Komplotan Pencuri Uang Peternak Sapi Perah di Blitar Beraksi Lintas Provinsi, 2 Pelaku Masih Mahasiswa

Kompas.com - 13/11/2021, 12:55 WIB
Polisi memeriksa lokasi terjadinya pencurian uang Rp 427 juta milik peternak sapi perah di depan Pasar Wlingi, Kabupaten Blitar, Senin (25/10/2021) Dok. Polres BlitarPolisi memeriksa lokasi terjadinya pencurian uang Rp 427 juta milik peternak sapi perah di depan Pasar Wlingi, Kabupaten Blitar, Senin (25/10/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Dua dari empat anggota komplotan pencuri uang milik peternak sapi perah di Blitar ternyata masih berstatus mahasiswa di perguruan tinggi berbeda di Yogyakarta.

Kepala Unit Pidana Umum Satuan Reserse dan Kriminal Polres Blitar Aiptu Al Khusnu mengatakan, pelaku berinisial DW (27) dan Ag (27) masih berstatus sebagai mahasiswa perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.

"Bahkan Ag itu rekrutan baru. Dia baru bergabung pada aksi kali ini termasuk yang di Blitar," ujar Khusnu kepada Kompas.com di ruang kerjanya, Jumat (12/11/2021).

Namun, Khusnu tidak bersedia menyebutkan nama dua perguruan tinggi tempat DW dan Ag kuliah.

Sedangkan dua pelaku lainnya, Rf (33) dan AI (44), kata Khusnu, adalah residivis dan penjahat dengan pengalaman panjang pada jenis kejahatan serupa.

Baca juga: Pakai Paku Modifikasi, Komplotan Pencuri Uang Peternak Sapi di Blitar Kempiskan Ban Mobil Korban

Pada aksi pencurian uang Rp 427 juta dari mobil Suprapto, peternak sapi perah asal Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar pada Senin (25/10/2021) lalu, Ag bertugas membawa sepeda motor memboncengkan Rf yang bertugas sebagai eksekutor.

"Makanya bagian dia juga paling kecil, Rp 77 juta," kata Khusnu.

Meski menjadikan Yogyakarta sebagai base camp, tidak satu pun dari mereka yang tercatat sebagai warga setempat.

Ag berasal dari Lubuklinggau di Sumatera Selatan, AI dan Rf dari Bengkulu, dan DW dari Depok di Jawa Barat.

Spesialis kempis ban dan pecah kaca

Dua pelaku lainnya, kata Khusnu, adalah anggota komplotan pencuri dengan modus kempis ban dan pecah kaca mobil.

Selain Ag, tiga pelaku adalah residivis untuk kasus serupa di berbagai lokasi di Pulau Jawa.

Berdasarkan penelusuran kepolisian dan pengakuan pelaku yang tertangkap, AI dan DW setidaknya telah beraksi sebanyak empat kali sepanjang 2021.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kue Moho, Salah Satu Sajian Khas Imlek di Kota Solo

Kue Moho, Salah Satu Sajian Khas Imlek di Kota Solo

Regional
Kasus Covid-19 di Banyumas Meningkat, Bupati: Kemungkinan Besar Omicron Sudah Masuk

Kasus Covid-19 di Banyumas Meningkat, Bupati: Kemungkinan Besar Omicron Sudah Masuk

Regional
Menyoal Dugaan Pemerkosaan Istri Napi oleh Pria yang Mengaku Polisi di Boyolali

Menyoal Dugaan Pemerkosaan Istri Napi oleh Pria yang Mengaku Polisi di Boyolali

Regional
Kasus Covid-19 Bertambah, Kota Ambon Tak Lagi Zona Hijau

Kasus Covid-19 Bertambah, Kota Ambon Tak Lagi Zona Hijau

Regional
Demi Sekolah Sang Anak, Ayah di Mesuji Curi Getah Karet 1,5 Karung, Kasusnya Kini Dihentikan

Demi Sekolah Sang Anak, Ayah di Mesuji Curi Getah Karet 1,5 Karung, Kasusnya Kini Dihentikan

Regional
Banjir hingga Longsor Melanda Kota Salatiga

Banjir hingga Longsor Melanda Kota Salatiga

Regional
5 Fakta Polisi Bergelantung di Mobil Rampasan Debt Collector hingga Terseret 1 Kilometer, Begini Kondisi Korban

5 Fakta Polisi Bergelantung di Mobil Rampasan Debt Collector hingga Terseret 1 Kilometer, Begini Kondisi Korban

Regional
[POPULER REGIONAL] Dj Indah Cleo Tewas dalam Bentrokan Sorong | Aksi Heroik Polisi di Jeneponto

[POPULER REGIONAL] Dj Indah Cleo Tewas dalam Bentrokan Sorong | Aksi Heroik Polisi di Jeneponto

Regional
Saat Putra-putra Terbaik Bangsa Berguguran di Papua

Saat Putra-putra Terbaik Bangsa Berguguran di Papua

Regional
Kisah Pilu Tragedi Bentrokan Massa di Sorong, 18 Orang Tewas, Warga Nyalakan Lilin Perdamaian

Kisah Pilu Tragedi Bentrokan Massa di Sorong, 18 Orang Tewas, Warga Nyalakan Lilin Perdamaian

Regional
Dugaan Pemerkosaan Wanita Boyolali, Polda Jateng Masih Periksa Bukti

Dugaan Pemerkosaan Wanita Boyolali, Polda Jateng Masih Periksa Bukti

Regional
Kasus Ayah Curi Getah Karet demi Sekolah Anak Dihentikan, Kejari Tulang Bawang: Restorative Justice

Kasus Ayah Curi Getah Karet demi Sekolah Anak Dihentikan, Kejari Tulang Bawang: Restorative Justice

Regional
Penadah Mobil Rampasan Debt Collector yang Seret Polisi 1 Kilometer Ditangkap, Sudah Jadi Tersangka

Penadah Mobil Rampasan Debt Collector yang Seret Polisi 1 Kilometer Ditangkap, Sudah Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Januari 2022

Regional
Diduga Jalankan Praktik Prostitusi, Puluhan Warung Remang-remang di Mojokerto Ditutup Paksa

Diduga Jalankan Praktik Prostitusi, Puluhan Warung Remang-remang di Mojokerto Ditutup Paksa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.