Kompas.com - 12/11/2021, 14:29 WIB
Ilustrasi tes Covid-19 di rumah akhirnya mengantongi izin otorisasi darurat FDA. Tes virus corona berbasis swab atau usap ini dapat dilakukan secara mandiri di rumah, diharapkan dapat menekan penyebaran infeksi. SHUTTERSTOCK/CryptographerIlustrasi tes Covid-19 di rumah akhirnya mengantongi izin otorisasi darurat FDA. Tes virus corona berbasis swab atau usap ini dapat dilakukan secara mandiri di rumah, diharapkan dapat menekan penyebaran infeksi.

BANYUWANGI - Dinas Kesehatan Banyuwangi, Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi (monev) termasuk dengan melakukan tes acak pada pelajar yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah sekolah.

Hal tersebut dilakukan untuk menjamin kondusivitas, kenyamanan, serta keamanan dalam melaksanakan pembelajaran.

Total ada sebanyak 3.000 pelajar yang telah menjalani testing. Hasilnya satu siswa dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Harga Porang di Banyuwangi Anjlok sampai Rp 6.000 Per Kg, Petani Minta Bantuan Dinas Pertanian

"Dinkes melakukan testing secara acak kepada pelajar di semua jenjang. Hasilnya ada satu siswa yang dinyatakan positif," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi dr Widji Lestariono, Jumat (12/11/2021).

Siswa tersebut, kata Rio sapaan akrabnya, saat ini sudah ditangani dan tengah menjalani isolasi mandiri.

Dinkes juga melakukan tracing kepada siswa lain yang berada satu kelas, serta guru dan keluarga dari siswa positif tersebut.

"Total orang yang ditracing 27. Hasilnya negatif. Jadi meski ada yang positif, hasil evaluasi diputuskan sekolah siswa yang bersangkutan tetap bisa melakukan PTM," ujar dia.

Baca juga: Cerita Anak Muda Banyuwangi Sulap Rumah Kuno Jadi Spot Foto dan Tempat Wisata

Sejumlah sekolah di Banyuwangi diketahui telah menggelar PTM sejak awal September.

Banyuwangi saat ini termasuk wilayah PPKM level 2. Dari data terbaru jumlah kasus positif Covid-19 di daerah ujung timur Pulau Jawa itu adalah 13.674.

Tercatat ada 12 orang yang masih dirawat. Sementara jumlah kasus sembuh yakni 11.963 dan 1.699 meninggal.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinggal di Rumah Sendirian, IRT di Deli Serdang Tewas Terbakar

Tinggal di Rumah Sendirian, IRT di Deli Serdang Tewas Terbakar

Regional
Jenazah Korban Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Diterbangkan ke Medan

Jenazah Korban Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Diterbangkan ke Medan

Regional
Tak Mampu Selesaikan 'Malioboro-nya' Tegal, Kontraktor Diputus Kontrak

Tak Mampu Selesaikan "Malioboro-nya" Tegal, Kontraktor Diputus Kontrak

Regional
Kasus PMK di Aceh Tamiang Bertambah, Polisi Putar Balik Mobil Pengangkut Sapi

Kasus PMK di Aceh Tamiang Bertambah, Polisi Putar Balik Mobil Pengangkut Sapi

Regional
Gibran Kecewa Progres Pembangunan Tirtamas Waterpark di Solo Lambat

Gibran Kecewa Progres Pembangunan Tirtamas Waterpark di Solo Lambat

Regional
Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Regional
Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Regional
Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Regional
Hawai Waterpark Malang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Hawai Waterpark Malang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Regional
Nol Kasus, Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Salatiga Beralih Fungsi

Nol Kasus, Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Salatiga Beralih Fungsi

Regional
Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan, 7 Orang Diperiksa

Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan, 7 Orang Diperiksa

Regional
Tuntut Bupati Manggarai Barat Perbaiki Bendungan Wae Cebong, Warga: Terancam Gagal Panen, Anak Kami Kelaparan

Tuntut Bupati Manggarai Barat Perbaiki Bendungan Wae Cebong, Warga: Terancam Gagal Panen, Anak Kami Kelaparan

Regional
Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Penyidik KPK Sita Sejumlah Dokumen

Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Penyidik KPK Sita Sejumlah Dokumen

Regional
UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

Regional
PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.