Kompas.com - 12/11/2021, 05:10 WIB
Ilustrasi Bali - Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali. SHUTTERSTOCK / GODILAIlustrasi Bali - Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali.

KOMPAS.com- Banyak pihak menaruh asa pada dibukanya kembali pariwisata Bali bagi turis asing.

Para pelaku wisata di Bali bahkan menyebutnya sebagai angin segar setelah pariwisata Bali seolah mati suri karena pandemi.

Namun nyatanya, sejak dibuka pada Kamis (14/10/2021) lalu, hingga kini belum ada penerbangan internasional menuju ke Bali.

Baca juga: Tak Kunjung Ada Wisman ke Bali, Gubernur Koster Usul Tiadakan Karantina ke Pemerintah Pusat

Persaingan pariwisata dan aturan karantina

Ilustrasi isolasiSHUTTERSTOCK/IREM01 Ilustrasi isolasi

Gubernur Bali Wayan Koster menyoroti persoalan aturan karantina hingga persaingan industri pariwisata internasional.

Seperti diketahui, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menetapkan adanya masa karantina tiga hari bagi pelaku perjalanan internasional.

Jumlah tersebut menurun dari aturan karantina sebelumnya, yakni lima hari.

Namun bagi Koster, aturan tiga hari karantina dirasa masih terlalu lama.

Baca juga: Satgas Covid-19 Bali Larang Bar dan Klub Malam Gelar Party Saat PPKM Level 2

Jika akhirnya diperlukan masa karantina, Koster mengatakan hanya cukup sehari saja.

"Kalau pun perlu karantina, cukup satu hari untuk menunggu hasil PCR-nya saja," kata dia, Kamis (11/11/2021).

Menurutnya, hal ini juga berkaitan dengan persaingan di industri pariwisata dunia.

Sejumlah negara di kawasan Asia seperti Thailand, kata Koster, bahkan tidak menerapkan masa karantina bagi wisatawan yang berkunjung.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 11 November 2021

Usul tiadakan karantina

Gubernur Bali Wayan Koster Humas Pemprov Bali Gubernur Bali Wayan Koster

Koster mengemukakan, dua syarat turis asing datang ke Bali dirasa sudah cukup.

Sehingga masa karantina, menurut Koster, sebetulnya tidak diperlukan.

"Pertama kan syaratnya itu vaksin (dosis) lengkap, kedua PCR, ya sebenarnya sudah aman. kalau sudah gitu sebenarnya sih harapan kita enggak perlu lagi karantina," kata Koster

Dia pun meminta pemerintah pusat meniadakan masa karantina bagi turis asing demi menggaet pengunjung dari luar negeri.

Baca juga: BPBD Sebut 5 Daerah di Bali Masuk Zona Merah Rawan Bencana, Mana Saja?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa SD Meninggal Usai Divaksin, Pemkot Tasikmalaya Wajibkan Orangtua Dampingi Anak Saat Vaksinasi

Siswa SD Meninggal Usai Divaksin, Pemkot Tasikmalaya Wajibkan Orangtua Dampingi Anak Saat Vaksinasi

Regional
Apa yang Dimaksud Gempa Megathrust yang Menghantui Wilayah Selatan Jawa?

Apa yang Dimaksud Gempa Megathrust yang Menghantui Wilayah Selatan Jawa?

Regional
Investasi Bodong 'Invest Yukk' Lamongan, Pelaku Mahasiswi 21 Tahun, Kerugian Anggota Capai Rp 6 Miliar

Investasi Bodong "Invest Yukk" Lamongan, Pelaku Mahasiswi 21 Tahun, Kerugian Anggota Capai Rp 6 Miliar

Regional
Kesepakatan Keluarga, Pelaku Pencabulan Nikahi Korban di Mapolres Mukomuko

Kesepakatan Keluarga, Pelaku Pencabulan Nikahi Korban di Mapolres Mukomuko

Regional
Kecelakan Tunggal di Tol Pekanbaru-Dumai, Seorang Pengemudi Tewas

Kecelakan Tunggal di Tol Pekanbaru-Dumai, Seorang Pengemudi Tewas

Regional
Sejumlah Daerah Ini Sudah Terapkan Konsep 'Smart City', Mana Saja?

Sejumlah Daerah Ini Sudah Terapkan Konsep "Smart City", Mana Saja?

Regional
3 Daerah yang Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia, Ternyata Pernah 2 Kali di Pulau Sumatera

3 Daerah yang Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia, Ternyata Pernah 2 Kali di Pulau Sumatera

Regional
6 Makanan Ini Dulu Favorit Raja-raja, Sekarang Siapa Pun Bisa Menikmatinya

6 Makanan Ini Dulu Favorit Raja-raja, Sekarang Siapa Pun Bisa Menikmatinya

Regional
Suaminya Meninggal karena Diduga Dianiaya Oknum Polisi Saat Penyergapan, Istri Korban: Suami Saya Dipukuli di Hadapan Anak Saya

Suaminya Meninggal karena Diduga Dianiaya Oknum Polisi Saat Penyergapan, Istri Korban: Suami Saya Dipukuli di Hadapan Anak Saya

Regional
Pak Ogah Sakit, Ini Sejarah Perjalanan Boneka Si Unyil, Ada sejak Tahun 1981

Pak Ogah Sakit, Ini Sejarah Perjalanan Boneka Si Unyil, Ada sejak Tahun 1981

Regional
Terkait Kasus Korupsi Bupati PPU, 2 ASN Dipanggil KPK

Terkait Kasus Korupsi Bupati PPU, 2 ASN Dipanggil KPK

Regional
Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali Buntut Lecehkan Korban Pemerkosaan

Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali Buntut Lecehkan Korban Pemerkosaan

Regional
Viral, Video Ibu Hendak Melahirkan Ditandu Warga Lewati Jalan Rusak di Sumsel

Viral, Video Ibu Hendak Melahirkan Ditandu Warga Lewati Jalan Rusak di Sumsel

Regional
Guru Agama di Tarakan Cabuli 5 Muridnya, Ada Korban yang Dicabuli Berulang Kali

Guru Agama di Tarakan Cabuli 5 Muridnya, Ada Korban yang Dicabuli Berulang Kali

Regional
Warga Boyolali Jadi Korban Pelecehan Verbal Oknum Perwira Polisi Saat Buat Laporan

Warga Boyolali Jadi Korban Pelecehan Verbal Oknum Perwira Polisi Saat Buat Laporan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.