[POPULER NUSANTARA] Tubagus Joddy Sopir Vanessa Angel Jadi Tersangka | Istrinya Jatuh, Suami Hancurkan Trotoar

Kompas.com - 11/11/2021, 06:15 WIB

KOMPAS.com - Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya (24), sopir mobil Vanessa Angel, menjadi tersangka dalam kasus kecelakaan mobil keluarga Vanessa di Jalan Tol Jombang-Mojokerto.

Penetapan tersangka terhadap Tubagus diketahui berdasarkan Surat Penetapan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) yang diterima Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang.

Setelah menerima SPDP terkait kasus itu, pihak Kejari Jombang akan melakukan penelitian berkas.

Selain itu, Kejari Jombang sudah menunjuk tiga orang jaksa yang dipimpin Kasi Pidana Umum.

Sementara itu, seorang pria di Kota Ambon menghancurkan trotoar di kawasan Pohon Pule, Kecamatan Sirimau, Ambon dengan menggunakan palu, Selasa (9/11/2021). Aksi pria itu pun sempat viral di media sosial.

Pria tak dikenal itu menghancurkan trotoar karena istrinya jatuh di lokasi pada Selasa pagi.

Selain warga biasa, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon juga pernah menjadi korban trotoar licin di Kota Ambon itu.

Baca populer nusantara selengkapnya:

1. Tubagus Joddy sopir Vanessa Angel jadi tersangka

Imran, Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, Jawa Timur, saat dikonfirmasi terkait kasus kecelakaan mobil keluarga Vanessa Angel, Rabu (10/11/2021). Imran, Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, Jawa Timur, saat dikonfirmasi terkait kasus kecelakaan mobil keluarga Vanessa Angel, Rabu (10/11/2021).

Setelah melakukan serangkain penyelidikan dan penyidikan, polisi akhirnya menetapkan sopir Vanessa Angel, Tubagus Joddy sebagai tersangka atas kecelakaan yang menewaskan Vanessa dan suaminya, Febri Adriansyah, pada Kamis (4/11/2021) siang.

Penetapan tersangka terhadap Tubagus diketahui berdasarkan SPDP yang diterima Kejari Jombang.

"Hari ini sudah kita terima SPDP. SPDP Nomor 837," kata Kepala Kejari Jombang Imran.

Kata Imran, SPDP dari kepolisian sudah mencantumkan status tersangka, atas nama Tubagus Muhammad Joddy.

"Sudah (ada tersangka). Atas nama Tubagus Muhammad Jody," ungkapnya.

Baca juga: Kejari Jombang Terima SPDP, Tubagus Joddy Tersangka Kasus Kecelakaan Mobil Vanessa Angel

 

2. Istrinya jatuh, suami hancurkan trotoar

Seorang suami di Ambon menghancurkan trotoar di jalan Dr. Soetomo Ambon pada Selasa (9/11/2021). Alasannya karena sang istri jatuh dan terpeleset. Tangakapan Layar Video Seorang suami di Ambon menghancurkan trotoar di jalan Dr. Soetomo Ambon pada Selasa (9/11/2021). Alasannya karena sang istri jatuh dan terpeleset.

Warganet dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seorang pria menghacurkan trotoar dengan menggunakan palu.

Diketahui, peristiwa itu terjadi di kawasan Pohon Pule, Kecamatan Sirimau, Ambon, Selasa.

Dalam video yang berdurasi 30 detik, tampak pria berhelm, mengenakan jaket cokelat dan celana pendek jeans pendek sambil memegang palu lalu menghancurkan trotoar.

Sebelum menghancurkan trotoar, pria itu sempat mengangkat martil dan berteriak-teriak sambil menyampaikan alasan mengapa ia nekat menghancurkan trotoar tersebut.

“Beta kasih ancor, beta pung bini jatuh (saya kasih hancur, istri saya terjatuh),” teriak pria itu dalam video tersebut.

Salah satu warga di kawasan Pohon Pule, Rudi mengatakan, pria itu menghancurkan trotoar krena istrinya jatuh saat melintas di trotoar itu.

