Kompas.com - 14/11/2021, 06:00 WIB

 

Ketertarikan Doni membuat konten berawal pada 2018 saat dia melihat tingginya antusiasme warganet menonton video kendaraan yang melewati Sitinjau Lauik.

Akhirnya dia menyempatkan diri mengabadikan peristiwa di Sitinjau Lauik pada akhir pekan berbekal handycam. 

YouTuber di Sitinjau Lauik terbantu oleh para Petugas Keamanan Jalan Raya (PKJR) yang bersiaga 24 jam di kawasan itu.

Para PKJR kerap membagikan info jika ada peristiwa menarik seperti kecelakaan atau truk trailer yang akan lewat.

Jalur maut

Sudah menjadi rahasia umum di kalangan sopir truk dan bus bahwa jalur Sitinjau Lauik merupakan momok karena tanjakannnya yang ekstrem, turunan tajam, jurang yang menganga di sisi jalan, serta ancaman longsor dari perbukitan.

Berdasarkan catatan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), tahun lalu ada 36 kecelakaan di lokasi ini.

Dengan panjang 15 kilometer, jalur ini benar-benar menguji adrenalin dan menjadi tantangan yang harus ditaklukan para pemegang kemudi.

Dari Padang, tantangan pertama yang harus ditaklukkan pengemudi adalah tanjakan Panorama I Sitinjau Lauik. Tanjakan ini berbentuk huruf U dengan medan terjal dan pada sisi kiri kemiringan sekitar 30 derajat.

Kendati jalannya cukup lebar mencapai 16 meter, bagi yang tak biasa lewat, bisa-bisa kendaraan kehabisan napas atau mati mesin di tengah perjalanan.

Yang lebih ekstrem, terkadang di Panorama I juga ada truk yang membawa minyak sawit atau semen curah yang muatannya tumpah ke jalan.

Akibatnya, jalan menjadi licin dan tak jarang kendaraan yang lewat menjadi selip ban. Biasanya solusi yang dilakukan adalah menabur bubuk sekam agar jalan menjadi kasar dan bisa dilewati.

Selepas Panorama I, tanjakan berikutnya yang juga harus ditaklukan adalah Panorama II dengan rute tanjakan yang panjang. Ibarat neraka jalanan, jika keterampilan mengemudi tak memadai atau kendaraan tidak laik, risikonya hanya satu yaitu celaka.

Kondisi tersebut membuat KNKT mengunjungi langsung Sitinjau Lauik dan meminta pihak terkait meningkatkan mitigasi kecelakaan transportasi di daerah itu.

"Tanjakan ekstrem Sitinjau Laut ini sudah mendunia karena banyak tayangan di YouTube. Terkenal bukan karena hal baik, tetapi sering kecelakaan. Jangan sampai ini membuat malu Indonesia," kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Ia banyak menerima kritik soal penanganan risiko kecelakaan di tanjakan ini.

"Beberapa tahun lalu kondisinya seperti itu hingga saat ini kondisinya masih sama. Seakan-akan tidak ada tindakan penanggulangan yang dilakukan pemerintah dan pihak terkait," katanya.

Untuk itu pihaknya menyiapkan solusi jangka pendek berupa pemasangan rambu-rambu khusus sebagai pedoman bagi pengendara.

Kemudian menyediakan lokasi khusus untuk pemberhentian truk menjelang turun dari Solok ke Padang di Sitinjau Lauik.

Truk yang akan turun diimbau berhenti di lokasi itu untuk memeriksa kondisi kendaraan terutama rem. Jika ada yang bermasalah, di lokasi itu juga disediakan bengkel.

Selain itu juga diharapkan ada ambulans yang siaga di sekitar Sitinjau Lauik agar bila terjadi kecelakaan segera ada tindakan.

