Diduga Korupsi Dana Operasional Rp 8,5 Miliar, Sekda Seram Bagian Barat Ditahan

Kompas.com - 10/11/2021, 17:09 WIB
Petugas Kejaksaan Tinggi Maluku membawa Sekretaris Daerah Seram bagian Barat, Mansyur Tuharea menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejati Maluku, Rabu (10/11/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYPetugas Kejaksaan Tinggi Maluku membawa Sekretaris Daerah Seram bagian Barat, Mansyur Tuharea menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejati Maluku, Rabu (10/11/2021)

 

AMBON,KOMPAS.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Mansyur Tuharea resmi ditahan penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku, Rabu (10/11/2021).

Mansyur resmi ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih enam jam oleh penyidik Kejati Maluku terkait dugaan korupsi anggaran belanja langsung pada Sekretariat Daerah Tahun 2016-2017 senilai Rp 8,5 miliar.

Pantauan Kompas.com di kantor Kejati Maluku, Mansyur yang mengenakan baju batik cokelat dengan rompi tahanan keluar dari ruang pemeriksaan sambil dikawal petugas menuju mobil tahanan yang parkir di halaman kantor Kejati Maluku.

Baca juga: 4 Tersangka Dugaan Korupsi di Setda Seram Bagian Barat Dijebloskan ke Rutan

“Saya sehat. Nanti dengan kuasa hukum saja ya,” kata Mansyur menjawab pernyataan sejumlah wartawan saat dibawa petugas menuju mobil tahanan, Rabu.

Mansyur telah diperiksa sejak pukul 11.00 WIT hingga pukul 17.30 WIT. Selama diperiksa, Mansyur dicecar sebanyak 40 pertanyaan seputar perannya dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

Aspidsus Kejati Maluku, Muhamad Rudi mengatakan, tersangka Mansyur akan menjalani penahanan di Rutan Kelas II A Ambon.

“MT jabatannya sekretaris daerah Kabupaten Seram Bagian Barat.  Tadi ada 40 pertanyaan sebelum dilakukan penahanan dan akan ditahan selama 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini,” kata Rudi kepada wartawan.

Menurut Rudi, dari hasil pemeriksaan dan sejumlah alat bukti, tersangka Mansyur diduga terlibat dalam kasus korupsi belanja langsung pada Sekretariat Daerah Tahun 2016-2017 senilai Rp 8,5 miliar sesuai hasil audit Inspektorat Maluku.

“Beliau (tersangka) diduga menyalahi kewenangan dan jabatannya. Ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyalahgunaan dana operasonal sebesar Rp 8,5 miliar,” ujarnya.

Baca juga: Komplotan Penjambret di Terminal Mardika Ambon Diringkus Polisi, 2 Pelaku Masih Buron

Sementara kuasa hukum tersangka, Fahri Bachmid mengaku pihaknya sangat menghargai proses hukum dan penahanan yang dilakukan Kejati Maluku terhadap kliennya itu.

Ia berharap agar berkas perkara kliennya segera dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan sebagaimana yang dijanjikan oleh penyidik.

“Prinsipnya kita harus menjunjung asas praduga tak bersalah, yang dilakukan penyidik hari ini (penahanan)  adalah kewenangannya tapi soal yang bersangkutan bersalah atu tidak akan kita buktikan di pengadilan,” katanya.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengerjaan Sirkuit MXGP Samota Dikebut, Progres Mencapai 30 Persen

Pengerjaan Sirkuit MXGP Samota Dikebut, Progres Mencapai 30 Persen

Regional
Video Penangkapan Viral, Pengembangan Kasus 22 Kg Sabu dari Malaysia Berhenti

Video Penangkapan Viral, Pengembangan Kasus 22 Kg Sabu dari Malaysia Berhenti

Regional
4 Tersangka Kasus Kredit Macet Pembelian Kapal di Banten Segera Diadili

4 Tersangka Kasus Kredit Macet Pembelian Kapal di Banten Segera Diadili

Regional
Siswi MTs di Tasikmalaya Seminggu Hilang, Tinggalkan Surat Perpisahan Tulisan Tangan, Sempat Dikira Diculik

Siswi MTs di Tasikmalaya Seminggu Hilang, Tinggalkan Surat Perpisahan Tulisan Tangan, Sempat Dikira Diculik

Regional
Harumkan Nama Tanah Air, Tiga Mahasiswa Unnes Sumbang Medali dalam SEA Games di Vietnam

Harumkan Nama Tanah Air, Tiga Mahasiswa Unnes Sumbang Medali dalam SEA Games di Vietnam

Regional
8 SMA Terbaik di Denpasar Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

8 SMA Terbaik di Denpasar Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Bocah 1,5 Tahun Warga Pemalang yang Hilang Misterius Ditemukan Tewas

Bocah 1,5 Tahun Warga Pemalang yang Hilang Misterius Ditemukan Tewas

Regional
KA Batara Kresna Relasi Wonogiri-Purwosari Tabrak Mobil di Sukoharjo, Pengemudi Selamat

KA Batara Kresna Relasi Wonogiri-Purwosari Tabrak Mobil di Sukoharjo, Pengemudi Selamat

Regional
Kronologi Pejabat Tepergok Bakar Dokumen Saat KPK Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Saksi: Ada Asap di Kamar Mandi

Kronologi Pejabat Tepergok Bakar Dokumen Saat KPK Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Saksi: Ada Asap di Kamar Mandi

Regional
Mulai Pekan Depan, Sapi di Sumsel Disuntik Vaksin PMK

Mulai Pekan Depan, Sapi di Sumsel Disuntik Vaksin PMK

Regional
Rumah Pimpinan Pondok Pesantren di Aceh Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Motifnya

Rumah Pimpinan Pondok Pesantren di Aceh Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Motifnya

Regional
Gunakan Bom untuk Tangkap Ikan, Seorang Nelayan Diringkus Polisi

Gunakan Bom untuk Tangkap Ikan, Seorang Nelayan Diringkus Polisi

Regional
Derita Karlianus, 11 Tahun Tak Bisa Jalan dan Bicara, Andalkan Ibu yang Kerja Serabutan

Derita Karlianus, 11 Tahun Tak Bisa Jalan dan Bicara, Andalkan Ibu yang Kerja Serabutan

Regional
Ibu Iriana Jokowi Mulai Kemas Barang di Istana Kepresidenan, Gibran: Sudah Dikirim Beberapa ke Solo

Ibu Iriana Jokowi Mulai Kemas Barang di Istana Kepresidenan, Gibran: Sudah Dikirim Beberapa ke Solo

Regional
12 Daerah di Jateng Tercatat Nol Kasus Covid-19, Rumah Sakit Diminta Tetap Sediakan Fasilitas Ruang Isolasi

12 Daerah di Jateng Tercatat Nol Kasus Covid-19, Rumah Sakit Diminta Tetap Sediakan Fasilitas Ruang Isolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.