“Itu kejadian tadi pagi. Saya tadi lewat di situ saat kejadian. Itu gara-gara istrinya jatuh saat berjalan di atas trotoar lalu dia marah dan melakukan itu,” ujar Rudi kepada Kompas.com.

Tercatat sudah beberapa warga warga terjatuh bahkan ada yang hingga terluka karena berjalan diatas trotoar tersebut.

Selain warga biasa, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon juga pernah menjadi korban trotoar licin di Kota Ambon itu.

Baca juga: Istrinya Terjatuh, Suami Pukuli Trotoar Licin Pakai Palu, Ternyata Wakil Ketua DPRD Juga Pernah Terpeleset

 

3. Gunung Merapi kembali keluarkan awan panas

Lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Nawang Jagad, Sleman, Yogyakarta DOK. Instagram.com/nawangjagad Lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Nawang Jagad, Sleman, Yogyakarta DOK. Instagram.com/nawangjagad

Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran pada, Selasa (9/11/2021) sekitar 18.17 WIB.

Guguran awan panas itu meluncur sejauh 2.000 meter ke arah barat daya.

Berdasarkan data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 milimeter.

BPPTKG juga mencatat pada hari ini, dari 12.00 WIB hingga 18.00 WIB, terjadi 43 kali gempa guguran dan lima kali gempa embusan.

Sampai dengan saat ini BPPTKG masih menetapkan tingkat aktivitas Gunung Merapi pada status Siaga (level III).

Baca juga: Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas, Meluncur Sejauh 2.000 Meter

 

4. Komplotan wanita pencuri motor di Padang ditangkap

ILUSTRASISHUTTERSTOCK ILUSTRASI

Lima wanita yang merupakan komplotan spesialis pencuri sepeda motor di Padang, Sumatera Barat, ditangkap polisi, Senin (8/11/2021).

Kelima pelaku yakni berinisial RS, AF, RSH, SW, dan P.

Dalam melakukan aksinya, komplotan ini sudah menjual dua motor milik korbannya.

Kasat Reskrim Polresta Padang Rico Fernanda mengatakan, kelima pelaku ditangkap setelah sala satu korbannya berinisial HS melapor ke polisi setelah motornya dibawa kabur para pelaku.

Peristiwa itu, kata Rico, terjadi pada 28 Mei 2021 lalu di daerah kawasan tepi laut Kota Padang.

Saat itu, korban dan dua pelaku RS dan AF duduk di kawasan itu.

"Korban dan pelaku saling kenal. Kemudian pelaku meminjam motor korban," kata Rico melalui sambungan telepon, Selasa (9/11/2021).

Kata Rico, modus yang digunakan para pelaku ini dengan meminjam motor korbannya dan setelah itu menggandakan kuncinya.

Saat korban akan pulang, sambung Rico, ia melihat sepeda motornya yang sebelumya dipinjam pelaku dan diparkirkan sudah tidak ada.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Komplotan Wanita Pencuri Motor di Padang

 

5. Dua pemuda nekat panjat tower BTS setinggi 150 meter

Tuman dan rekannya yang nekat naik ke tower setinggi 15 meter itu mengaku bekerja di proyek yang ada di bagian bawah tower.
Potongan layar Kompas TV Tuman dan rekannya yang nekat naik ke tower setinggi 15 meter itu mengaku bekerja di proyek yang ada di bagian bawah tower.

Demi konten, dua orang pemuda asal Probolinggo, nekat naik tower Base Transceiver Station (BTS) setinggi 150 meter.

Tower setinggi 150 meter tersebut berada di Desa Semumu, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Setelah naik ke atas tower, mereka berswafoto dan membuat video.

"Di ketinggian 150 meter, inilah wajah-wajah penaik tower," kata mereka.

Kedua pemuda itu turun setelah diminta polisi yang datang ke lokasi. Polisi datang setelah mendapat laporan dari warga.