Untuk jangka panjang, pemerintah berencana membangun jembatan layang Sitinjau Lauik pada 2022 dengan anggaran sebesar Rp 1,28 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Banjir Rob di Pesisir Balikpapan Akhir Mei, BMKG Prediksi Pasang Air Laut Capai 2,8 Meter

Waspada Banjir Rob di Pesisir Balikpapan Akhir Mei, BMKG Prediksi Pasang Air Laut Capai 2,8 Meter

Regional
Kecanduan Judi 'Online', Pemuda Ini Bobol Rumah Mertua Kapolda Metro Jaya di Lampung

Kecanduan Judi "Online", Pemuda Ini Bobol Rumah Mertua Kapolda Metro Jaya di Lampung

Regional
2 Atlet Taekwondo Asal Semarang Raih Perunggu di SEA Games, Terima Hadiah dari Udinus

2 Atlet Taekwondo Asal Semarang Raih Perunggu di SEA Games, Terima Hadiah dari Udinus

Regional
Ricuh Berujung Penembakan di Kebun Sawit Ketapang Kalbar, 3 Warga Masuk Rumah Sakit

Ricuh Berujung Penembakan di Kebun Sawit Ketapang Kalbar, 3 Warga Masuk Rumah Sakit

Regional
Soal Aksi Palang Jalan di Sarmi, Kapolda: Karena Pembayaran Hak Ulayat yang Belum Selesai

Soal Aksi Palang Jalan di Sarmi, Kapolda: Karena Pembayaran Hak Ulayat yang Belum Selesai

Regional
Dua Nakes di Sorong Papua Ditusuk OTK Saat Berangkat ke Tempat Kerja

Dua Nakes di Sorong Papua Ditusuk OTK Saat Berangkat ke Tempat Kerja

Regional
Masuk Tim Transisi IKN, Rektor Unmul Usul Syarat Pemenang Proyek Wajib Libatkan Pekerja Lokal

Masuk Tim Transisi IKN, Rektor Unmul Usul Syarat Pemenang Proyek Wajib Libatkan Pekerja Lokal

Regional
Pedagang Solar Bersubsidi Ditangkap di Lhokseumawe, 940 Liter BBM Disita

Pedagang Solar Bersubsidi Ditangkap di Lhokseumawe, 940 Liter BBM Disita

Regional
Vandalisme di Kota Solo Tak Terkontrol, Gibran Sebut Terkendala CCTV

Vandalisme di Kota Solo Tak Terkontrol, Gibran Sebut Terkendala CCTV

Regional
Penembakan Petani Kelapa Sawit Diduga DPO Polisi di Ketapang, Apkasindo: Seharusnya Tidak Terjadi, jika...

Penembakan Petani Kelapa Sawit Diduga DPO Polisi di Ketapang, Apkasindo: Seharusnya Tidak Terjadi, jika...

Regional
Basarnas: Sungai Aare di Swiss Setipe dengan Sungai Serayu, Mahakam, hingga Kapuas

Basarnas: Sungai Aare di Swiss Setipe dengan Sungai Serayu, Mahakam, hingga Kapuas

Regional
Bobol Koper Penumpang, 6 Porter Bandara Supadio Pontianak Ditangkap Polisi

Bobol Koper Penumpang, 6 Porter Bandara Supadio Pontianak Ditangkap Polisi

Regional
Ada Suku yang Merasa Tak Dilibatkan Bangun IKN, Ini Penjelasannya...

Ada Suku yang Merasa Tak Dilibatkan Bangun IKN, Ini Penjelasannya...

Regional
Rencana KKB Lakukan Penembakan di Acara Bakar Batu Gagal gara-gara Suara Kokangan Senjata

Rencana KKB Lakukan Penembakan di Acara Bakar Batu Gagal gara-gara Suara Kokangan Senjata

Regional
Momen Ridwan Kamil Pantau Langsung Proses Pencarian Anaknya, Eril, di Sungai Aare Swiss

Momen Ridwan Kamil Pantau Langsung Proses Pencarian Anaknya, Eril, di Sungai Aare Swiss

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.