Kecelakaan Maut, Bus Tabrak 2 Mobil dan 1 Motor di Jalan Solo-Purwodadi, 1 Tewas

Kompas.com - 11/11/2021, 15:06 WIB
Mobil Honda Mobilio yang terlibat dalam kecelakaan beruntun di Jalan Solo-Purwodadi Km 33 tepatnya ditikungan SD N 1 Kacangan, Dukuh Kebonsari RT 01, Kacangan, Sumberlawang, Sragen, Kamis (11/11/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIMobil Honda Mobilio yang terlibat dalam kecelakaan beruntun di Jalan Solo-Purwodadi Km 33 tepatnya ditikungan SD N 1 Kacangan, Dukuh Kebonsari RT 01, Kacangan, Sumberlawang, Sragen, Kamis (11/11/2021).

SRAGEN, KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu bus, dua mobil dan satu kendaraan terjadi di Jalan Solo-Purwodadi Km 33 tepatnya di tikungan SDN 1 Kacangan, Dukuh Kebonsari RT 01, Kacangan, Sumberlawang, Sragen, Kamis (11/11/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.10 WIB. Bermula bus Rela AD 7147 OA berjalan dari arah Purwodadi menuju ke Solo.

Sedangkan mobil Honda Mobilio AB 1404 UN, mobil Toyota Innova K 8835 GC dan sepeda motor Honda Scoopy K 4119 RJ berjalan searah dari Solo.

Baca juga: Kecelakaan Maut Truk Boks Vs Sepeda Motor CB di Kabupaten Semarang, Pengendara Tewas

Dalam perjalanan, posisi mobil Honda Mobilio berada di depan mobil Toyota Innova. Sedangkan sepeda motor Honda Scoopy berada di belakangnya.

Sampai di lokasi kejadian, bus Rela berjalan terlalu ke kanan.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, sopir bus tidak dapat mengendalikan kemudinya sehingga terjadilah kecelakaan.

Bus menabrak mobil Honda Mobilio kemudian oleng menabrak mobil Toyota Innova dan pengendara sepeda motor Honda Scoopy.

"Untuk sementara, data yang kita peroleh dari tempat kejadian maupun keterangan saksi awal satu meninggal dunia," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Sragen AKP Ilham Syafriantoro Sakti dikonfirmasi, Kamis.

Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Maut di Sumedang, Truk Tabrak Rombongan Pengantin, 4 Orang Tewas

Pihaknya belum bisa memastikan korban meninggal tersebut penumpang atau sopir mobil kerena sudah dibawa ke rumah sakit.

"Kita belum bisa memastikan yang meninggal itu bagian dari kendaraan yang mana. Karena korban sudah dibawa ke rumah sakit," ungkap dia.

Sedangkan untuk korban luka sedikitnya 9 orang dibawa ke Rumah Sakit Yaksi Gemolong dan Rumah Sakit Umum (RSU) Gemolong.

"Kita masih baru keterangan dari yang di tempat kejadian. Nanti lebih jelas menunggu proses dari anggota mengecek di rumah sakit," ungkap Ilham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 SMA Terbaik di Jambi Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

4 SMA Terbaik di Jambi Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Mengapa Makassar Disebut Kota Daeng?

Mengapa Makassar Disebut Kota Daeng?

Regional
Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK Tinggal Tunggu Waktu, Gibran Sebut Persiapan Sudah Beres

Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK Tinggal Tunggu Waktu, Gibran Sebut Persiapan Sudah Beres

Regional
Ketua DPRD Banten Heran, Banyak Industri Tapi Pengangguran Tertinggi

Ketua DPRD Banten Heran, Banyak Industri Tapi Pengangguran Tertinggi

Regional
Pelabuhan Muncar Banyuwangi, Salah Satu Penghasil Ikan Terbesar di Indonesia

Pelabuhan Muncar Banyuwangi, Salah Satu Penghasil Ikan Terbesar di Indonesia

Regional
Sering Disuruh Saat Gotong Royong, Pria di Balikpapan Bunuh Temannya Sendiri

Sering Disuruh Saat Gotong Royong, Pria di Balikpapan Bunuh Temannya Sendiri

Regional
Pria yang Tusuk Polisi di Pekanbaru Ternyata Pernah Lukai Imam Masjid

Pria yang Tusuk Polisi di Pekanbaru Ternyata Pernah Lukai Imam Masjid

Regional
KM Sirimau Tabrak Karang di Perairan Ile Ape Lembata, Begini Penjelasan Syahbandar

KM Sirimau Tabrak Karang di Perairan Ile Ape Lembata, Begini Penjelasan Syahbandar

Regional
Dugaan Suap Wali Kota Ambon, KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkot

Dugaan Suap Wali Kota Ambon, KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkot

Regional
Soal Kebijakan Jokowi Perbolehkan Tak Pakai Masker Saat di Luar Ruangan, Sekda Solo: Iya Kita Ikuti

Soal Kebijakan Jokowi Perbolehkan Tak Pakai Masker Saat di Luar Ruangan, Sekda Solo: Iya Kita Ikuti

Regional
Mengapa di Papua Banyak Malaria?

Mengapa di Papua Banyak Malaria?

Regional
UAS Tak Diizinkan Masuk Singapura, Lembaga Adat Melayu Riau Sedih

UAS Tak Diizinkan Masuk Singapura, Lembaga Adat Melayu Riau Sedih

Regional
Sopir Pemadam Kebakaran di Banjarmasin yang Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas Ditetapkan Tersangka

Sopir Pemadam Kebakaran di Banjarmasin yang Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas Ditetapkan Tersangka

Regional
Kasus Ibu Bunuh Anaknya di Semarang, Berawal dari Deposito Rp 1,25 Miliar Milik Keluarga Dipakai Belanja Online

Kasus Ibu Bunuh Anaknya di Semarang, Berawal dari Deposito Rp 1,25 Miliar Milik Keluarga Dipakai Belanja Online

Regional
Fakta Baru Terungkap, Ibu yang Bunuh Anak Kandungnya di Hotel Semarang Tak Hanya Habiskan Puluhan Juta namun Miliaran Rupiah

Fakta Baru Terungkap, Ibu yang Bunuh Anak Kandungnya di Hotel Semarang Tak Hanya Habiskan Puluhan Juta namun Miliaran Rupiah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.