Sat ditanya polisi, salah satu pemuda bernama Tuman mengaku tujuannya naik ke tower untuk kenang-kenagan.

"Buat kenang-kenangan," katanya dikutip dari Kompas TV, Rabu.

Setelah itu, keduanya langsung diberi nasihat oleh petugas kepolisian karena aksi yang mereka lakukan sangat berbahaya apalagi keduanya tidak menggunakan alat pengaman.

"Enggak boleh ya, kamu enggak pakai safety loh," kata polisi.

Baca juga: Tanpa Alat Pengaman, 2 Pemuda Nekat Naik Tower Setinggi 150 Meter demi Konten YouTube, Ini Ceritanya

 

Sumber: KOMPAS.com (Penulis: Moh. Syafií, Wijaya Kusuma, Rahmadhani | Editor Pythag Kurniati, Teuku Muhammad Valdy Arief, I Kadek Wira Aditya, Rachmawati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakaan di Tol Cipali, 2 Penumpang Bus Primajasa Meninggal, 1 Luka Berat

Kecelakaan di Tol Cipali, 2 Penumpang Bus Primajasa Meninggal, 1 Luka Berat

Regional
KM Setia Makmur Tenggelam di Laut Arafura, 15 ABK Hilang

KM Setia Makmur Tenggelam di Laut Arafura, 15 ABK Hilang

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 3 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 3 Juli 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Juli 2022

Regional
Penjelasan Polisi Soal Moge Dikawal Petugas Masuk Tol Pekanbaru-Bangkinang yang Belum Resmi Dibuka

Penjelasan Polisi Soal Moge Dikawal Petugas Masuk Tol Pekanbaru-Bangkinang yang Belum Resmi Dibuka

Regional
Motif Pria Bunuh Ibu Kandungnya di NTT, Stres Berpisah dengan Istri dan Anaknya

Motif Pria Bunuh Ibu Kandungnya di NTT, Stres Berpisah dengan Istri dan Anaknya

Regional
Detik-detik Damkar Tangkap Piton 5 Meter di Parepare, Kesulitan karena Sembunyi di Bebatuan

Detik-detik Damkar Tangkap Piton 5 Meter di Parepare, Kesulitan karena Sembunyi di Bebatuan

Regional
Diduga Depresi karena Menganggur, Warga Pemalang Tewas Gantung Diri

Diduga Depresi karena Menganggur, Warga Pemalang Tewas Gantung Diri

Regional
5 Hari Hilang Terseret Banjir, Remaja 13 Tahun di NTT Ditemukan Tewas

5 Hari Hilang Terseret Banjir, Remaja 13 Tahun di NTT Ditemukan Tewas

Regional
Duduk Perkara Perusakan dan Pembakaran Rumah di Buleleng, Kepala Desa Adat Diduga Hasut Warga

Duduk Perkara Perusakan dan Pembakaran Rumah di Buleleng, Kepala Desa Adat Diduga Hasut Warga

Regional
Pemuda yang Hilang Saat Menyelam di Pantai Harlem Jayapura Ternyata Mahasiswa Kedokteran Uncen

Pemuda yang Hilang Saat Menyelam di Pantai Harlem Jayapura Ternyata Mahasiswa Kedokteran Uncen

Regional
Pakai PLTS, Pengusaha Seni Ukir Relief di Jepara Hemat 50 Persen

Pakai PLTS, Pengusaha Seni Ukir Relief di Jepara Hemat 50 Persen

Regional
Wakili Jateng, Offroader Pemalang Sabet Emas Fornas VI Palembang

Wakili Jateng, Offroader Pemalang Sabet Emas Fornas VI Palembang

Regional
Profil Jayawijaya, Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan

Profil Jayawijaya, Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan

Regional
Nasib 46 Calon Haji Dideportasi, Perusahaan Jasa di Bandung Barat Tidak Resmi hingga Sempat Terdampar di Jeddah

Nasib 46 Calon Haji Dideportasi, Perusahaan Jasa di Bandung Barat Tidak Resmi hingga Sempat Terdampar di Jeddah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.