Tangki Kilang Pertamina Cilacap Terbakar, Air Sumur dan Tanaman Warga Radius 6 Km Jadi Hitam

Kompas.com - 14/11/2021, 12:38 WIB
Warga Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mendokumentasikan air yang berubah menjadi hitam akibat kebakaran tangki kilang Pertamina, Minggu (14/11/2021) pagi. KOMPAS.COM/HANDOUTWarga Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mendokumentasikan air yang berubah menjadi hitam akibat kebakaran tangki kilang Pertamina, Minggu (14/11/2021) pagi.

CILACAP, KOMPAS.com - Kebakaran tangki di area PT Kilang Pertamins Internasional (KPI) Cilacap, Jawa Tengah, menyebabkan pencemaran lingkungan.

Indah Setianingsih (43) warga RT 004 RW 007 Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara mengaku, terkejut saat melihat air sumur di rumahnya berubah menjadi hitam.

"Pas azan subuh saya ke kamar mandi, air sumurnya hitam banget. Awalnya kaget, airnya bau banget kayak minyak terbakar," kata Indah, saat ditemui di rumahnya yang berjarak sekitar 6 kilometer dari lokasi kebakaran, Minggu (14/11/2021).

Namun, pukul 07.00 WIB, kata Indah, air sumur berangsur jernih. Saat ini, tidak lagi berwarna hitam, namun masih agak keruh.

Baca juga: Pertamina: Kebakaran Tangki Kilang Cilacap Telah Dipadamkan

Hal senada disampaikan warga lainnya yang tak jauh dari rumah Indah, Poniman (67).

"Saya belum berani mengonsumsi air sumur, takut mengandung zat berbahaya," ujar Poniman.

Selain sumur, tanaman di sekitar rumahnya juga berubah warna menjadi hitam.

"Mungkin karena terbawa hujan, semalam hujan terus. Ini baru selesai kerja bakti, tanaman hitam semua, teras rumah juga. Baunya hangus gitu," ujar Poniman.

Direktur Utama PT KPI Djoko Priyono mengatakan, untuk mengendalikan pencemaran lingkungan telah menyiapkan peralatan dan pemantauan di sekitar kilang.

Baca juga: Sempat Mengungsi, Warga Terdampak Kebakaran Tangki Kilang Cilacap Kembali ke Rumah

Diberitakan sebelumnya, kebakaran tangki di area PT Pertamina Kilang Internasional (KPI) Cilacap, Jawa Tengah, yang terjadi sejak Sabtu (13/11/2021) dinyatakan telah padam.

Direktur Utama PT KPI Djoko Priyono memastikan, kebakaran berhasil dipadamkan Minggu (14/11/2021) pukul 07.45 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinyatakan Bebas, Guru Honorer Pembakar Sekolah karena Honornya Belum Dibayar Langsung Sujud Syukur

Dinyatakan Bebas, Guru Honorer Pembakar Sekolah karena Honornya Belum Dibayar Langsung Sujud Syukur

Regional
Tradisi Imlek Warga Solo, Ziarah Makam Leluhur hingga Makan Lontong Cap Go Meh

Tradisi Imlek Warga Solo, Ziarah Makam Leluhur hingga Makan Lontong Cap Go Meh

Regional
Honor Rp 6 Juta Tak Dibayarkan Selama 24 Tahun, Mantan Guru Honorer di Garut Bakar Sekolah

Honor Rp 6 Juta Tak Dibayarkan Selama 24 Tahun, Mantan Guru Honorer di Garut Bakar Sekolah

Regional
Rugikan Negara Rp 1,29 Miliar, Mantan Ketua DPRD Lebong Bengkulu Divonis 1 Tahun Penjara

Rugikan Negara Rp 1,29 Miliar, Mantan Ketua DPRD Lebong Bengkulu Divonis 1 Tahun Penjara

Regional
4 Warga Rusia di Sulawesi Utara Ternyata Sempat Terjangkit Omicron

4 Warga Rusia di Sulawesi Utara Ternyata Sempat Terjangkit Omicron

Regional
Duka Bentrokan di Sorong, DJ hingga Penari Profesional Jadi Korban

Duka Bentrokan di Sorong, DJ hingga Penari Profesional Jadi Korban

Regional
Kue Moho, Salah Satu Sajian Khas Imlek di Kota Solo

Kue Moho, Salah Satu Sajian Khas Imlek di Kota Solo

Regional
Kasus Covid-19 di Banyumas Meningkat, Bupati: Kemungkinan Besar Omicron Sudah Masuk

Kasus Covid-19 di Banyumas Meningkat, Bupati: Kemungkinan Besar Omicron Sudah Masuk

Regional
Menyoal Dugaan Pemerkosaan Istri Napi oleh Pria yang Mengaku Polisi di Boyolali

Menyoal Dugaan Pemerkosaan Istri Napi oleh Pria yang Mengaku Polisi di Boyolali

Regional
Kasus Covid-19 Bertambah, Kota Ambon Tak Lagi Zona Hijau

Kasus Covid-19 Bertambah, Kota Ambon Tak Lagi Zona Hijau

Regional
Demi Sekolah Sang Anak, Ayah di Mesuji Curi Getah Karet 1,5 Karung, Kasusnya Kini Dihentikan

Demi Sekolah Sang Anak, Ayah di Mesuji Curi Getah Karet 1,5 Karung, Kasusnya Kini Dihentikan

Regional
Banjir hingga Longsor Melanda Kota Salatiga

Banjir hingga Longsor Melanda Kota Salatiga

Regional
5 Fakta Polisi Bergelantung di Mobil Rampasan Debt Collector hingga Terseret 1 Kilometer, Begini Kondisi Korban

5 Fakta Polisi Bergelantung di Mobil Rampasan Debt Collector hingga Terseret 1 Kilometer, Begini Kondisi Korban

Regional
[POPULER REGIONAL] Dj Indah Cleo Tewas dalam Bentrokan Sorong | Aksi Heroik Polisi di Jeneponto

[POPULER REGIONAL] Dj Indah Cleo Tewas dalam Bentrokan Sorong | Aksi Heroik Polisi di Jeneponto

Regional
Saat Putra-putra Terbaik Bangsa Berguguran di Papua

Saat Putra-putra Terbaik Bangsa Berguguran di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.