17 Kecamatan di Sikka Darurat Kekeringan, BPBD Kirim 465 Tangki Air Bersih

Kompas.com - 12/11/2021, 15:15 WIB
Foto : BPBD Kabupaten Sikka, NTT, mulai mendistribusikan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan di pulau Palue, pada Rabu (6/10/2021). Dokumen BPBD SikkaFoto : BPBD Kabupaten Sikka, NTT, mulai mendistribusikan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan di pulau Palue, pada Rabu (6/10/2021).


MAUMERE, KOMPAS.com - Sebanyak 17 kecamatan di Kabupaten Sikka, NTT, darurat kekeringan.

Kepala BPBD Sikka, Daeng Bakir, mengatakan, pemerintah telah berupaya mengatasi kekeringan itu dengan mendistribusikan air bersih ke setiap desa yang mengalami kekeringan.

"BPBD Sikka sudah mendistribusikan 465 tangki air bersih berukuran 5.000 liter," jelas Bakir saat dihubungi, Jumat (12/11/2021) pagi.

Baca juga: Kronologi Warga Rusak Mobil PLN di NTT, Petugas Sempat Terima Laporan Gangguan di Sekitar Lokasi

 

Seluruh biaya pengadaan air bersih yang berdampak atas penanganan bencana ini bersumber dari biaya tidak terduga (BTT) tahun 2021 senilai Rp 222.742.250.

Ia menjelaskan, pihaknya mendistribusikan air bersih berlangsung selama satu bulan, yakni dari 25 September hingga 24 Oktober 2021.

Distribusi itu menyasar warga yang tersebar pada 72 desa/kelurahan di 17 kecamatan. Setiap wilayah akan mendapatkan 10 hingga 40 tangki. 

Khusus untuk Pulau Pemana di Kecamatan Alok, lanjut dia, distribusi dengan menggunakan profil tank berukuran 1.100 liter.

Sebanyak 17 kecamatan yang darurat kekeringan yakni Bola, Hewokloang, Lela, Waigete, Magepanda, Mego, Paga, Talibura, Nita, Kangae, Koting, Nele, Kewapante, Alok, Alok Barat. Alok Timur, dan Palue.

"Hanya empat kecamatan yang tidak terdampak kekeringan yakni Mapitara, Tanawawo, Doreng, dan Waiblama," ujarnya.

Baca juga: Jalan Senilai Rp 1 Miliar di Sikka Rusak Dihantam Banjir, Satu Pikap Terjungkal ke Jurang

Ia menambahkan, penanganan bencana kekeringan berdasarkan Surat Pernyataan Bencana Nomor BPBD.I-360/KL/266/IX/2021 tertanggal 25 September 2021.

Surat Pernyataan Bencana ditandatangani Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.

Surat pernyataan bencana diterbitkan berdasarkan surat Badan Metereologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Kelas Il Kupang tanggal 10 Agustus 2021 tentang Peringatan Dini Kekeringan Metereologi di NTT dan Anomaali Iklim yang menyimpulkan bahwa berdasarkan hasil analisis prakiraan curah hujan sangat rendah (kurang dari 20 mm/dasarian) dengan peluang 71-100 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Siswa SMA di Kupang Pesta Miras dan Merokok di Kelas, Kepala Sekolah Minta Maaf

Video Viral Siswa SMA di Kupang Pesta Miras dan Merokok di Kelas, Kepala Sekolah Minta Maaf

Regional
Terjaring ETLE, Pelanggar Lalu Lintas di Jateng Tercatat 34.196 Orang

Terjaring ETLE, Pelanggar Lalu Lintas di Jateng Tercatat 34.196 Orang

Regional
Oknum TNI Kodam Pattimura Ditangkap, Diduga Tipu Warga hingga Ratusan Juta

Oknum TNI Kodam Pattimura Ditangkap, Diduga Tipu Warga hingga Ratusan Juta

Regional
Asal-usul Pesantren dan Perkembangannya dari Masa ke Masa

Asal-usul Pesantren dan Perkembangannya dari Masa ke Masa

Regional
Komisioner Bawaslu Lhokseumawe Mundur dari Jabatan, Pengganti Diumumkan Maret

Komisioner Bawaslu Lhokseumawe Mundur dari Jabatan, Pengganti Diumumkan Maret

Regional
Mahasiswa Desak Polisi Tangkap Penambang Pasir yang Rusak Pantai Mananga Aba di NTT

Mahasiswa Desak Polisi Tangkap Penambang Pasir yang Rusak Pantai Mananga Aba di NTT

Regional
Seorang Warga Afghanistan Tewas Gantung Diri di Pekanbaru

Seorang Warga Afghanistan Tewas Gantung Diri di Pekanbaru

Regional
Pembuat Drainase Temukan Nisan Kuno dengan Aksara Arab di Palembang, Diduga dari Awal Abad Ke-17

Pembuat Drainase Temukan Nisan Kuno dengan Aksara Arab di Palembang, Diduga dari Awal Abad Ke-17

Regional
Selamatkan Diri Pakai Sampan, Arifin Korban Kapal Tenggelam di Maluku Belum Ditemukan

Selamatkan Diri Pakai Sampan, Arifin Korban Kapal Tenggelam di Maluku Belum Ditemukan

Regional
Pertanyaan Tersisa, Kecelakaan Handi-Salsa dan Tiga Oknum TNI

Pertanyaan Tersisa, Kecelakaan Handi-Salsa dan Tiga Oknum TNI

Regional
Detik-detik Kepala Inspektorat di Maluku Aniaya 2 Pramuria di Lokalisasi, Sempat Mabuk

Detik-detik Kepala Inspektorat di Maluku Aniaya 2 Pramuria di Lokalisasi, Sempat Mabuk

Regional
Mengenal Sihan, Pelukis Kontemporer yang Hijrah dari Bisnis Periklanan

Mengenal Sihan, Pelukis Kontemporer yang Hijrah dari Bisnis Periklanan

Regional
Gempa di Selatan Banten Terjadi Beberapa Detik, Warga Bayah Panik

Gempa di Selatan Banten Terjadi Beberapa Detik, Warga Bayah Panik

Regional
Duduk Perkara Kapolrestabes Medan Diduga Terima Suap Rp 75 Juta dari Istri Bandar Narkoba, Berawal 'Nyanyian' Bripka Rikardo

Duduk Perkara Kapolrestabes Medan Diduga Terima Suap Rp 75 Juta dari Istri Bandar Narkoba, Berawal "Nyanyian" Bripka Rikardo

Regional
15 Hari Beroperasi, Tilang Elektronik di Sukoharjo Menjaring 763 Pengendara Sepeda Motor

15 Hari Beroperasi, Tilang Elektronik di Sukoharjo Menjaring 763 Pengendara Sepeda Motor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.