut, aturan mengenai penanganan kasus kekerasan seksual di kampus masih mengambang.

"Hadirnya Permendikbudristek tentu akan menjadi panduan bagi kampus untuk membuat aturan turunan dan memberi kepastian dalam penindakan karena ada payung hukum yang lebih tinggi," ujarnya.

Untuk memperkuat itu, Muryanto menjelaskan, USU akan membuat peraturan rektor terkait pembentukan Tim Satuan Tugas sebagaimana yang diamanatkan di dalam Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021.

Baca juga: Cegah Kekerasan Seksual di Kampus, Rektor USU Dukung Permendikbud Ristek 30/2021

"Tim Satuan Tugas segera dibentuk untuk menindaklanjuti isi dari Permendikbud, tentu tujuannya adalah untuk menghilangkan kekerasan seksual di kampus," tegasnya.

Ia menilai, dengan adanya Permendikbudristek ini juga memberikan jaminan keamanan kepada para mahasiswa, khususnya perempuan untuk lebih nyaman dalam menjalankan aktivitas belajarnya di lingkungan kampus.

Serta tidak takut terhadap ancaman kekerasan seksual dan berani melaporkan bila menjadi korban.

"Kepastian aturan itulah yang memang dibutuhkan oleh pihak kampus agar pencegahan dan penanganan kekerasan seksual bisa ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkasnya.

Dia menambahkan, terbitnya Permendikbudristek Nomor 30 tahun 2021 itu sebagai momentum dalam menjaga moralitas perguruan tinggi untuk membentengi dari aksi kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Swab PCR di Batam, Warga Pekanbaru Positif Covid-19 Varian Omicron

Swab PCR di Batam, Warga Pekanbaru Positif Covid-19 Varian Omicron

Regional
8,5 Ton Pala Maluku Diekspor ke Eropa Lewat Pelabuhan Ambon

8,5 Ton Pala Maluku Diekspor ke Eropa Lewat Pelabuhan Ambon

Regional
Penambang Tewas Ditembak Oknum Brimob di Pulau Buru, Warga Marah Bakar Rumah dan Mobil

Penambang Tewas Ditembak Oknum Brimob di Pulau Buru, Warga Marah Bakar Rumah dan Mobil

Regional
Rem Truk Tangki Blong di Jalan Bypass Bandar Lampung Tabrak 3 Mobil dan 1 Sepeda Motor

Rem Truk Tangki Blong di Jalan Bypass Bandar Lampung Tabrak 3 Mobil dan 1 Sepeda Motor

Regional
Speedboat Rombongan Wawali Tual Mati Mesin, 20 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan Wawali Tual Mati Mesin, 20 Penumpang Selamat

Regional
Disperindag Aceh Utara Awasi 27 Minimarket agar Jual Minyak Goreng Sesuai HET

Disperindag Aceh Utara Awasi 27 Minimarket agar Jual Minyak Goreng Sesuai HET

Regional
Oknum Brimob Mengamuk di Gunung Botak Maluku, Tembak Warga hingga Tewas

Oknum Brimob Mengamuk di Gunung Botak Maluku, Tembak Warga hingga Tewas

Regional
Jenazah DJ Indah Cleo Teridentifikasi, Keluarga Ingin Segera Bawa ke Padang

Jenazah DJ Indah Cleo Teridentifikasi, Keluarga Ingin Segera Bawa ke Padang

Regional
Barongsai: Sejarah, Makna, dan Tarian

Barongsai: Sejarah, Makna, dan Tarian

Regional
Siapa KKB Papua dan Apa Tujuannya?

Siapa KKB Papua dan Apa Tujuannya?

Regional
Selfie Bersama Anaknya di Pinggir Rel, Ibu Muda di Cilacap Tewas Tersambar KA

Selfie Bersama Anaknya di Pinggir Rel, Ibu Muda di Cilacap Tewas Tersambar KA

Regional
Pangdam Pattimura Pimpin Upacara Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur di Papua

Pangdam Pattimura Pimpin Upacara Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur di Papua

Regional
Kapolresta Banjarmasin: Kalau Boleh Menembak, Saya Tembak Kepalanya

Kapolresta Banjarmasin: Kalau Boleh Menembak, Saya Tembak Kepalanya

Regional
Di Kebumen, Rumah Warga Disulap Jadi Tempat Karaoke Ilegal untuk Pesta Miras

Di Kebumen, Rumah Warga Disulap Jadi Tempat Karaoke Ilegal untuk Pesta Miras

Regional
3 Jenazah Korban Kebakaran Diskotek Double O Teridentifikasi, Termasuk DJ Indah Cleo

3 Jenazah Korban Kebakaran Diskotek Double O Teridentifikasi, Termasuk DJ Indah Cleo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.